Sebuah ramalan:
1. Akan ada krisis ekonomi pahit di Indonesia karena miskelola ekstrem rezim wowo
2. Ini bakal jadi demo2 besar
3. Ini bakal berakhir dengan preman ormas fasis GRIB turun membantai pendemo & mahasiswa. Kecuali jika para preman fasis GRIB itu dibunuh duluan
grib jaya bantah kabar prabowo mundur dari kepengurusan pusat dpp grib jaya:
- katanya prabowo masih jadi ketua dewan pembina grib jaya sampai sekarang
- prabowo sebenernya emang pernah keluar dari dpp lewat surat tahun 2022
- tapi itu beda sama posisi dewan pembina
- grib jaya jelasin dewan pembina itu bukan bagian dari kepengurusan dpp
- grib jaya bilang isu ini upaya rusak kredibilitas organisasi dan minta warga enggak gampang percaya
Kalau ulama-ulama kita masih berani, harusnya mereka udah mengeluarkan fatwa:
1. Hercules halal darahnya dan halal hartanya
2. GRIB Jaya halal darahnya dan halal hartanya
3. Beking-beking GRIB Jaya halal darahnya dan halal hartanya
Kikis habislah mereka musuh negara
Pengerahan preman itu sebetulnya berisiko bagi rezim, karena di luar hukum.
Kalau pendemo bunuh polisi, atau polisi bunuh pendemo, akan eskalasi besar. Makanya less likely terjadi.
Tidak demikian buat preman bunuh rakyat. Tapi sebaliknya: halal bagi rakyat untuk bunuhin preman.
Kejadian di Matraman kemarin menunjukkan bahwa apabila massa rakyat marah menangkap dan memotong kepala preman sampai kepalanya copot, sebenarnya tidak ada konsekuensi jelasnya. Kan cuma "kekacauan" aja. Inilah makna dari "di luar hukum".
Aparat hukum bakal cenderung lebih maklum dan membiarkan apabila ada 1 atau 2 atau 500 orang preman fasis yang dikepung, ditangkap, dan kepalanya dipotong oleh suatu massa abstrak "warga setempat". Atau minimal posko, mabes, rumah, dan aset kekayaan benda milik para premannya dibakar.
Kalau misal Hercules terjebak dalam suatu kerusuhan lalu ditangkap, dihajar ramai-ramai, lalu kepala dan wajah bermata satu Hercules dipecahkan warga setempat dengan batangan besi hingga terisa rahang gigi bawahnya saja, gw prediksi bakal tidak ada warga yang ditangkap aparat. Tidak ada konsekuensi hukum, karena Hercules di luar hukum.
โ RESMI : Berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, 1 Ramadan 1448 H jatuh pada Senin, 8 Februari 2027.
Sedangkan, 1 Syawal 1448 H atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027.
Tampak ormas GRIB terekam memukul dengan kayu, menyeret, menendang bagian kepala, berkali-kali anak SMA yang bernama Fatur yang kebetulan lewat gang di RW 7 petamburan & sudah tidak berdaya, terjadi dini hari di Petamburan 28/8/2026