bener. mungkin kalian jg pernah liat fenomena sekitar kalian dari org org yg makan duit ‘haram’😔
entah duit ‘sogokan’, duit ‘korupsi’, duit ‘curang’, duit ‘panas’ atau sumber harta haram lainnya itu pasti ngefek ke dia atau keluarganya.
gue sendiri mengalami dan liat fenomena begini. ada yg keluarganya jd sering berantem, ada yg dpet klien yg ‘curang’ terus, ada jg yg anak anaknya jd punya akhlak yg buruk.
semoga Allah cukupkan kita dgn harta halal.
“Jangan minta yang kecil, kepada Dia yang Maha Besar.”
Ada yg ngetik ini di threads kemarin.
Terus langsung inget kalo besok hari Arafah. Hari dimana bukan malaikat, tapi Allah yang turun langsung ke bumi.
Maka dari itu, berdo’a lah se-banyak dan se-mustahil mungkin.
Manfaatkan momen hari arafah ini dengan se baik-baik nya🫶
Ini ada list do’a yg bisa kalian baca, incase bingung mau do’a apa😅
Kalian wajib nonton deh, video yutub Pandji yg ini...
Videonya cuma 40 menitan, isinya ngebahas public speaking, dan menurut gua ini mudah untuk dipahaminya.
Di video ini, Pandji menceritakan perjalanan dan ilmunya soal public speaking dengan cara yang sangat jujur, lucu, dan praktis.
Menurutnya..
"public speaking itu 80% psikologi dan hanya 20% teknik"
Pandji mengajarkan sebuah kerangka sederhana namun powerful: sebelum bicara di depan orang, kamu harus menjawab enam pertanyaan penting mulai dari “Orang menganggap saya seperti apa?” sampai “Apa yang ingin saya dapatkan dari kesempatan ini?”
Lengkapnya gini:
Orang kira-kira menilai gue seperti apa?
Apakah gue sesuai dengan persepsi itu?
Apa yang mau gue lakukan?
Apa yang ingin gue sampaikan?
Peluang apa yang ingin gue dapatkan?
Bagaimana cara menyampaikannya?
Tapi, bagi gua bagian yg ngena banget tuh ini. bagian cara menyesuaikan diri dengan jenis audiens:
- Ke anak kecil → Jadilah asli
- Ke remaja → Jadilah bagian dari mereka
- Ke orang dewasa → Berikan alasan yang masuk akal
- Ke bapak-bapak → Berikan rasa hormat yang tinggi
Pandji juga mengajarkan konsep “Hotspot” dan “Maskot” .. yakni, menemukan orang-orang yang paling responsif di ruangan untuk membangun energi dan membuat presentasi hidup.
💰INVESTASI REKSADANA DI BIBIT🌱
~a thread
Hai guyss!! karena kebetulan dari reply ini banyak yang minat buat invest di bibit, bismillah aku mau bikin thread singkat yaa tentang cara invest buat pemulaa!! Semoga bisa menjawab pertanyaan temen-temen juga hihihii🥰
gue mau cerita tentang temen gue.
sebut aja dia R.
dulu gajinya 7 juta.
dan tiap kali kami ngobrol, dia selalu bilang satu kalimat yang sama:
"Val, nanti kalau gaji gw udah 15 juta, baru deh gw bisa nabung. Baru deh hidup gw beres."
gue dengerin. gue angguk-angguk. gue percaya.
tiga tahun kemudian, gajinya beneran naik.
bukan 15 juta.
17 juta.
gue seneng banget waktu dia kabar. gue pikir sekarang hidupnya udah oke. udah bisa nabung. udah beres kayak yang dia bilang dulu.
sampai kemarin dia chat gue.
"Val, lo bisa pinjemin 500 ribu nggak? Buat nutup tagihan."
gue bengong lama di depan layar HP gue.
kita ketemuan.
gue tanya pelan: "lah kok bisa?"
dia diem sebentar.
terus jawab satu kalimat yang sampai sekarang masih muter di kepala gue:
"Gaji gw naik. Tapi gaya hidup gw naik lebih kenceng."
gue kira dia bercanda.
dia buka notes HP-nya dan nunjukkin ke gue.
gaji: 17 juta.
pengeluaran:
kos: 4 juta. makan dan kopi: 3,2 juta. cicilan HP: 1,1 juta. paylater: 2,4 juta. transport: 1,8 juta. langganan aplikasi: 600 ribu. jajan random: 2 juta. transfer keluarga: 1,5 juta.
sisa?
kadang nol.
kadang minus.
gue tanya: "paylater 2,4 juta itu buat apa aja?"
dia diem bentar.
"ya... barang kecil-kecil doang."
kaos 89 ribu. sepatu diskon. skincare. makan promo. top up game. barang lucu dari live shopping. checkout karena takut stok habis.
satu-satu kelihatannya kecil.
tapi pas digabung, jadi satu monster yang nagih tiap bulan.
yang bikin gue serem bukan belanjanya.
tapi kalimat pembenarnya.
"lagi diskon."
"mumpung murah."
"cuma 30 ribu."
"gratis ongkir."
"bulan depan juga ketutup."
dan dia bilang satu hal yang nusuk banget:
"gw bahkan udah nggak bisa bedain lagi. Gw lagi hemat, atau lagi nyari alasan buat keluar duit."
terus dia ngomong sesuatu yang bikin gue diam lama banget:
"Gw nggak miskin karena nggak punya uang. Gw miskin karena uang gw udah punya tujuan sebelum masuk rekening."
tanggal 25 gajian.
tanggal 26 autodebet.
tanggal 27 bayar cicilan.
tanggal 28 bayar paylater.
tanggal 29 baru sadar:
yang kerja sebulan dia. yang menikmati duluan tagihan.
gue tanya: "jadi yang paling bikin nyesel apa?"
dia jawab:
"Gw pikir gw beli barang. Ternyata gw beli kewajiban."
HP baru = cicilan 12 bulan. barang diskon = tagihan bulan depan. makan enak tiap hari = saldo bocor pelan-pelan. kopi harian = lebih dari sejuta sebulan. paylater = gaji masa depan yang udah dipakai hari ini.
"Gw kerja buat bayar keputusan gw yang kemarin."
coba hitung kasar.
kopi 35 ribu x 22 hari kerja = 770 ribu. delivery food dengan selisih ongkir dan markup 25 ribu x 20 kali = 500 ribu. checkout random 75 ribu x 10 kali = 750 ribu. langganan aplikasi yang jarang dibuka = 300 ribu.
total: 2,3 juta.
itu bukan pengeluaran besar. itu bocor kecil yang pura-pura nggak kelihatan.
sekarang temen gue lagi coba bikin aturan sendiri.
kalau barangnya diskon tapi nggak ada di rencana, berarti tetap mahal. kalau beli karena capek, tunggu besok. kalau checkout cuma karena takut kehabisan, tutup aplikasi 10 menit dulu. kalau cicilan bikin gaji bulan depan terasa sempit, jangan ambil.
dan satu pertanyaan yang dia tempel di layar HP-nya sekarang sebelum checkout apapun:
"Gw butuh ini, atau gw cuma pengin ngerasa hidup gw naik kelas?"
dari cerita dia, gue jadi mikir.
mungkin masalah banyak orang bukan nggak bisa cari uang.
tapi nggak pernah diajarin cara mempertahankan uang.
dari kecil kita diajarin: belajar biar kerja, kerja biar punya uang, punya uang biar bisa beli ini itu.
tapi jarang diajarin: kalau uang udah masuk, jangan langsung dikasih jalan keluar semua.
ini bukan soal hidup pelit.
beli kopi boleh. checkout promo boleh. reward diri boleh.
tapi jangan sampai tiap reward kecil numpuk jadi hukuman besar di akhir bulan.
coba jujur ke diri sendiri:
pengeluaran kecil apa yang paling sering bikin saldo lo bocor?
kopi? makan online? paylater? top up? checkout live?
atau "cuma 50 ribu" yang kejadian 20 kali?
MULAI SEKARANG GANTI DOA MU
FROM :
ya Allah murahkan lah rezeki ku
TO :
ya Rabb, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal, agar aku tidak perlu meminta - minta kepada manusia. tenangkanlah hatiku dengan keyakinan bahwa Engkau Maha pemberi rezeki. jangan biarkan aku tergoda dengan yang haram, meskipun jalannya terlihat mudah.
aamiinn allahuma aamiin🤲🏻
dr @tirta_cipeng : ���usaha dulu atau tawakkal dulu?”
aldi taher : “tawakkal dulu, baru dagang”
dr tirta : “rugi tetep bersyukur, untung tetep…?”
aldi : “rugi itu di neraka bang. jadi kalo org usaha/dagang, tiba tiba dia rugi, itu bukan rugi. tapi emg rezekinya segitu. syukuri”
dr tirta : 👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
padahal udah sering denger ceramah ustadz soal rezeki
tapi entah kenapa, kata kata aldi taher yg kali ini ngena bgt ke hati gue dan berhasil bener bener ngubah perspektif gue soal rezeki wkwkwk 😹
Guys chat gpt tuh berguna banget tau buat latihan interview 😭🙏🏻
~ pas Januari aku kena layoff dari kantor lama, aku menyadari bahwa aku kurang bisa interview akhirnya aku coba pake chat gpt buat latihan interview.
~ buat memudahkan aku pertama cerita dulu background karir aku, kerjaan sebelumnya apa, yang kita kerjain apa terus kalo kalian oke dan ga mau ribet kalian bisa submit cv kalian aja biar nanti chat gpt bisa background cek dan pertanyaannya bakal lebih mendalami tentang diri kamu.
~ terus kalian bisa minta tolong dia buat jadi hrd diperusahan yah kalian lamar, kalian tinggal bilang aja nama perusahaan terus posisi yang di lamar jadi apa, taraaa dia bakal nanyain semua hal tentang pekerjaan yang kamu lamar.
~ bisa minta penilaian juga di akhir sesi interview dan kalian bisa memperbaiki apa yang sekiranya kurang bagus
Akhirnya aku keterima diperusahaan yang aku lamar modal latihan interview pake chat gpt wkwkwk
ada tulisan cantik bgt, kira-kira isinya begini:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
Guys, ada cerita yang menurut gue sangat manusiawi dan sangat touching dari podcast Nikita Willy dan Indra Priawan dan ini bukan drama, bukan kontroversi, tapi sesuatu yang jauh lebih dalam dari itu.
Dua pertanyaan yang paling banyak ditanyakan orang tentang Niki:
Kenapa dia tiba-tiba menghilang dari TV?
Dan kenapa sekarang berhijab?
Jawabannya ternyata saling terhubung dan dimulai dari satu momen yang sangat sederhana tapi sangat menghantam.
Soal menghilang dari TV dan ini lebih personal dari yang lo bayangkan:
Niki terakhir syuting sebelum hamil Isa.
Setelah itu prioritasnya bergeser.
Bukan karena dilarang suami.
Indra tidak pernah melarang.
Bahkan tidak pernah minta.
Tapi Niki sendiri yang sadar bahwa sebelum menikah Indra sering datang ke event sendirian.
Makan malam sendiri.
Karena istrinya selalu syuting.
"Kasihan banget.
Masa udah nikah pun dia tetap harus sendiri."
Kalimat itu sederhana.
Tapi bagi Niki itu menjadi keputusan yang dia buat sendiri, dengan kesadarannya sendiri bukan karena tekanan siapapun.
Soal hijab dan ini yang paling menghantam gue:
Niki mengaku prosesnya panjang.
Belum bisa cerita semua.
Tapi ada satu momen yang dia ceritakan dan menurut gue ini adalah cerita parenting paling touching yang pernah gue dengar tahun ini.
Saat Niki pulang dari umrah guru ngaji Isa, anaknya yang baru 4 tahun, menyerahkan sebuah hadiah.
Guru itu bercerita:
waktu mau kasih Isa hadiah karena ngajinya bagus, Isa ditanya mau hadiah apa.
Jawaban Isa: "Mau beli kerudung buat Ibu."
Guru ngajinya yang membelikan.
Dan menyerahkannya kepada Niki saat pulang umrah.
"Wow. Ini apakah harus benar-benar memakai kerudung?"
Itu reaksi Niki.
Dan itu salah satu pemicunya.
Yang paling dalam dari seluruh cerita ini:
Niki dan Indra tidak pernah secara eksplisit mengajarkan Isa tentang hijab atau aurat dengan cara yang formal.
Mereka hanya selalu menutup bagian pribadi Isa saat mandi dan mengatakan itu private parts, tidak boleh terlihat orang.
Dari kebiasaan kecil itu Isa tumbuh dengan pemahaman sendiri.
Sampai suatu hari waktu Niki pakai baju yang agak terbuka, Isa bilang: "Harusnya pakai baju enggak kayak gitu. Itu privacy."
Anak 3,5 tahun.
Tidak diajarkan secara eksplisit.
Tapi menangkap esensinya sendiri.
Dan dari sanalah Niki mulai berpikir lebih serius.
Satu kalimat Indra yang paling gue pegang:
"Kalau misalnya anak itu sudah cinta sama sosok figur bapak dan ibunya apapun yang dilakukan orang tuanya pasti akan ditiru.
Tapi kalau deep inside anak itu enggak suka sama sosok figur orang tuanya apapun yang diajarkan tidak akan didengar."
Ini bukan soal agama saja.
Ini soal parenting secara universal.
Anak tidak butuh orang tua yang paling sempurna. Anak butuh orang tua yang dia cintai dan kagumi.
Dan kecintaan itu dibangun bukan dengan ceramah tapi dengan kehadiran, dengan contoh, dengan waktu.
Nikita Willy menghilang dari TV bukan karena dilarang. Dia memilih.
Dan berhijab bukan karena dipaksa suami. Dia dipicu oleh anaknya sendiri yang usianya belum genap 4 tahun.
Kadang perubahan terbesar dalam hidup seseorang tidak datang dari ceramah panjang atau tekanan eksternal.
Tapi dari satu momen kecil yang tiba-tiba menghantam jauh lebih dalam dari apapun.
Sebuah kerudung yang dibeli seorang anak kecil untuk ibunya adalah salah satu momen seperti itu.
Kalau dari kecil tangki cintanya udah penuh, bahkan sampe luber, biasanya orang itu juga gampang banget ngasih sayang ke orang lain.
Nggak malu, nggak gengsi buat nunjukin rasa peduli.
Nggak semua orang punya privilege tumbuh kayak gitu.
Tapi kita masih bisa kok berusaha supaya anak kita ngerasain hal yang sama.
Isi tangki cintanya yang penuh.
Biar nanti mereka juga bisa nyebarin itu ke dunia. ❤️
@carameltchiato yuuu bisaaa
🌙 𓂃 ࣪˖ 𝐂𝐀𝐏𝐂𝐔𝐓 𓄹 · ִ ֗
Harga Termurah
✧ Sharing
1 Hari — 3k
3 Hari — 6k
5 Hari — 7k
7 Hari — 9k
1 Bulan — 15k
✧ Private Access
7 Hari — 12k
1 Bulan — 24k
> fast respon
aman + terpercaya
garansi aman
pembayaran e-wallet, qris, bank
𖠗 ᥫᩣ Chat ke WA untuk
TAHAJJUD is no joke. Wallahi it’s a miracle. Asked Allah for something that felt impossible three nights ago… and He made it happen. Ya Allah your mercy leaves me speechless 😭😭😭😭😭
Xl jaringannya kenapa sih??!! Error ya? Sinyalnya LTE tapi ga konek kemana2. Ketauan waktu hotspot, muncul keterangan 'tersambung tanpa internet'. At first kukira kuotanya habis, tapi engga tuh
Scam:
- lagi gak mood, besok aja deh.
- pagi ini mager, olahraga bisa besok.
- lagi demotivasi, tunda dulu yah.
Bahagia datang, setelah aksi nyata. Mood jadi netral, karena kita bergerak.
Beratnya satu aktivitas bukan pas kita melakukan, tapi proses mendorong diri untuk memulai. Ada berapa banyak penundaan karena alasan yg kita ciptakan sendiri?
Kalau mau maksimal tahun ini, mulailah untuk memaksakan diri melakukan sesuatu walaupun posisinya lagi gak stabil.
Coping aku: bangun, mandi air dingin, doa, buka laptop, nulis ide project, mood jadi stabil, ada karya, dapat hasil, percaya diri meningkat, repeat.
My mentor:
Bukannya lu gak pantes farr, lu cuma kurang fokus dan disiplin aja.
Aku mau bilang.
Pokoknya kamu harus cobain sesekali keluar kota, atau keluar negeri sendirian, ngga harus sama temen atau pacar, ngga harus sama keluarga, bener-bener sendirian. Kamu harus cobain naik pesawat sendirian, naik becak sendirian, naik kereta api sendirian, naik MRT/bus trans sendirian, kamu harus nyobain kulineran mahal sampai kulineran murah dipinggir jalan, makan di tenda pinggiran bareng orang-orang yang ngga kamu kenal.