Sebuah ironi sunyi, melihat pria merasa menaklukkan dunia hanya karena mampu membeli atap, lalu bertanya angkuh, "Selain rahim, apa yang kau bawa?"
Kau menanam benih sekilas embun, tapi dia meretas tubuh dan bertaruh nyawa sembilan purnama. Kau bisa membeli pilar kokoh, tapi istana tanpa telinga yang mendengar hanyalah pusara megah.
Jika cintamu cuma hitungan neraca "aku beri harta, maka kau harus tak bersuara", pelihara saja undur-undur dan kelomang di dalam toples kristal. Undur-undur akan selalu berjalan mundur menuruti egomu, dan kelomang bahkan sudah menggotong rumahnya sendiri tanpa perlu kau repot membelikannya. Mereka jinak, bisu, dan tak banyak menuntut.
Tapi saat kelak kau menua dan rapuh, undur-undur itu cuma bersembunyi di balik pasir, dan kelomang hanya akan meringkuk pengecut di dalam cangkangnya. Tak ada jemari lembut yang merawat, tak ada doa di sepertiga malam yang mengetuk langit. Karena harta bisa ditransaksikan, tapi rasa "pulang" tak dijual di etalase manapun.
@owenbgykk@tanyakanrl kak yang kaya gini banyak, soalnya tadinya aku juga udah masuk situ jalur ordal tiba2 dikeluarin seenak jidat wkwk untung gajadi bersyukur banget
@OneLuckyGirl_28 Ya Allah, before Nov 28, please open doors of rizq, protect my heart from anything that harms it, strengthen my patience, and bring me closer to the good You’ve written for me. Aamiin
@naaazzzs ya Allah, pas banget kemarin aku udah wishlist dress lozyhijab karena langsung jatuh cinta banget, tapi dompet bilang 'sabar dulu, nabung dulu' 😭✨ giveaway ini kayak jawaban doa! let’s hope the stars align, and aku jadi salah satu yang beruntung 🫶🏻🤍