“saya tidak kuat pak.. saya tidak kuat lama lama disini.. setiap malam, saya lihat ada bayangan wanita melayang disini.. saya tidak kuat..” ujar salah satu marbot sambil berkemas pergi.
.
.
.
.
PART 7 SURAU
"3 TAHUN LALU"
---SELESAI---
Cerita akan dilanjutkan ke Part 8, InsyaAllah kita mulai Kamis malam. Part 8 akan 2x lipat lebih panjang dari part lainnya.
Kalau ada yang masih menganggap Jepang "tak bersalah" di masa Perang Dunia II, ceritakanlah pada mereka tentang Tragedi Nanking.
Dosa-dosa Jepang tertimbun rapi di sana.
#UtasMILD#Nippon
Ave Neohistorian!
Jika mendengar kata Punk, mungkin yang terlintas adalah sekumpulan anak jalanan dengan gaya urak-urakan yang menyeramkan. Namun Punk bukanlah sebagaimana yang khalayak umum pikirkan,
Punk adalah sebuah sub-kultur yang tercipta dikarenakan keresahan anak-anak muda dari kelas pekerja pada tahun 1970an di London, Inggris. Ketimpangan ekonomi, pemerintahan yang korup dan kebebasan berekspresi adalah hal utama yang memunculkan gerakan Punk. Sub-kultur ini pun dengan cepat menyebar ke Amerika Serikat.
Skena musik punk rock pun mulai terbentuk, dipelopori oleh RAMONES, yang merupakan band punk rock asal kota New York dan diakui sebagai band punk pertama di dunia.
Sedikit berbeda dengan di Amerika Serikat, awal kemunculan skena punk rock di Inggris kerap mengusung pesan anarki yang mana memunculkan sebuah etika atau landasan punk yang dinamakan "DIY (Do it Yourself)". Pemaknaan anarki dan etika DIY pada band punk memiliki arti tidak ingin bergantung terhadap orang lain, tidak terikat dengan standar moral masyarakat, tidak ingin bergantung terhadap perusahaan label rekaman, dan lebih memilih untuk melakukan rekaman di label independen, yang mana dikemudian hari pesan-pesan anarki dan etika DIY akan memunculkan aliran punk baru yang dinamakan Anarko-punk.
Sex Pistols sebagai band punk rock pertama di Inggris sering membawa pesan-pesan anarki dalam lagu dan penampilannya, tapi malah menjadi sensasi nasional yang menarik minat anak muda terhadap punk dan ideologi anarki. Namun di saat yang bersamaan semakin besarnya pengaruh band punk yang membawa pesan-pesan anarki, band beraliran punk sempat dikecam oleh pemerintah dan masyarakat Inggris, dan pemutaran lagunya pun ditolak oleh banyak stasiun radio.
Penulis: Vasco Tambunan
Editor: Daniel Limantara
Referensi:
Saxon, Katherine (13 August 2023). "What is Punk? Origin, Subculture, Values and the Look"
Robb, John (5 November 2005). "The birth of punk". The Independent. London.