Pengurangan sampah yang terjadi di Jateng hingga mencapai sebesar 1.232.732 ton dengan tingkat keterkelolaan sampahnya hingga sebesar 66,19 persen.
Ganjar Pranowo sukses mengcounter isu sampah πππ global.
#GanjarPresiden#GanjarUntukSemua
Karna orang yg beruntung itu orang yg hari ini lebih baik dari hari kemaren
Orang yg merugi itu orang yg hari ini sama dgn hati kemaren
Dan orang yg celaka itu orang yg hari ini lebih buruk dari hari kemaren
Jgn pernah berhenti untuk mengoreksi diri
Jangan bandingan diri kita dgn orang lain
Sebab timbulnya rasa sombong ketika kita merasa lebih baik dari orang lain
Dan timbulnya rasa kufur ketika kita merasa kita tidak seberuntung orang lain
Bandingkan lah diri mu hari ini dgn diri mu hari kemaren
Kunjungan kerja saya ke Provinsi Jawa Barat hari ini terasa istimewa. Saya ke Bandung dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang melaju hingga kecepatan 350 kilometer per jam. Hanya dalam waktu setengah jam, saya yang berangkat dari Stasiun KCJB Halim, Jakarta Timur, sudah sampai di Stasiun Padalarang, Bandung Barat.
Perjalanan ini sekaligus uji coba moda transportasi KCJB sebelum diresmikan pengoperasiannya.
Saat berangkat tadi, saya duduk di gerbong pertama kereta dengan nomor perjalanan G5901. Kereta berjalan dari Stasiun Halim dengan tujuan Stasiun Tegalluar. Kereta cepat pertama Indonesia ini kemudian melaju, terus menambah kecepatan, dari 50 km/jam hingga kecepatan maksimal 350 km/jam.
Tiba di Stasiun Padalarang, saya kemudian turun dan melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Bandung dengan menggunakan kereta api pengumpan (feeder), kemudian menuju Kota Bandung dengan mobil untuk kegiatan kunjungan kerja lainnya.
Kereta cepat ini benar-benar nyaman bahkan saat mencapai kecepatan maksimal 350 km/jam. Saya berharap kehadiran KCJB dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berpindah dari penggunaan mobil pribadi ke transportasi umum. Ini penting untuk mengurangi kemacetan hingga polusi udara di Jakarta, Bandung, dan sekitarnya.