Selama 27 tahun, Jeon Gyeong-cheol merawat putranya, Je-won, yang mengidap autisme berat.
Saat divonis kanker hati stadium akhir, kekhawatiran terbesarnya bukan tentang dirinya, melainkan masa depan sang anak.
Ia pun mengetuk hampir 1.000 pintu demi menemukan tempat aman bagi Je-won.
Setelah memastikan putranya mendapat perawatan, Jeon meninggal dunia pada 5 September 2026.
Sebuah kisah tentang cinta seorang ayah yang terus berjuang hingga akhir.
RIP
MOMEN TERAKHIR SEORANG AYAH, SEBELUM ANAKNYA MENJADI KORBAN PENEMBAKAN
Video ini kini terasa begitu pilu. Sebelumnya, sang ayah terlihat begitu bahagia dan terharu mendengar kabar anaknya berhasil lulus dan menjadi PNS.
Namun tak disangka, momen tersebut justru menjadi salah satu kenangan terakhir bersama sang anak. Anak yang dibanggakannya kini telah menjadi salah satu korban penembakan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (9/9/2026).
Tiga korban dari rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang sedang menjalankan tugas distribusi Bapang telah dibawa ke rumah duka pada malam hari.
Dari delapan orang dalam rombongan, lima lainnya dilaporkan selamat dan berhasil mengamankan diri ke Puskesmas Muliama.
Dari tawa dan air mata bahagia seorang ayah, kini berubah menjadi air mata duka yang begitu dalam. 💔
Turut berduka cita atas kepergian para korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
#infojayapura #papua #newsupdate #jayapura #news
Sumber: infojayapura_sentani
🚨⚪️⚫️ Randal Kolo Muani to Juventus, here we go! Deal in place for total package over €45m to Paris Saint-Germain.
Kolo only wanted Juventus move despite severals approaches. Loan deal with an obligation to buy, medical later this week.
Deal done. 🔐🇫🇷
MENGAPA VIDEO INI MENGGETARKAN JAGAT MAYA?
Karena ada kalimat mahal yang bisa menjadi pelajaran moral dari kehidupan pahit wanita tangguh itu.
"Buat apa bersedih, karena itu tidak akan merubah apapun!" katanya.
#Ngi
Ismael Saibari merayakan kemenangan bersama Ibunya setelah memastikan penalty kemenangan Maroko 3-2 atas Belanda
Ibumu...Ibumu...Ibumu...
Sepakbola selalu punya cerita...
Ronaldo'nun geçmişini bilmeyen ergenler sırf boyu uzun ve forvet oynadığı için onu dümdüz koşan, sadece şut atan biri sanıyorlar. Bu adam gençliğinde rakipleri mal ediyordu amk