Turut berduka cita ya 😢. Udah ratusan pasien saya tangani tapi tetap aja deg2an tiap dapat pasien dengue. dengue ini punya kemungkinan jadi lebih parah pada infeksi kedua dst, saat infeksi pertama sakitnya cenderung ringan bahkan seseorang bisa gak tau kalo kena dengue.
Setelah infeksi pertama terjadi, terbentuk lah antibodi spesifik terhadap serotipe dengue yang meng-infeksi sebelumnya. Ada 4 serotipe DENV-1,2,3,4.
Ketika infeksi kedua dst terjadi karena serotipe dengue yg berbeda dari infeksi sebelumnya, di situlah awal kekacauan terjadi.
Antibodi dari infeksi sebelumnya, alih2 membantu untuk mematikan virus dengue yg beda serotipenya itu, mereka malah membantu virusnya untuk memperbanyak diri. Fenomena yang disebut Antibody Dependent Enhancement.
Begitu jumlah virusnya jadi jauh lebih banyak, sistem imun tubuh langsung jadi “lebay” dengan reaksi peradangan berlebih yang tidak hanya mencoba mematikan virusnya, tapi juga merusak lapisan pembuluh darah sehinga membuat cairan plasma bocor kemana2, bisa sampai syok dan merusak organ vital tubuh.
Bisa segitu parahnya memang dengue ini. Stay safe semua.
🇺🇸🇮🇷 Trump sekarang memiliki 3 pilihan terkait Iran:
Opsi 1: Nyatakan kemenangan dan mundur.
Ini berarti Amerika Serikat akan kehilangan Timur Tengah selamanya, dan hari-hari Israel akan segera berakhir.
Opsi 2: Serangan darat dan kemungkinan besar akan terjadi banyak korban jiwa dan tidak ada hasil karena semua orang tahu bahwa mustahil untuk merebut negara dengan 90 juta penduduk.
Bentang alam Iran juga dicirikan oleh dataran tinggi tengah yang terjal dan gersang, yang sepenuhnya dikelilingi oleh pegunungan besar.
Opsi 3: Senjata nuklir.
Ini adalah Jalan Buntu dan Kekalahan Total.
A 28‑year‑old pregnant woman comes for routine antenatal clinic.🤰🏾
She feels fine.
No fever.
No jaundice.
Vitals normal.
Blood is drawn for routine tests.
The lab calls 20 minutes later:
“Doctor… her blood sample is GREEN.”
No lab error.
No contamination.
What could cause this?