Jadi rapatnya udah selesai?
Yang saya tangkap kesimpulannya 2:
1) Yang ditetapkan putusannya Mahkamah Agung. Jadi Kaesang tetap bisa jadi calon kepala daerah.
2) Partai politik yang mempunyai kursi di DPRD tetap harus punya threshold 20%. Jadi partai kaya PDI-P gak bisa nyalonin sendiri.
Mohon konfirmasi buat siapa pun yang ngerti.
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
Persib menang tetiba keinget Bu Neneng dosen jaman kuliah dulu yg ngefans banget Persib, sampe menang/kalah persib pengaruh banget sm mood ngajarnya. Kebayang sih Bu Neneng pasti happy banget skrg 😆
@AdipatiPucang Iya makanya ini menarik banget, dan ini kasusnya jg sama ke PDIP, PDIP suaranya tinggi tp ga bisa berdampak sama suara ganjar, bahkan jauh bgt. Padahal klo diliat pemilih PDIP itu kan loyalis & militan PDIP bukan swing voters.
@AdipatiPucang Nah iya secara di koalisi demokrat yg paling banyak kontribusi promoting 02 sekitar 70% cm lg2 keknya pemilih prabowo rata2 masuknya ke gerindra. Krn masih melekatnya prabowo itu gerindra. Klo golkar itu keknya krn kuat akar rumputnya jg.
@AdipatiPucang Sama satu lg selain koalisi besar, menurut aku d koalisi 02 juga berisi partai yg memiliki ideologi hampir sama, dominan nasionalis itu jg berpengaruh kayaknya.
@AdipatiPucang Mungkin jg karena koalisi 02 itu koalisi besar, ada banyak partai besar disana jadi berpengaruh juga. Makanya klo dilihat gerindra pun belum mampu capai 20%, mestinya klo suara prabowo hampir 60% itu bs berdampak besar jg ke suara gerindra kayak dl 2009 suara bapak 60% & PD 20%
Di atas hukum ada moral dan etika sbg refleksi dari religiositas dan kearifan budaya adiluhung. Hukum dlm arti aturan2 bisa dibuat oleh penguasa sekaligus bisa dimanipulasi oleh penguasa. Salah satu teorinya, hukum adalah produk politik. Yang terpenting dari landasan operasional hukum adl moral dan etika yg bs dibaca oleh nurani manusia waras dan public common sense. Seruan moral utk meluruskan politik selalu menjadi pengarah bagi politik yang dikendalikan secara oleng.
Ini salah satu yg dikagumi dr sosok Pak Sarwo Edhie Wibowo punya prinsip idealisme & integritas yg kuat, klo Pak Ageng mau padahl bisa aja nempel kekuasaan lbh menguntungkan. Masih ada ga ya sosok kayak Pak SEW punya prinsip yg kuat & tdk menggadaikan prinsip demi kekuasaan ?
Knp sih Gen Z paling melek mental health?
Knp banyak Boomers & Gen X susah memahami mental health? Ketika anaknya ngeluh dijawab "makanya bersyukur"
Postingan dari yugozerma ini bisa kita jadikan pelajaran gmn kita menyikapi tiap org dgn generasi yg berbeda
Cr: yugorezma di IG