@MELONeIy @terjerait@marcelinusmario@BBCIndonesia@radictted Ini baru bener, baru di publish kalau udah status terpidana, bukti kuat dan vonis Hakim. Kalau di Sini, baru penyelidikan aja udah nyebutin nama org, udah rusak nama org, ujung ujungnya gak terbukti.
@MiskinTV_ In this case & sepenggal video ini Gue dukung bapak dan keluarga. Kalau Liat arah tujuan nya, harusnya jln biasa lebih oke. driver harusnya cek maps biasa jg, jgn ketieplek liat maps applikasi. Rmh gue kalau ikutin maps aplikasi, bisa muter jauh! Its ok Argo mahal, tp jalur cepet
Kata gue, aplikasi online stop ala ala diskount 50%!!! Tapi tulisan kecilnya maksimal 20.000! Itupun quota terbatas.
Mau gue sebutin aplikasi apa?! Banyaaaak.
Terutama yg pesawat atau hotel.
Sebagai pecinta The Platform 1, gue sangat pesimis dgn Sequel ke 2. BUT…. after nonton, ternyata TrimaGazi dan Baharat muncuul disana, and damn ini adalah Pre-Sequel!! And i love it.
For me: 8,5/10
Why?
—A thread
Ada banyak!!! Ada banyak anak-anak dibawah The Platform.
artinya, banyak orang yg berjiwa ksatria, yg mencoba membuat kondisi lebih adil.
Makanya, after credit, kalian liat tiap orang-orang yg dibawah bawa anak2?! YES. Mereka semua adalah orang yg mati dlm mencoba perubahan
Konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung selama berdekade, kini diperparah dengan operasi militer Israel di Jalur Gaza. Pasca serangan 7 Oktober 2023 yang mematikan, Israel bertekad untuk menghancurkan kemampuan tempur Hamas untuk selamanya.
PBB mengatakan lebih dari setengah juta warga sipil Gaza mengungsi ke area selatan yang relatif lebih aman untuk menghindari pertempuran.
Namun dunia bertanya, mengapa negara-negara Arab tetangga Palestina enggan untuk membuka gerbang perbatasannya menerima gelombang pengungsi Gaza?
🧵
Real Reasons why Gaddafi was killed
1. Libya had no electricity bills, electricity came free of charge to all citizens.
2. There were no interest rates on loans, the banks were state-owned, the loan of citizens by law 0%.
3. Gaddafi promised not to buy a house for his parents until everyone in Libya owns a home.
4. All newlywed couples in Libya received 60,000 dinars from the government & because of that they bought their own apartments & started their families.
5. Education & medical treatment in Libya are free. Before Gaddafi there were only 25% readers, 83% during his reign
6. If Libyans wanted to live on a farm, they received free household appliances, seeds and livestock.
7. If they cannot receive treatment in Libya, the state would fund them $2300+ accommodation & travel for treatment abroad.
8. If you bought a car, the government finances 50% of the price.
9. The price of gasoline became $ 0.14 per liter.
10. Libya had no external debt, and reserves were $150 Billion (now frozen worldwide)
11. Since some Libyans can't find jobs after school, the government will pay the average salary when they can't find a job.
12. Part of oil sales in Libya are directly linked to the bank accounts of all citizens.
13. The mother who gave birth to the child will receive $5000
14. 40 loaves of bread cost $0.15.
15. Gaddafi has implemented the world's biggest irrigation project known as the "BIG MAN PROJECT" to ensure water availability in the desert.
Your comments on this ...
[GENOSIDA-GENOSIDA MENGERIKAN DI DUNIA]
Tahun lalu, 22,404 orang Palestina tewas melawan Israel. Untuk memusnahkan Palestina, Israel pun menyerang kota pengungsian Rafah baru-baru ini.
Termasuk Palestina, berikut genosida-genosida yang pernah terjadi di dunia...
🧵
Ok gw memutuskan utk respon ini sebelum puasa, setelah gw pikir matang2. Here is my thought:
Menurut gw ini adalah peraturan ter-GOBLOK di era peradaban manusia yg udah sangat modern ini.
Peradaban & kualitas SDM Indonesia berasa mundur beberapa dekade.
No offense buat mbak2 yg jadi talent di videonya, you're just doing your job 🙏.
Ya, goblok. Ini bukan umpatan kasar untuk menyinggung (cek KBBI).
Ini sebenar2nya goblok. Here's why.
"Pebisnis" jastip & blackmarket itu hanya 1-digit persentase dari penumpang internasional yg berangkat untuk tujuan lain seperti liburan maupun sekolah.
Let say 95% lah. Mengorbankan 95% untuk menghilangkan let say 5% ini menurut gw adalah keputusan yang goblok.
95% non jastiper & non blackmarketer ini nantinya HARUS terpaksa tiba di airport di atas 3 jam sebelum keberangkatan, hanya utk rebutan sama calon penumpang lain yang terpaksa daftarin semua bawaannya yang kita nggak tau seberapa banyak. Ini menurut gw adalah keputusan yang goblok.
Menurut common sense & akal sehat manusia yg decent, kita nggak mungkin bawa bahkan masih menyimpan SEMUA receipt (bon) barang2 berharga yg kita beli (di Indonesia) hanya utk kebutuhan laporan di becuk. Dengan asumsi becuk primitif & tidak menerima bon elektronik pdf jpg dll. Kalo emang harus kek gini setiap kita jalan2, then ini menurut gw adalah keputusan yang goblok.
Padahal kalau mereka peka & menerima ilmu pengetahuan dan teknologi instead of cuma peka ama fanatisme agama, film2 horor religi islam, politik & uang haram doang, mereka bisa memanfaatkannya untuk membuat regulasi baru yang berbasis teknologi yang memudahkan warga yg HANYA akan berpergian.
Misal; setiap barang berharga tertentu yg di beli, toko wajib minta & melaporkan National ID pembeli ke sistem (ie KTP/Paspor), agar tercatat secara sipil bahwa memang pemilik ID tersebut membeli barang yang resmi terdaftar di Indonesia ATAU memiliki barang berharga LN yang sudah terdaftar di beacukai sebelumnya. Jadi penumpang gaperlu repot lapor2 lagi & becuk gaperlu repot2 cari uang hara-maksud gw ngeinspeksi penumpang yg datang lagi.
Karena jujur.. ini adalah keputusan yang goblok.
Yang kayak gini2 malah bikin kita malu didepan global.
Regulasi yang terlalu primitif yg secara ga sadar malah bisa menurunkan daya beli masyarakat untuk sektor pariwisata dan edukasi (the 95%) secara signifikan.
Jangan sampai ini malah backfire & nambah sentimen masyarakat kalo becuk adalah preman halodek yang di-hire negara. Karena jujur.. ini adalah keputusan yang goblok.
Goblok.
Ok gw memutuskan utk respon ini sebelum puasa, setelah gw pikir matang2. Here is my thought:
Menurut gw ini adalah peraturan ter-GOBLOK di era peradaban manusia yg udah sangat modern ini.
Peradaban & kualitas SDM Indonesia berasa mundur beberapa dekade.
No offense buat mbak2 yg jadi talent di videonya, you're just doing your job 🙏.
Ya, goblok. Ini bukan umpatan kasar untuk menyinggung (cek KBBI).
Ini sebenar2nya goblok. Here's why.
"Pebisnis" jastip & blackmarket itu hanya 1-digit persentase dari penumpang internasional yg berangkat untuk tujuan lain seperti liburan maupun sekolah.
Let say 95% lah. Mengorbankan 95% untuk menghilangkan let say 5% ini menurut gw adalah keputusan yang goblok.
95% non jastiper & non blackmarketer ini nantinya HARUS terpaksa tiba di airport di atas 3 jam sebelum keberangkatan, hanya utk rebutan sama calon penumpang lain yang terpaksa daftarin semua bawaannya yang kita nggak tau seberapa banyak. Ini menurut gw adalah keputusan yang goblok.
Menurut common sense & akal sehat manusia yg decent, kita nggak mungkin bawa bahkan masih menyimpan SEMUA receipt (bon) barang2 berharga yg kita beli (di Indonesia) hanya utk kebutuhan laporan di becuk. Dengan asumsi becuk primitif & tidak menerima bon elektronik pdf jpg dll. Kalo emang harus kek gini setiap kita jalan2, then ini menurut gw adalah keputusan yang goblok.
Padahal kalau mereka peka & menerima ilmu pengetahuan dan teknologi instead of cuma peka ama fanatisme agama, film2 horor religi islam, politik & uang haram doang, mereka bisa memanfaatkannya untuk membuat regulasi baru yang berbasis teknologi yang memudahkan warga yg HANYA akan berpergian.
Misal; setiap barang berharga tertentu yg di beli, toko wajib minta & melaporkan National ID pembeli ke sistem (ie KTP/Paspor), agar tercatat secara sipil bahwa memang pemilik ID tersebut membeli barang yang resmi terdaftar di Indonesia ATAU memiliki barang berharga LN yang sudah terdaftar di beacukai sebelumnya. Jadi penumpang gaperlu repot lapor2 lagi & becuk gaperlu repot2 cari uang hara-maksud gw ngeinspeksi penumpang yg datang lagi.
Karena jujur.. ini adalah keputusan yang goblok.
Yang kayak gini2 malah bikin kita malu didepan global.
Regulasi yang terlalu primitif yg secara ga sadar malah bisa menurunkan daya beli masyarakat untuk sektor pariwisata dan edukasi (the 95%) secara signifikan.
Jangan sampai ini malah backfire & nambah sentimen masyarakat kalo becuk adalah preman halodek yang di-hire negara. Karena jujur.. ini adalah keputusan yang goblok.
Goblok.