@itsurboihyl Gak mau kemakan sama narasi techbros yang glazing Nadiem as if he is a saint and totally innocent.
He is a true sinner menghancurkan pendidikan nasional.
Kebetulan jalur pembalasan dia lewat kasus chromebook.
Pernah liat di thread. Berita internasional, kunjungan presiden RI yg maraton, multi negara.
Ada org luar komen dlm english. Intinya krg lbh dia blg:
"Percuma gencar promosiin investasi di negerimu. itu bos gojek yg konsepnya revolusioner, buka jutaan lap kerja, idenya ditiru bnyk negara, malah masuk pengadilan krn tuduhan berbau kriminalisasi,
pdhl dia asli bangsamu sndri.
Mana ada investor mau percaya naruh duit di negerimu dg kondisi hukum yg tdk pasti. Mending ke SG, MY, atau vietnam"
cc:alrogritm
Pedophilia udah pernah "nyoba" numpang di parade queer dan narasi2 normalisasi lgbtq+btw, ada kok beritanya baru berapa tahun lalu :) kalo gak salah mereka narasinya tuh "love is love, no matter what age" :)
oke kalau toilet water ga apple to apple. tau ga bahayanya love is love itu apa? nanti lama-lama incest, pedophilia, bestiality semua minta diperjuangkan juga.
homophobes save the society, you know.
oke kalau toilet water ga apple to apple. tau ga bahayanya love is love itu apa? nanti lama-lama incest, pedophilia, bestiality semua minta diperjuangkan juga.
homophobes save the society, you know.
How can you be a fan of Barça, or Liverpool, or Marseille, or Dortmund, or Celtic, or Rayo, and say football and politics shouldn't be mixed? How else do you expect a club from a place with strong cultural identity - like Catalunya - take a stand on the genocide in Palestine?
@mirraebelle jawaban jujur, ga ada. Dia terkenal karena rajin ngonten kaya kdm. Dia dulu punya perusahaan tambang di maluku utara tp dia udah lepas jabatannya dan berakhir jadi pemegang saham aja. Tapi sampe skrng kasus illegal mining nickel di daerahnya belum selesai juga.