๐จ BREAKING:
โSpain accepted the first Palestinian Ambassador following its recognition of the State of Palestine.
โ"An honorable country, SPAIN, deserves respect."
Media Askar, Dosen UGM: "DATANGLAH HARI KETIKA..."
Kami, saya pribadi, itu tidak pernah menyangsikan niat program MBG ini.
Hingga akhirnya datanglah hari di mana program itu diluncurkan.
Datanglah hari ketika pimpinan BGN itu dipilih dari ahli serangga.
Datanglah hari ketika pimpinan BGN itu dari polisi dan TNI
Sampai kemudian datanglah hari ketika penunjukan SPPG itu tidak melewati skema pengadaan barang dan jasa yang benar.
Datanglah hari ketika kita kemudian tau SPPG itu dimiliki oleh unsur, entitas yang terafiliasi dengan penguasa.
Datanglah hari kemudian kita tau ada ribuan dapur dimiliki oleh polisi, kemudian TNI, ormas keagamaan, termasuk juga mereka yang terafiliasi dengan partai politik.
Sampai kemudian datanglah hari ketika Pak Prabowo berpidato bahwa polisi dan TNI dilibatkan dalam pemberian Makan Bergizi Gratis.
What's going on here?
Saya menghabiskan belasan tahun meneliti tentang perlindungan sosial di banyak negara.
Saya menyelesaikan S2 dan S3 saya di Inggris.
Tidak ada satu pun negara di seluruh dunia, yang program makan bergizi gratisnya dilakukan oleh aparat keamanan.
Ibu Annette Mau dari Aliansi Ibu Indonesia ke Komisi IX DPR ๐ฅ๐ฅ๐ฅ
***
Betapa hinanya anak-anak kita di mata negara, diberi makan sampai keracunan.
Dan apa tindakan negara? Adakah kompensasi? Adakah permintaan maaf? Adakah ganti rugi secara sosial?
Bapak Ibu yang tidak punya BPJS, ke rumah sakit merawat anaknya, berhari-hari, tanpa kompensasi.
Dan kita berkata kita sedang membela orang miskin?
HOW DARE YOU!!!!
Bagaimana mungkin? Mereka bahkan tidak bisa bayar iuran BPJS.
Anaknya keracunan, diracuni oleh negara, dan tidak ada kompensasi apa pun.
Yang kelimpungan Pemda, bukan pemerintah pusat.
Jadi sebenernya kita harus bertanya, Bapak Ibu Dewan yang terhormat,
BAGAIMANA SIH CARA KITA MENJALANKAN NEGARA INI
Menganggap jas almamater sebagai daster adalah tanda KOPONGNYA isi kepala.
Gagasan tidak dijawab dengan gagasan, kritik tidak dijawab dengan solusi atau opsi. Ad-Hominem, kekosongan kepala menjadi candu menyerang personal dan atribut pribadi.
Btw, gaji Tenaga Ahli Utama KSP itu besar lho, Rp 36.500.000/bulan. Bayangin, kalian semua bayar pajak untuk menggaji manusia macam ini. Luar biasa ๐๐ฅ
Bilang Indonesia suram, disuruh cari negara lain. Bilang beras mahal, disuruh tanam padi sendiri.
Titik terendah WNI: Punya Presiden yg kemampuan problem solvingnya buruk.
Benarยฒ saling tersandera, dari sini Kita bisa paham cara mainnya, tinggal kuasa Tuhan Yang Maha Esa membongkar keburukan mereka tanpa celah.
Yok ah simak sambil ngopi pagi..
@tempodotco gada obat emang..
MANFAAT IJAZAH PALSU
Bisa:
1. Jadi Wali Kota
2. Jadi Gubernur
3. Jadi Presiden
4. Rusak Ekonomi
5. Rusak Konstitusi
6. Rusak Demokrasi
7. Rusak Hukum
8. Rusak Negara
9. Penjarakn Orang
10. Numpuk Utang
11. Korupsi
12. Punya Ternak
13. Punya Geng
14. Bikin Negara Gaduh
15. Ngibul
Mahasiswa Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat membentangkan spanduk kritik dan tuntutan saat aksi Mosi Tidak Percaya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (17/7/2026). Mahasiswa mengancam akan membawa gelombang perlawanan terhadap rezim Prabowo-Gibran ke seluruh wilayah Indonesia.
https://t.co/iLFrbslBPv
MAU KURSI MENTERI APA, TUAN?
Anda ikut menghancurkan masa depan negara dan demokrasi saat jadi budak PRIA PESUGIHAN itu. Dulu, waktu di lingkaran penguasa, Anda luar biasa arogan dan keji terhadap orang yang tidak sependapat dengan mu dan anda "bagian" merusak tatanan hukum.
Sekarang, setelah tidak dilingkaran kekuasaan, Anda dengan tidak tahu malunya kembali bersorak-sorai sok di barisan oposisi.
Gak usah sok suci, Tuan. Jujur-jujuran saja, kursi menteri mana sebenarnya yang lagi ingin Anda tembak lewat kegalakan Anda saat ini?
Masih ingat wajah di foto ini, masih ingat bagaimana anda cepu-in dia, masih ingat gelak tawa mu dulu. Mari flasback ke tahun 2017.
Sebelum galak, coba rendahkan hatimu dan minta maaf kepada beliau yang dulu kau cepu-in.