@Rudetiawanst Pak Presiden jangan bicara berdasarkan Menerima Laporan, Para Menteri maupun Kepala MBG menyampaikan Laporan Palsu Laporan ABS (asalbossenang) coba Lakukan Sidak langsung ke daerah yang sudah Viral Keracunan modalnya Buka Mata Hati untuk Melihat dan Mendengar dengan Hati
TEGA BANGET presiden prabowo ini, dan masih saja Ngotot dengan ANGKA STATISTIK Nol koma Nol
Bos ini ANAK MANUSIA bukan Property yang bisa dihitung dengab ANGKA !!!
@DS_yantie Kalau gurunya keracunan kira2 siap gak dituntut sesuai hukum berlaku dan tutup SPPG Bubarkan MBG nya, seharusnys kepala BGN nya yang diracun duluan
Uang Kurang Rp5 Juta, Nasabah Tetap Minta Transaksi Rp30 Juta Diproses
Sebuah video memperlihatkan situasi di agen BRILink ketika seorang nasabah ingin melakukan transaksi sebesar Rp30 juta. Namun, uang yang dibawa ternyata masih kurang sekitar Rp5 juta.
Nasabah tetap bersikeras agar transaksi diproses dengan alasan sudah mendapat izin dari pemilik toko atau agen. Petugas kemudian mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada pemilik toko melalui telepon.
Namun setelah hendak dikonfirmasi, nasabah justru membatalkan transaksi dan membawa kembali uangnya.
Terlepas dari benar atau tidaknya cerita dalam video ini, kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa transaksi keuangan dalam jumlah besar memang perlu dilakukan dengan kehati-hatian, verifikasi, dan mengikuti prosedur yang berlaku. Jangan sampai keputusan terburu-buru justru menimbulkan masalah di kemudian hari.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid,S.I.K. memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional Tahun 2026 yang digelar di lapangan Anton Soedjarwo Polda Bengkulu Mapolda Bengkulu, Rabu pagi (9/9/2026).
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K. menerima penghargaan pada Detik Sumatera Awards 2026 dalam kategori “Prakarsa Kepedulian Sosial dan Hunian Layak.”
Polda Bengkulu Ikhlas Melayani 🇮🇩
#PoldaBengkulu#KapoldaBengkulu#DetikSumateraAwards2026
Kepala BGN mengatakan TNI, Polri dan partai politik punya SPPG makanya mustahil untuk dibubarkan.
Jadi jelaslah MBG bukan demi gizi tetapi penguasa sedang menyandera instusi demi mendukungnya di 2029.
Semoga seluruh rakyat negeri ini faham seperti ibu ini👇