orang-orang yang masih meromantisasi kesedihannya tuh bukan berarti mereka ga mau sembuh, mereka cuma gamau paksain diri buat cepet-cepet move on padahal lukanya masih fresh as hell.
energi mereka udah habis buat proses semua yang lagi happening di hidup mereka, so why would they rush and waste more energy just to force a quick recovery?
mereka pasti mau sembuh kok, cuma kali ini mereka pilih take it slow, ga maksain diri, dan lebih milih enjoy the process nya.
I fell in love with you so easily. Attracted to you in ways I can't explain. I only want your attention. I care about you more than you think. I think about you more than you realise. I appreciate you more than you will ever know. No words are amazing enough to describe how fantastic you make me feel. You're the first and last thing on my mind each and every day. I just love you too much.
Kalimatnya cakep nih:
"Nggak semua konflik itu masalahnya di komunikasi. Kadang masalahnya ada di kapasitas intelektual dan emosional. Mau sebanyak dan sejelas apa pun kita menjelaskan, kalau kemampuan berpikir dan kematangan emosionalnya nggak setara, dia tetap nggak akan mengerti dan memahami substansi masalahnya."
banyak orang bertahan cuma karena “masih sayang” padahal sayang aja ga cukup buat hubungan yang sehat. we all deserve to be respected, appreciated, protected, heard, and chosen consistently. cinta yang tepat ga bikin kamu kehilangan diri sendiri atau harus terus buktikan kalau kamu layak dicintai.
instead, it gives you peace, confidence, and space to grow.
cinta bukan cuma bilang “aku sayang kamu”. tapi soal gimana kamu diperlakukan setiap hari: dihormati, didengar, diprioritaskan, didukung, dan selalu diperjuangin. hal yang dulu dianggap “kebanyakan maunya”,
ternyata emang ada sama orang yang tepat.
cuz at the end of the day, being loved is beautiful, tapi being valued and consistently cared for baru bikin hubungan worth it. love shouldn’t make you lose yourself. it should make you feel more like yourself.
The worst part is the wildlife. They don’t have a voice to protest, no choice in any of this, and no way to understand why their world is being turned to ashes. We can complain and wear masks, but they are just helpless in their own home.
kalau manusia bisa mengerti bahasa orang utan, mungkin manusia enggan membakar hutan. sebab hangusnya pepohonan bisa membuat orang utan murka hingga mengisi dunia dengan jeritan
ga semua orang bisa paham, seremuk apa badanmu, serumit apa isi kepalamu, secape apa matamu, yang mereka nilai hanya kamu berhasil atau gagal. gada yang benar-benar peduli bagaimana prosesmu berjalan.
titik terendah itu bukan pas kamu sendirian, tapi pas kamu kehilangan spark dalam diri sendiri, kamu tetap jalan, tapi empty af, tetap napas, tapi rasanya ga bener-bener hidup, tetap senyum seolah everything is fine, hal-hal yang dulu bikin kamu semangat tiba-tiba ga lagi terasa berarti, hal kecil yang biasanya bikin bahagia sekarang cuma terasa biasa aja
bahkan pas lagi ketawa, ada rasa asing di dalam. seolah kamu cuma lagi nonton versi dirimu yang udah berubah. and that’s the loneliest part, bukan karena kamu sendirian, tapi karena kamu ngerasa kehilangan dirimu sendiri.
akhir-akhir ini gue kaya mix feeling banget, sometimes im genuinely excited about life, sometimes i just wanna disappear for a bit, terus lucunya gue sendiri ga tau sebenernya gue lagi ngerasa apa, kaya semuanya fine, but somethin’ feels weird?
when the “i don’t need anyone anyway” act wears off & all i want is for someone to hold me in their arms and tell me their biggest fear is losing me
ternyata ada orang yang bertahan hidup cuma karena dia tau bunuh diri itu dosa.
please be kind, be nice, be positive, be genuine in this cruel world. jangan jadi alasan seseorang mau berhenti untuk bernafas.
kehilangan spark tuh ga enak banget sumpah. masih jadi diri kita tapi udah ga sehidup dulu. losing ur spark slowly is scarier than being sad all at once.
jujur.....gue suka banget tidur....soalnya kalo tidur gue ga overthink......kepala gue ga berisik......gue ga melihat/membaca hal2 yg triggering.....jadi ya gue menghilang aja gitu.....tapi ga meninggal......i'm not existing for a while......menikmati hari.....istirahatin pikiran