“gak semua orang mau dijadikan tempat buat bercerita”
totally agree, karena dengerin cerita orang itu bisa nguras energi banget.
makanya orang yang jadi good listener itu hebat karena mereka bisa ngedengerin tanpa rasa kepo dan menghakimi.
makanya jangan lupa apresiasi orang orang terdekat yg mau secara ikhlas dan suka rela jadi rumah untuk tempat bercerita kita
Loving someone with all your heart, imagining a future with them, and believing they would always be there, only to watch them slowly become distant. It's carrying memories that still mean everything to you while they seem to have moved on without looking back. The pain isn't just losing the person; it's losing the version of yourself that felt safe, loved, and complete with them. Sometimes the deepest wounds come from the people you trusted the most, because you never expected them to become the reason for your tears. And no matter how much time passes, a part of your heart still aches for what could have been.
Pada akhirnya hidup bukan lagi tentang “if they want to, they would.”
Tapi lebih kepada “if God has written something for you, it will find its way to you.” at the right time, in the right way.
Karena apa yang memang Tuhan takdirkan untukmu tidak akan pernah benar-benar melewatimu. dan yang bukan untukmu, sekuat apa pun kamu mencoba menggenggamnya, it will never truly stay.
Ada jg yg lawan dosennya yg sibuk, dll
Bisa lawan proses penelitiannya, yg narsum susah, dll
Jd imo susahnya ngerjain skripsi ga hanya dari internal diri aja, ada bnyk faktor eksternal yg gabisa kita kendalikan, jd jgn serta merta judge orang yg skripsian lama = orang malas😊
Seperti yang sudah sudah, nanti juga akan terlewati kok. Apapun yang terjadi, apapun yang terasa berat hari ini, pada akhirnya akan menjadi cerita yang bisa kamu kenang dengan senyum dikemudian hari.
terlalu ngeremehin rasa sakit orang lain, nyatanya di lapangan banyak banget kasus orang sampai desprade dan depresi klinis karena diselingkuhi atau patah hati. luka asmara itu nyata, bisa mengubah sifat, dan bikin trauma mendalam, jadi sama sekali bukan hal remeh.
Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
Anggota DPR yang punya ijazah
SMA — 63 orang
D3 — 3 orang
S1 — 115 orang
S2 — 119 orang
S3 — 29 orang
NO IJAZAH — 211 orang
kenapa yang nggak ada ijazahnya bisa duduk di DPR, ikut bikin undang undang lagi
cc data: BPS/KPU 2024