@subtly8263@RWWReborn Kalau yang macam begini banyak juga di lakukan TNI, dari penyiksaan sampai mutilasi, bukti macam begini banyak juga mas, yang diperlakukan TNI terhadap OAP.
https://t.co/KsQzYKBYOU
The Indonesian Military respond to the videos of an indigenous Papuan being tortured by its own soldiers by saying it isn't common or representative of Army behaviour. Is that true? #WestPapua#HumanRights#torture
@MicelAaron@caputra_saja@nwodo99791 Tidak semua bang, saya disini kerja proyek di pedalaman Papua, dan kebanyakan TNI disini tidak bekerja sesuai aturan. Kebanyakan TNI juga yang menjual amunisi dan senjata kepada OPM dan melakukan tindakan-tindakan yang tidak benar dan manusiawi.
@MicelAaron@caputra_saja@nwodo99791 Mereka juga manusia bang, ciptaan Tuhan, yang pastinya juga memiliki akal budi layaknya anda dan saya. Kalau kita merasa mereka tidak sanggup untuk memimpin bangsa mereka sendiri, berarti rasis dong, kita berpikir bahwa mereka tidak mempunyai kapasitas sebagai manusia.
@MicelAaron@caputra_saja@nwodo99791 Papua mau Merdeka, tapi tidak diijinkan oleh Indonesia, karena sumber daya alamnya, mas. Manusianya dianggap binatang, di sini ibu hamil, anak sekolah, tembak saja dan cap mereka semua itu KKB.
@MicelAaron@caputra_saja@nwodo99791 Intinya itu nyawa, dan kalau peluru nyasar, berarti tembak senjatanya sembarang and dan tidak bertanggung jawab mas, terus 6 pemuda di tembak tanpa alasan itu bagaimana coba, kalau menjalankan tugas sebagai aparat setiap penembakan kan harus ada alasan yang jelas.
@MicelAaron@nwodo99791 Tidak, saya sudah pernah ketemu dengan mereka waktu kerja proyek jalan di pedalaman Papua (Yalimo), mereka tidak sembarang serang, kecuali mereka duga Intel, TNI, atau BIN. Palingan kasih mereka gula, kopi, dan rokok, malah mereka izinkan kami untuk bekerja disana ๐
@MicelAaron@caputra_saja@nwodo99791 Sebulan lalu di Intan Jaya ibu hamil dan anak 7 bulan ditembak mati oleh aparat TNI, beberapa hari lalu 6 pemuda di Yahukimo ditembak oleh aparat, dan masih banyak kekerasan terhadap orang Papua, apakah ini tindakan manusia menurut anda?
https://t.co/zbwvIXYubu
Duka kembali menyelimuti Intan Jaya, Papua Tengah. Sejumlah warga sipil dilaporkan menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, seorang perempuan bernama Ibu Merkina Duwitau dilaporkan meninggal dunia setelah rumahnya diduga terkena tembakan. Bayi yang dikandungnya yang berusia sekitar tujuh bulan juga dilaporkan tidak dapat diselamatkan.
Selain itu, Pendeta Elianus dari GKII serta seorang pemuda bernama Okto Tigau (19) turut dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, Pastur Yanuarius bersama dua pekerja gereja dilaporkan selamat meski kendaraan yang mereka tumpangi disebut sempat menjadi sasaran tembakan.
Hingga saat ini, kronologi lengkap serta pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang. Peristiwa ini pun memicu keprihatinan publik dan mendorong berbagai pihak agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh, transparan, dan akuntabel.
Menurutmu, apa langkah yang perlu dilakukan agar keamanan masyarakat sipil di wilayah konflik dapat lebih terjamin dan kejadian serupa tidak kembali terulang?
Sumber: viteisekarsari.
@caputra_saja@nwodo99791 Dari kalimat macam gini berarti belum pernah pernah ke Papua? Kalau belum pernah usahakan turun lapangan mas. Tidak semua orang di Papua yang ditembak itu OPM, makanya dari dulu susah untuk Indonesia mengambil hati orang Papua, karena diperlakukan seperti binatang.
@subtly8263@RWWReborn Bukti banyak, sebulan lalu di Intan Jaya, ibu hamil dan anak 7 bulan dalam kandungan ditembak mati oleh aparat TNI, beberapa hari lalu 6 pemuda di Yahukimo ditembak oleh aparat, dan masih banyak lagi kasus kekerasan yang lain, tapi sayangnya tidak mendapat sorotan yang sama.
Duka kembali menyelimuti Intan Jaya, Papua Tengah. Sejumlah warga sipil dilaporkan menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi di wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar, seorang perempuan bernama Ibu Merkina Duwitau dilaporkan meninggal dunia setelah rumahnya diduga terkena tembakan. Bayi yang dikandungnya yang berusia sekitar tujuh bulan juga dilaporkan tidak dapat diselamatkan.
Selain itu, Pendeta Elianus dari GKII serta seorang pemuda bernama Okto Tigau (19) turut dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, Pastur Yanuarius bersama dua pekerja gereja dilaporkan selamat meski kendaraan yang mereka tumpangi disebut sempat menjadi sasaran tembakan.
Hingga saat ini, kronologi lengkap serta pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang. Peristiwa ini pun memicu keprihatinan publik dan mendorong berbagai pihak agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh, transparan, dan akuntabel.
Menurutmu, apa langkah yang perlu dilakukan agar keamanan masyarakat sipil di wilayah konflik dapat lebih terjamin dan kejadian serupa tidak kembali terulang?
Sumber: viteisekarsari.