Reminder to:
• Gibran menyuap mahasiswa UBK 300 juta
• Korupsi emas jampidsus 74KG
• Kasus keracunan mbg
• Korupsi 10M Kebun Binatang Surabaya
• Korupsi pengadaan kipas angin Kopdes 1,8 Triliun
• pemotongan anggaran perpusnas 377 M
• Dana belanja pendidikan Indonesia terendah, hanya 1,3%
• BBM Pertalite Mulai langka
Saking gaada berita baik di negara ini🥲🥲
GILA!!!!! DEMO UDAH SEKEOS INI MEDIA LOKAL PADA BUNGKAMM!!?!!! HARUS BANGET NIH GUE BARU TAHU KEMARIN DI NEGARA GUE ADA DEMO GEDE KEOS TAPI TAHUNYA DARI MEDIA TETANGGA. di bungkam oleh media lokal ,di beritakan oleh global
Makasih buat 58% deh. Keramat banget tuh angka. Serem banget, sekompak itu lho media lokal dibungkam. Apa itu setan gunung Kawi??? 58% kita lewattt
Sedih ya, Saat rakyat turun ke jalan, layar TV nasional terasa biasa saja. Tapi media Korea Selatan justru ikut menyoroti apa yang terjadi di Indonesia, bahkan membahas program MBG.
Bukan soal setuju atau tidak. Yang dipertanyakan adalah, kenapa suara dari luar terdengar lebih lantang daripada suara dari dalam negeri?
Rakyat ngeluh harga beras mahal, disuruh nanem padi sendiri.
Rakyat ngeluh rupiah melemah, dibilang rakyat desa gapake dolar.
Rakyat ngeluh ekonomi suram, disuruh nyari negara lain.
Problem solvingnya buruk banget, tapi anehnya dianggap problem solver sampe dibikinin buku 😭
🚨 Jumat, 17 Juli 2026
Kawan mahasiswa dan masyarakat sipil hari ini turun ke jalan.
Terima kasih juga untuk Kompas yg konsisten meliput setiap aksi demo
Pas lagi jalan santai sore tadi.
"Pak, mau nasi goreng nggak?" tanyaku ke bapak pemulung yang lagi duduk di pinggir jalan sambil ngeliatin penjual makanan.
"Mau, Bu," jawabnya malu-malu.
"Oke, bentar ya Bu pesenin."
Pas mau nyebrang ke tukang nasi goreng, tiba-tiba bapak pemulungnya lari nyamperin aku.
"Bu, boleh beli kue putu aja?" tanyanya pelan sambil nunjuk tukang putu yang dari tadi cuma bengong nunggu pembeli.
"Oh boleh. Bapak lagi pengen kue putu ya?" candaku.
"Nggak, kasihan yang jual dari tadi belum ada yang beli, Bu."
Aku langsung diem... 🥺
Akhirnya tetap beli nasi goreng, sekalian beli beberapa bungkus kue putu buat bapaknya.
"Bu, ini kebanyakan. Boleh nggak dua bungkus buat temen saya yang di bawah terowongan jembatan tol sana?" katanya sambil nunjuk ke arah sana.
Aku iyain.
Dan bener aja, di terowongan itu ada pemulung lain yang badannya kurus banget, lagi tidur meringkuk di atas kardus. 🥺
Ironis ya, di negeri ini masih banyak pejabat yang tanpa malu nguras uang negara buat kepentingan pribadi. Sementara di sisi lain, ada orang yang hidup serba kekurangan tapi masih mikirin orang lain sebelum dirinya sendiri. 🥺
Malam ini aku ngelihat rasa peduli yang bener-bener tulus.
Seorang bapak pemulung yang peduli sama tukang putu karena dagangannya sepi. Tukang putu yang ngasih bonus beberapa potong kue sebagai ucapan terima kasih. Dan pemulung di terowongan yang meluk kue putu itu penuh rasa syukur karena masih ada temannya yang peduli sama dia. 🥺❤️
Yuk, saling baik sama sesama.
"No act of kindness, no matter how small, is ever wasted." — Aesop.
STOP KEPIKIRAN SEMIGAP kalo ortumu gaijinin karena finansial terbatas. mereka lebih tau ttg keuangan dan uang gacuma habis di elu. sah sah aja lu mau nekat asal bayar kuliah sendiri.
Gak ada yang lebih ironis dari kisah Prof. Bambang Hero Saharjo. Ilmuwan yang berjuang nyelametin hutan Indonesia dari kebakaran, malah digugat Rp510 Miliar di negeri sendiri oleh korporat sawit.
Tahun 2018, dosen IPB ini dituntut dengan angka fantastis itu cuma karena beliau jadi saksi ahli KLHK buat ngebongkar kasus pembakaran hutan di Riau. Analisis ilmiahnya yang akurat malah dibalas teror hukum yang nyaris ngehancurin kariernya.
Tapi plot twist-nya bikin nampar muka hukum kita: Di saat dalam negeri beliau ditekan habis-habisan, tahun 2019 lembaga internasional di London, Inggris, justru menganugerahi beliau John Maddox Prize—salah satu penghargaan tertinggi buat ilmuwan paling berani di dunia.
Bukti nyata kalau di negeri ini, jujur dan pakai ilmu buat bela alam itu taruhannya bisa miskin tujuh turunan digugat mafia.
Prabowo: "Silakan kalau mau cari negara lain."
Gue:
Lah, emang nih negara punya elu doang?
Ini negara gue juga. Gue lahir di sini, kerja di sini, bayar pajak di sini. Hidup gue kagak dibiayain sama elu.
Gaji pejabat negara juga dibayar dari APBN yang berasal dari pajak rakyat. Jadi jangan mentang-mentang lagi pegang jabatan, terus nyuruh rakyat cabut.
Ngkritik pemerintah bukan berarti kagak cinta Indonesia. Justru karena ini negara gue, gue punya hak buat ngomong kalau ada yang gue anggap salah.
Yang mesti dibenerin itu kebijakannya, bukan mulut rakyatnya.
prabowo lagi lagi masuk media asing karena:
- Bank asing pilih cabut daripada ikut agenda Prabowo
- 11,5 triliun rupiah juta ditarik Citigroup, StanChart, HSBC sejak 2024
- OJK diduga lobi bank untuk biayai MBG & Kopdes
- Sebab takut kebijakan Prabowo terlalu dikuasai negara
- Danantara minta pinjaman $10 miliar bank merasa ditekan
- Rupiah melemah makin tidak menarik simpan uang di sini
- Danantara jual obligasi bunga 2% ke konglomerat
- Danantara dikecualikan dari pengawasan pajak & hukum
- danantara tidak pernah rilis laporan keuangan
- analis khawatir jadi sarang uang kotor