Untuk semesta yang pernah memberi bahagia. Tidak luput dari salah dan dosa, aku bukan manusia suci yang berhak menghardik seseorang itu lebih buruk dariku. Maafkan aku jika segala tingkah dan perkataan yang kasar sering ku lontarkan kepada umat-Mu.
Mungkinkah aku bisa menjadi yang kau harapkan? Seperti kau berharap menjadi dewasa yang sempurna, Reswari? Aku ingin cinta ini dapat kau terima. Penolakanmu kala itu begitu anggun juga menyakitkan.
Tidak begitu senja saat semesta tidak berani mempertemukan kita. Biasa mencumbu rindu dalam dekapan bulan purnama: menjerit menikmati pekiknya malam. Tidak satupun kata mampu terbilang kala kau menatapku saat itu; terdiam mengagumi indah pikiranmu juga parasmu. Aku menginginkanmu