Terima kasih buat diriku sendiri, yg udah mau bertahan melalui hari-hari yang tidak mudah. Mengikhlaskan segala bentuk ketidakterimaan atas ketetapan yang tidak sesuai ingin. Memilih menerima dan menjalaninya dengan syukur yg terus dipupuk agar tidak ada lagi kecewa yg menetap.
Proses saya sembuh, bukan hakmu untuk menilai. Begitu pun sebaliknya. Perjalanan yang kau lalui, belum tentu saya mengerti. Kita berduka dengan cara masing-masing, tak perlu saling membanding-banding. Karena terakhir kali saya cek, bersedih tidak ada jangka waktunya
Trigger Warning ⚠️
(violence/suicide/domestic abuse)
Hari Senin kemarin, kedatangan 1 keluarga baru yg cukup ramai. Ada Ibu, Nenek, dan 3 orang anak laki - laki.
Lumayan bingung krn sebenarnya kami sedang tutup penerimaan kasus sementara. Mereka diantar oleh tetangganya, yg tinggal tidak jauh dari salah satu rumah aman kami.
“Sudah 3 hari tidur di emperan warung, makan minum mandi di masjid, ibunya ODGJ, kasian Bu, nenek sama anaknya sakit” kata orang yg mengantarkan mereka.