kak @washitbola , makasihh pwoll. baru pake 3 mingguan, terus malah dapat testi dri orang lain 😭😭🫶.
pdhl itu aku masih skip serum dan moisturizer (karena pas mau beli lagi kosong)
BANGGA JADI KORBAN DR TOMPI!
1. kencengin basic skincare dan kuatin skin barrier
2. exfo dan active ingredientsnya nyusul kemudian🥹🤚🏻
(mengecup kening avoskin, pyunkang yul, hada labo, benton, forebie, teratu, somebymi)
Baru dapat insight baru dari orang dikerjaan :
Salah satu kunci tenang kerja di kantor adalah gratitude. Mau liat orang promosi, dapet bonus berlipat-lipat, akrab sama bos, akrab sama client, dll pokoknya jangan pernah iri sama rezeki orang.
Go to work - get the job done - evaluate - improve - go home
Rezeki sudah ada yang atur dan ga mungkin tertukar.
Saya pernah ngobrol dengan konglo, salah satu syarat CEO atau direksi yang dia pilih adalah: loyal pada keluarga dan pasangan.
Bukan ngurusin moral orang, lebih ke: memastikan energi dan fokus orang yang dipilih ndak bocor kemana-mana
Nasehat untuk sexually discipline ini bagus for both laki-laki dan perempuan.
Supaya hidup adem tanpa drama.
Karena setiap interaksi seksual itu bukan cuma soal fisik. Ada energi yang keluar, ada ikatan yang terbentuk, ada ruang mental yang kebagi.
Dan itu semua kalau ngga dikelola dengan sadar, fokus dan energy-nya akan bocor kemana-mana. Belum lagi potensi kena penyakit, keluarga berantakan dll.
Kalo orang begini mengelola bisnis, bisnisnya ikut berantakan 😅
Buat orang-orang yang hidupnya pengen efektif, minim distraksi, dan penuh arah, sexual discipline itu bukan tentang jadi alim, tapi strategi menjaga clarity dan ritme hidup.
Tubuh itu rumah. Energi itu aset. Dan orang yang punya kendali yang baik, akan sangat selektif pada siapa yang dia izinkan masuk.
Bukan karena sok suci, tapi karena tahu, nggak semua orang pantas mendapatkan energi, waktu dan personal space kita.
Ujung dari disiplin ini bukan kesempurnaan. Tapi ketenangan. Clarity.
Dengan clarity, seseorang bisa membangun hidup tanpa drama, tanpa keruwetan yang ndak perlu.
Dengan clarity, hidup lebih tenang, terarah, rejeki finansial meningkat, bisnis moncer.
"vacuumnya masih dicharge, nanti aku beresin depan ya"
dengan lantang kujawab :
"gausahhh, besok ajaa. ayok kita bobok"
galupa bilang makasih dengan nada manjahlitaa lucinta lunaaa
menikah enak gaes, tinggal pinter pinter milih pasangan aja.
pulang bukber dengan keadaan capek karena PMS,
dijemput suami terus sampe rumah liat cucian piring udah bersih (pdahal tadi pagi numpuk banget)
kelar mandi, masuk kamar liat kasur udah rapi sepreinya, tinggal mapan.
terus eka nyeletuk :
....
lingkaran makin mengecil ini true banget.
mungkin aku yang dulu akan bilang aku yang sekarang bucin banget.
tapi setelah menikah, sadar bahwa punya tempat nyaman untuk pulang dan ga harus berpura pura itu sebuah rejeki yang sangat luar biasa.
Memasuki umur 25–30 itu aneh.
Nggak muda banget.
Belum juga benar-benar mapan.
Teman ada yang sudah nikah.
Ada yang kariernya naik cepat.
Ada yang keliling dunia.
Dan kamu?
Di umur ini, realita mulai nggak bisa ditunda.
Orang tua makin menua.
Teman makin sibuk.
Lingkaran makin kecil.
Kadang capeknya bukan karena kerjaan.
Tapi karena tekanan yang nggak kelihatan.
Tapi justru di 25–30, kamu mulai sadar:
hidup bukan soal kelihatan pencapaian udah punya sesuatu, tapi soal bisa hidup stabil dan juga tenang.
Nggak apa-apa kalau belum di puncak.
Yang penting kamu sudah lebih bijak dari umur 20.
Dan itu jauh lebih dewasa.
Setuju gak sih?
Di kondisi ekonomi sekarang,
punya orang tua yang mandiri secara finansial
itu bukan hal biasa.
Itu BLESSING level tinggi.
Itu privilege.
Karena anak gak harus jadi penopang dua arah.
Gak harus jadi sandwich generation.
Bahkan, saat anak lagi goyah,
masih ada yang bisa bilang,
“tenang nak, kamu butuh dibantu apa?”
Dan itu jujur aja…
kemewahan yang gak semua orang punya.
bahasan cewek kalo ngumpul:
gue gak paham persis kerjaan day to day temen2 gue apa aja, tapi gue tau siapa bosnya yg rewel, coworker yg nyusahin, dan coworker yg punya affair
kenapa ya orang demen bener shaming pilihan hidup orang lain?
yang halal dishaming tuh 02 voters noh, karena secara fakta udah mempengaruhi kehidupan khalayak ramai.
@KAI121 halo min,
mau nanya dong, kan saya pesankan tiket untuk rekan kerja dari aplikasi KAI,
ini mau cancel karena ada perubahan agenda, tapi tidak bisa karena nama saya tidak tertera sebagai penumpang.
solusinya bagaimana ya?
@tanyarlfes orang tua kamu juga harus menyadari kalau anaknya sudah menikah.
kalau pun memang atas dasar khawatir, menurutku win win solutionnya adalah salah satu ikut nganterin juga. wkwkwk. masalah tiket bisa dirembuk mungkin bisa separuh separuh. kalau memang alasannya 'khawatir' loh ya.