जब उनके पीछे पूरा मैदान अफ़रा-तफ़री और शोर-ओ-गुल में डूबा हुआ था, उसी वक़्त लामिन यामल घुटनों के बल बैठकर अपने रब का शुक्र अदा कर रहे थे।
महज़ 19 बरस की उम्र में विश्व कप का ख़िताब... और इस तम��म हंगामे के दरमियान सुकून का एक ऐसा लम्हा, जो दिल को छू जाए।
यक़ीनन, मंज़र बेहद ख़ूबसूरत था।
I invested 70 #solana ($4000) in $Ansem right after @blknoiz06 tweeted, and sold it for $300,000. UNREAL!!!
To celebrate, I’m doing a giveaway!
3 lucky anonymous winners who likes and retweets this post will receive 10 $SOL each (no joke) in 24 hours.
Comment your Sol Wallet below 👇
Di kota Gurgan, ada seorang pemuda yang sudah berminggu-minggu terbaring lemah. Ia menolak makan, menolak bicara, dan tidak satu pun dokter bisa menjelaskan sakitnya.
Semua memeriksa tubuhnya, tidak ada yang memeriksa jiwanya. Sampai Ibnu Sina datang.
.
Ibnu Sina tidak langsung memberi ramuan. Ia hanya memegang pergelangan tangan si pemuda dan meminta seseorang menyebut nama-nama jalan di kota itu satu per satu.
Saat satu nama jalan terucap, denyut nadi melonjak tajam. Wajah si pemuda berubah merah seketika. Ibnu Sina sudah tahu jawabannya.
.
Dalam Kitab al-Shifa, Ibnu Sina menulis bahwa jiwa manusia terdiri dari tiga lapisan: jiwa yang merasakan, jiwa yang membayangkan, dan jiwa yang berpikir.
Ketiga lapisan ini tidak bisa dipisahkan dari tubuh. Kalau jiwa terguncang, tubuh ikut roboh. Itu bukan metafora. Itu anatomi.
.
Ia menyebut kondisi si pemuda sebagai gangguan psikosomatis, sebuah istilah yang baru ditemukan dunia Barat berabad-abad kemudian. Solusinya bukan obat.
Solusinya adalah memenuhi kebutuhan jiwa yang terluka itu. Ia menyarankan sang pemuda untuk segera dinikahkan dengan gadis yang ia cintai. Dan si pemuda sembuh total.
.
Di sinilah psikologi modern tersandung. Ia sangat canggih dalam menjelaskan gejala, tapi sering kehilangan manusia di balik gejalanya. Ibnu Sina tidak hanya bertanya apa yang sakit, ia bertanya apa yang jiwa ini rindukan.
Dalam Kitab al-Nafs, ia menulis bahwa menyembuhkan jiwa berarti mengembalikan manusia pada keseimbangannya yang paling asli.
Israel did it in 1948
Israel did it in 1956
Israel did it in 1967
Israel did it in 1982
Israel did it in 2002
Israel did it in 2008
Israel did it in 2014, 2021, 2023, 2024
Israel is doing it in 2026
78 years of genocide continues!!
Laporan terbaru Komisi Penyelidikan PBB mengungkap bagaimana anak-anak Palestina menjadi sasaran pembunuhan yang disengaja oleh pasukan Israel. Salah satu anggota komisi, Chris Sidoti, menceritakan kasus seorang anak Palestina berusia 14 tahun di Tepi Barat yang diduduki.
Menurut Sidoti, anak tersebut ditembak oleh tentara Israel dan kemudian dibiarkan tergeletak selama 45 menit hingga kehabisan darah. Selama waktu itu, para tentara berdiri di sekitarnya dan mencegah siapa pun memberikan pertolongan medis yang dapat menyelamatkan nyawanya.
Mengomentari kejadian tersebut, Sidoti melontarkan pertanyaan keras kepada masyarakat Israel:
"Saya memiliki tiga pertanyaan untuk rakyat Israel. Orang seperti apa para tentara kalian, yang membiarkan seorang anak berusia 14 tahun kehabisan darah hingga meninggal selama 45 menit? Orang seperti apa para pemimpin militer kalian? Dan orang seperti apa para pemimpin politik kalian?"
Ringkasan isi laporan sudah saya tulis di https://t.co/4zJtvr9qD7
NYC Mayor Mamdani lashed out at Israel yesterday for eliminating Ahmed Wishah, an Al Jazeera “journalist”
Palestinians posted an obituary of Wishah, the journalist 👇🏻
Israel has killed more than 1,000 Palestinians since agreeing to a US-brokered ‘ceasefire’ in its genocidal war, which Palestinians say has been a truce in name only.
Here are their stories.
Menangkan total hadiah Rp2 Juta Rupiah & Merchandise Eksklusif dari INDODAX untuk 4 pemenang!
Yuk ikutan giveaway Bitcoin Pizza Day, Cuan Day
Caranya mudah:
1. Follow akun X @indodax.
2. Retweet postingan ini.
3. Reply "done" di kolom komentar.