كيف ا خاف من ا لفقر و انا عبد ا لغير
“kayfa akhofu minal faqr wa ana abd al-Ghaniy”
Bagaimana aku akan takut akan kemiskinan, sedang aku adalah hamba dari yang Maha kaya.
Kapanpun sunyi merasuk jiwamu, kemarilah
Pesan kopi terpahit dengan kenangan termanismu
Genggam kesedihanmu sebagai duka paling bahagia
Dan bila hatimu butuh didengarkan
Temui aku dalam perbincangan
Niscaya kopi yang kau pesan tak akan sepahit kehilangan.
Saya mempunyai keinginan namun keadaan mempunyai kenyataan.
Kegagalan itu sudah biasa, namun kegagalan yang sesungguhnya ialah saat saya berhenti untuk berusaha.
Ketika pohon terakhir ditebang,
Ketika sungai terakhir dikosongkan,
Ketika ikan terakhir ditangkap,
Barulah manusia akan menyadari bahwa dia tidak dapat memakan uang.
-Eric Weiner-