@ErollG@MichaelAseppp@mqahnaf kalo lo merasa term itu kurang tepat kan bisa jelasin, ini malah vagueposting tanpa elaborasi. cuma mau nyalahin doang
https://t.co/OvKvdofJRt
Soal pakaian perempuan gercep bener lempar ayat, tapi saat laki2 melecehkan perempuan ujug2 jadi ((realita sosial)).
Realitasnya adl kasus perempuan dilecehkan terus meningkat. Fafifu preventif bawa2 agama tapi yg dibebani cuma perempuan mah udahlah gak kreatif, cupu, gblk pulak.
@heum999@tanyarlfes gue setuju sama substansinya, tapi gak setuju sama cara lo menyampaikan—di mana lo kasih beban "harus mawas diri" ke cewe, tapi ke cowo (yang ngatain kambing) enggak. daritadi poin gue di sini, but you refuse to acknowledge it.
@heum999@tanyarlfes logika lo dari awal gitu bang. itu yang bikin orang2 pada marah. gue sih engga marah ya, gue santai aja, karena yaa by your logic berarti itu nunjukin value lo
@heum999@tanyarlfes jadi cowo bebas ngata2in cewe, karena yaudah berarti valuenya segitu, mau kata2 dia kasar dan nyakitin cewe, ya bukan salah cowonya, itu berarti salah cewenya karena insecure.
kalo cewe ngata2in cowo, ga boleh, harus ngaca dulu.