Saudara kandung gw seorang psikolog yg sehari-hari kerjaannya dengerin dan beresin isi kepala orang lain yg berantakan. Pas kita lg kumpul kemarin, dia buka obrolan.
Dia bilang, "lo tau nggak paradoks paling lucu dari profesi gw?"
Dia cerita, pernah nanganin pasien yg semuanya punya pola masalah yang sama. Mereka gak ada yang bener2 sakit secara fisik, tapi badannya rontok karena pikirannya selalu merantau ke masa lalu atau masa depan.
Siksaan batin yg dijelasin saudara gw ini namanya Mental Time Travel.
Kondisi dimana otak kita terlalu canggih sampe bisa loncat ke masa lalu buat nyeselin hal yg udah lewat, atau loncat ke masa depan buat nyemasin hal yg belum tentu terjadi.
Efeknya? Lo kehilangan masa kini. Lo lagi makan makanan enak tapi nggak ngerasain rasanya, lo lagi jalan sama anak-istri tapi pikiran lo lagi sibuk mikirin cicilan 5 taun ke depan, atau sibuk nyeselin blunder kerjaan minggu lalu.
Dia cerita, banyak pasiennya yg kalau malem sebelum tidur, otaknya kayak muter kaset rusak. Mereka selalu terjebak di zona "Regret & What if"
"Kenapa ya dulu gw gak ambil kesempatan itu?"
"Gimana kalau nanti umur 40 gw mendadak di PHK dan gak punya tabungan?"
Siksaan batinnya adalah masa lalu udah jadi abu, masa depan masih jadi kabut, tapi lo ngorbanin satu2nya hal nyata yg lo punya sekarang, yaitu detik ini. Lo dapet capeknya, tapi gk dapet solusinya.
Gw tanya ke dia, "Kenapa otak kita secara psikologis bisa se terjebak itu?"
Dia jelasin kalau secara evolusi, otak manusia itu emg didesain buat bertahan hidup dg cara mengantisipasi bahaya (masa depan) dan belajar dari kesalahan (masa lalu).
Tapi di jaman sekarang, insting itu malah jadi bumerang. Tiap hari kita liat pencapaian orang lain di medsos yg bikin kita cemas ama masa depan kita sendiri.
Kita dipaksa buat selalu berlari ngejar target, sampe lupa caranya berhenti sebentar buat napas.
Ada satu istilah psikologi yg ngena banget buat kondisi ini:
"The Illusion of Control"
Kita mikir dg merenungkan masa lalu berulang kali, kita bisa mengubah rasa bersalah kita. Atau dengan mencemaskan masa depan, kita bisa mengendalikan hasil akhirnya.
Padahal itu semua cuma ilusi. Satu2nya momen dimana lo punya kekuatan penuh buat bertindak dan mengubah sesuatu itu cuma ada di masa kini.
Gimana cara kita buat lepas dari penjara waktu ini?
Saudara gw kasih terapi simpel yg biasa dia kasih ke pasiennya:
Grounding Technique (5-4-3-2-1)
Pas pikiran lo mulai melayang entah ke taun berapa, paksa mata dan tubuh lo buat fokus ama sekitar.
Sebutin 5 benda yg lo liat sekarang, 4 hal yg bisa lo sentuh, 3 suara yg lo denger, 2 bau yang lo cium, dan 1 rasa di lidah lo.
Cara ini bakal menyeret paksa kesadaran emosional lo kembali ke realita tempat lo berdiri.
Langkah kedua adalah bergaul sama kenyataan, bukan asumsi.
Kurangi bikin skenario terburuk didalam kepala. Kalau emg ada hal yg perlu disiapin buat masa depan, tulis di kertas jadi action plan yg nyata, after itu tutup bukunya.
Belajarlah buat menikmati hal-hal kecil yang gratis.
Dinginnya air pas lo wudhu atau cuci muka, angetnya obrolan ama pasangan sebelum tidur, atau rasa pahit manisnya kopi yg lagi lo seruput.
Pesan dari saudara gw ini:
Masa lalu itu udh selesai tugasnya, dan masa depan itu bukan urusan lo sekarang.
Satu2nya tanggung jawab lo adalah menjalani hari ini dengan sebaik-baiknya.
Jgn biarin hidup lo lewat begitu aja cuma karena lo terlalu sibuk jadi penjelajah waktu di dalam kepala lo sendiri. Rebut kembali kendali pikiran lo mulai hari ini.
tulisan by ryn pedia
cc: istory selebriti (facebook)
tapi bener, orang2 yg tangki cintanya udah dipenuhin sama orang tua, jarang yg nyari cinta sampe gila2an di luar sana.
mereka lebih respect ke diri sendiri, tau batasan, ga asal milih pasangan karena standar mereka tinggi, apalagi kalo deket sama ayahnya.
Istrinya sakit pinggang. 2 tahun.
dia beliin kasur baru. Rp 2 juta
Niatnya baik. Biar dia tidur nyenyak. Biar sembuh.
Gak sembuh.
Bantal ortopedi. Rp 1juta
Gak sembuh.
Kursi ergonomis. Rp 1 juta
Gak sembuh.
Sampai fisioterapis tanya satu pertanyaan:
"Ibu mandiin anaknya di mana?"
Semalem gue baru belajar istilah baru
Kalian pernah denger “duck syndrome” gak?
Duck syndrome itu kondisi pas seseorang keliatannya santai, hidupnya aman2 aja. Padahal aslinya lagi capek, banyak tekanan, burnout, sama stres yang dipendem sendiri.
Kenapa dianalogiin sama bebek?
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri.
Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas.
Bukan slip of the tongue.
Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan:
Mau dolar berapa ribu kek
kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar.
Yang pusing yang suka ke luar negeri.
Ini bukan candaan.
Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya.
Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini.
Dan apa yang terjadi setelahnya.
Zimbabwe
ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat:
Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat.
Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir.
Hasilnya?
Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7
sextillion persen per tahun di 2008.
Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti.
Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam.
Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam.
Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi.
Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali.
Venezuela
ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs:
Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil.
Yang penting ada subsidi.
Yang penting ada program sosial.
Hasilnya?
Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018.
Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi.
Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya.
Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung.
Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun.
Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan:
Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar.
Tapi benarkah demikian?
Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat.
Harganya ditentukan dalam dolar.
Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik.
Harga tempe naik.
Harga tahu naik.
Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka.
Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor.
Harganya dalam dolar.
Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor.
Harganya dalam dolar.
Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India.
Harganya? Dalam dolar.
Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik.
Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar.
Dan inilah yang paling miris:
Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat.
Padahal kepercayaan itulah
yang membuat rupiah bisa stabil.
Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk.
Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita.
Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar?
Sinyal apa yang dikirim ke investor asing?
Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah?
Bandingkan dengan pemimpin yang serius:
Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya.
Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan.
Hasilnya?
Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar.
Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah.
Bukan karena Singapura kaya alam.
Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya.
Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin.
Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah.
Rakyat desa tidak pegang dolar.
Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar.
Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar.
Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar.
Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya.
Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli.
Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya.
Semoga kita tidak sampai di sana.
Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Gulma sebagai “Indikator” Kondisi Tanah.
Setiap jenis gulma yang tumbuh di lahan sebenarnya bisa memberi petunjuk tentang kondisi tanah. Mereka tidak muncul secara acak, melainkan karena kondisi lahan tersebut mendukung pertumbuhannya.
Di situ pesan yang bisa kita baca antara lain adlh :
1. Tanah Padat & Keras
Jika sering muncul rumput teki (Cyperus rotundus), knotweed, atau bindweed, itu bisa menjadi indikasi tanah yang padat.
Pada kondisi ini, akar tanaman budidaya akan kesulitan berkembang.
Solusi nya adlh :
Lakukan penggemburan tanah dan tambahkan bahan organik seperti kompos untuk memperbaiki struktur tanah.
2. Tanah Cenderung Asam (pH Rendah)
Kemunculan lumut, sorrel, atau beberapa jenis gulma daun lebar sering dikaitkan dengan tanah yang cenderung asam.
Namun perlu dicatat, gulma ini bukan penyebab tanah asam, melainkan hanya tumbuh optimal pada kondisi tersebut.
Solusinya adlh :
Lakukan pengecekan pH tanah terlebih dahulu. Jika memang rendah, bisa dilakukan pengapuran (misalnya dolomit) secara bertahap.
3. Tanah Kurang Subur / Rendah Unsur Hara
Beberapa gulma seperti wild carrot atau daisy sering ditemukan pada tanah yang kurang subur.
Solusi nya adlh :
Perbaiki kesuburan tanah dengan penambahan kompos matang, pupuk kandang, atau pupuk organik lainnya.
4. Tanah Terlalu Lembab / Drainase Buruk
Jika banyak muncul tanaman seperti ekor kuda (Equisetum) atau gulma yang menyukai kondisi basah, itu bisa menjadi tanda drainase kurang baik.
Kondisi ini beresiko menyebabkan akar tanaman budidaya mudah membusuk.
Solusinya adlh :
Perbaiki sistem drainase dan hindari genangan air berlebihan.
5. Tanah Kaya Nitrogen (Bukan Sekadar Sangat Subur)
Kemunculan gulma seperti bayam liar (amaranth) sering menunjukkan kandungan nitrogen yang tinggi.
Ini memang tanda tanah subur, tapi lebih spesifik ke unsur tertentu (terutama N), bukan selalu seimbang.
Sbgai catatan :
Tanah yang terlalu kaya nitrogen juga bisa menyebabkan tanaman terlalu vegetatif dan rentan hama.
Kesalahan Umum
Fokus pada Gejala, Bukan Penyebab
Banyak orang hanya mencabut atau menyemprot gulma tanpa memahami kenapa gulma itu tumbuh.
Akibatnya, gulma akan terus kembali.
Karena yang diperbaiki hanya gejala, bukan kondisi tanahnya.
Mari Belajar Membaca Alam
Gulma bukan sekadar tanaman liar.
Mereka adalah indikator alami dan sinyal dari kondisi tanah kita.
Dengan memahami kehadiran mereka, kita tidak hanya membersihkan lahan…
tapi mulai belajar membaca dan merespons kebutuhan tanah dengan lebih bijak.
Perlu diingat, gulma hanya memberikan indikasi awal. Untuk memastikan kondisi tanah, tetap perlu dikombinasikan dengan pengamatan lain seperti uji pH, tekstur, dan kondisi drainase.
Semoga Bermanfaat....🙏
lg merebak sakit dengan gejala :
demam mendadak 38 keatas, nyeri semua sendi, kaku di pergelangan + jari jari tangan dan kaki.. pembengkakan kelenjar leher di bawah telinga, disertai ruam ruam merah menyebar ke seluruh tubuh..
dan di aku sampai gabisa bangun sama sekali saking nyeri nya bergerak dikit ajah.. gabisa jalan, oleng.. gabisa gerakkin jari manis sama kelingking sampai ke siku, kedua kaki gabisa buat napak.. (ku kira aku kena gout arthiris tp cek asam urat normal, curiga campak atau roseola atau scarlet fever atau chikungunya atau flu tulang 🫠)
habis sepupu 2 hari kena begini, nyambung aku 3 harian kemarin jg kena.. padahal kita ga ada ketemu sama sekali..
alhasil sama sama tepar 2 hari ga praktek..
aku tadi cek lab, karena masih bingung ini pure virus atau campur bakteri.. ternyata hasilnya pure virus (jadi merah merahnya lebih ke viral exanthem) dan masuk hari ke 3 ini udah ga demam lg, merah merah di kulit jg udah memudar + nyeri sendi dan kaku kaku udah mulai pulih 90%.. kemungkinan besok pagi udah pulih seperti sedia kala..
jaga kondisi yaa guys..
kalau ngalamin gejala yg sama kyk aku, pertama tetap minum air yg cukup, istirahat 2-3 hari.. kalau belum membaik segera periksa atau cek lab untuk memastikan penyebab infeksinya..
minum penurun demam kalau di rasa suhu di atas 38.. minum anti nyeri kalau ga sanggup menahan nyeri nya.. jangan lupa vitamin dan makanan sehat..
Dari mana air kelapa berasal?
Air kelapa itu bisa dibilang minuman kesehatan paling jujur dari alam. Tanpa pengawet, tanpa pewarna, dan diproses dari hasil filtrasi biologis yg sangat kompleks.
Buat yang masih mikir air kelapa itu asalnya dari rembesan air hujan, simak ini: 👇🏻
🚨Setiap 1 Jam Kamu Duduk, Otakmu "Menyusut" 2%!
Studi ini dilakukan secara real-time oleh peneliti UCLA. Hasil pemindaian otak menunjukkan hasil yang sangat mengerikan buat kita yang hobi kerja di balik meja.
Setiap tambahan satu jam kamu duduk setiap hari, bagian otak bernama Medial Temporal Lobe (MTL) menipis sebesar 2%.
MTL adalah wilayah otak yang bertanggung jawab membentuk memori baru, navigasi spasial, dan konsolidasi pembelajaran.
Artinya? Orang yang duduk 10 jam sehari punya MTL 20% lebih tipis dibanding mereka yang duduk 5 jam. Perbedaan ini mirip dengan hasil scan otak pasien Alzheimer.
Guru saya pernah bilang...
"Saat kamu di luar jam kerjamu, tinggalkan posisimu, jabatanmu, dan gajimu.”
Dulu aku cuma manggut-manggut. Tapi makin kesini, aku ngerti maksudnya.
Di luar kerja, orang gak butuh tau kamu manager, supervisor, atau punya gaji dua digit.
Bergaullah tanpa seragam. Bersikaplah tanpa pangkat.
Justru di situ kerendahan hati diuji.
Kadang yang bikin orang nyaman bukan ilmu kita, tapi rendahnya nada bicara. Tidak menggurui, tidak pula meninggi.
#InfoLoker!!
- Perempuan dan Laki-laki.
- Staff FnB, Kantin Sekolah.
- Daerah Kota Depok - Jawa Barat.
- Hari Kerja: Senin s.d Jumat (Pukul 06.00 s.d 17.00), Sabtu (Pukul 08.00 s.d 13.30) waktu dan hari bisa berbeda jika ada kegiatan.
#LowonganKerja#Loker#InfoDepok
Kalau lo tipe yang gampang baper, overthinking mulu, atau ngerasa capek sama hidup, thread ini pas banget buat lo.
Coba deh pahamin 4 rules psikologi manusia ini.
Serius, ini bisa banget ngerubah cara lo ngadepin masalah tiap hari.
Ini salah satu sisi gelap dunia pertanian di Indo yg jarang dibahas. Bukan cuma cuaca ekstrem, harga yg gak pasti, atau pupuk mahal, tapi iri dengki dari sesama manusia.
Bapak saya pernah nanem kacang tanah, kebetulan tumbuhnya paling bagus di antara tanaman petani lain. Ujug2, setengah tanamannya kecabut semua.
Kalo tikus kayaknya gak mungkin, wong itu blm ada kacangnya. Ditambah ada jejak kaki manusia di sekitar sawah. Belum lagi, kalo pas mau panen, kadang ada yg nyuri jg.
😅😅😅
Baru tahu kalau kupu-kupu bahkan tidak bisa melihat sayapnya sendiri, dan itu bikin aku kepikiran… kebanyakan orang juga nggak menyadari betapa indahnya diri mereka dan seberapa jauh mereka sudah tumbuh dan berkembang.
Orang yang TERLALU PEKA biasanya punya empati tinggi dan sangat sadar sama perasaan, baik dirinya sendiri maupun orang lain.
Ciri-cirinya:
- Cepat sadar kalau nada bicara berubah
- Mudah “nangkep” suasana
- Mudah nyerap mood orang lain
- Cepat capek habis interaksi
Masalahnya?
Orang TERLALU PEKA biasanya sering lupa narik rem, karena fokusnya keluar terus.
Kamu ngerasa gitu juga?
mungkin banyak yang belum denger kalimat ini:
"uang itu bagaikan kupu-kupu, kalau kamu fokus mengejarnya, dia akan terbang dan sulit didapat. tapi jika kamu buatkan taman yang bagus dengan banyak bunga di dalamnya, ribuan kupu-kupu hinggap di sana"
artinya, kalo kita bangun skill, punya banyak kebisaan, berpikir positif sehingga komunikasi dan relasi senang karena sikap dan gaya bicara kita, ide datang, uang pun pasti ngikut.
kalau kita panik, sibuk ga nentu, cara berpikir, komunikasi hingga relasi pun sulit didapat, akhirnya uang jadi hal yang susah ditemukan.
mulai dari diri sendiri, rezeki (berupa uang tentunya) akan datang sesuai kitanya.