#intinyadeh ratusan siswa SMKN 6 Semarang keracunan menu MBG.
Ambulans dtg anter2in korban. Dari speaker sekolah diumumin “mohon tidak didokumentasikan”
Jumlah korban awalnya 690, bertambah jd 707 siswa.
Sejumlah siswa mendapati ayam masih mentah, ada ulat di olahan sayur.
Persidangan gugatan @pekerjakampus adalah titik sejarah. Kapan lagi kita bisa menyaksikan kampus-kampus, seperti UI, UGM, UNAIR, UNHAS dan lainnya terpaksa membuka data-data pegawai mereka yang paling rendah, yang mungkin tidak pernah bisa diungkap. Yang tabu dan tidak terwakilkan.
Berkali-kali perwakilan kampus tersebut berusaha mengelak untuk tidak menyebut angka, besaran gaji, berlindung di variabel gaji yang terlihat besar namun realitanya tidak demikian.
Contoh: UI mengaku menggaji pegawai terendahnya 3 kali UMK Depok, ketika didesak hakim MK, besaran gaji yang tidak flukluatif, fix cost, yang tetap, ternyata di bawah UMK.
Di ruangan MK, DPR, Presiden, dan penggugat diperlakukan sejajar. Meskipun posisi seperti ini, mungkin, pertama dalam sejarah perjuangan kesejahteraan pendidik kita, namun betapa sempitnya ruang publik bagi aspirasi kita, sehingga hanya bisa disampaikan pada gedung yang kecil ini.
Kenapa guru harus mendukung gugatan ini? Sebab, jika dikabulkan, maka pasal-pasal kesejahteraan guru (pasal 15) harus direkonstruksi sebagaimana pasal-pasal kesejahteraan dosen (pasal 52), keduanya ada di UU yang sama (14/2005).
Lah apaan, giliran ngerokok di tempat umum minta dimaklumi, tapi ketika kita ga suka baunya, khawatir dengan kesehatan, malah dibangsat2in. Jangan jahat jadi orang!
Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah 🇮🇩 tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal.
Yg saya dengar, berbagai upaya gigih Iran utk mengundang Pemerintah 🇮🇩 tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri - tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita.) Akhirnya, yg hadir hanya Dubes RI di Teheran - yg dianggap oleh Teheran sbg sikap menyepelekan undangan ini, bahkan dianggap sbg tamparan. Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhtan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar dibawah) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. 🇮🇩 sbg negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yg ABSEN mengirim delegasi. Bahkan Malaysia nampak lebih bebas aktif dari Indonesia.
Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai LUNTUR krn 🇮🇩 takut/sungkan thdp Amerika ? Has “FEAR” become a factor in Indonesian foreign policy ? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan MANAJEMEN sistem politik luar negeri yang penuh masalah - sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yg berani mengambil keputusan. Paling tidak 🇮🇩 bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta - tapi beliau justru keliling Asia Tengah utk kunjungan yg sifatnya rutin.
Kita seakan melupakan bhw Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dgn hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi 🇮🇩 dlm acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yg sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bhw adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yg melanggar hukum dan norma internasional.
Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dlm situasi yg sensitif, kita bersembunyi.
Please remember : bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan
Boleh dikutip.
@AdamPrabata Orang-orang ini makin lama kenapa sih? Jujur heran, segitunya ga punya empati? Ini bayi di Nicu lho yaa, kalau itu bayi dia trus dikontenin oramg dg caption kaya gitu, apa ya mau maafin?
pendapat 3 guru besar Universitas Muhamadiyah Palembang soal prabowo waktu kumpul kemaren :
- waktu di pidato 1,5 jam kami tidak ada ngantuk sedetikpun
- ilmunya prabowo luas, sosial, politik, ekonomi, pertanian semua dikuasai
- "Perfect banget" bahasa, sejarah, politik, pertanian komplit
- "Merakyat sekali" , kepedulian tinggi, ajarkan tanggung jawab sebagai anak Indonesia
- Kampus siap jadi pendamping akan aplikasikan poin-poin dari pidato Prabowo di kampus
- layak jadi figur panutan buat mahasiswa sih
@catatanruh@afrkml Bener-bener sudah gila mereka ini. Semoga dia merasakan kehilangan 4 keluarganya supaya tahu, bahwa 4 orang meninggal itu bukan hanya angka, bahkan satu orang meninggal saja seharusnya tidak boleh terjadi 😡
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
@ardisatriawan Keberatan pakai banget. Tapi sayang, di sini orang keberatan apa bakal didengar? Pakai alasan demi edukasi, toh ga tau siapa orangnya, gitu aja dah banyak yang bela, miris.
Take pendidikan hari ini:
Mungkin kita terlalu cepat menyimpulkan bahwa siswa kita ini “kurang critical thinking”.
Padahal, banyak siswa sangat kritis di luar pelajaran.
- Bisa membandingkan harga skincare.
- Menganalisis strategi game.
- Membaca pola algoritma TikTok.
- Menilai mana konten yang settingan.
- Membaca ekspresi teman.
- Mencari celah diskon.
- Memahami konflik sosial yang rumit di kelas.
Tapi begitu masuk di pelajaran, mereka sering terlihat pasif.
Sering kali karena mereka tidak punya cukup pengetahuan, kosakata, dan konteks untuk berpikir kritis di topik itu.
Critical thinking bukan tombol yang bisa langsung dinyalakan di semua bidang.
Anak bisa kritis di hal yang dunianya ia pahami, tapi tampak “kurang mampu berpikir kritis” di topik yang bahasanya terdengar asing, konteksnya jauh dari keseharian mereka, dan pengetahuan dasarnya masih bolong-bolong.
PR kita adalah memperkaya dunia pengetahuan anak agar pikirannya punya bahan untuk bekerja.
Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. ⚠️
Woy, biadab @Kemdikdasmen!
Kenapa hal-hal kotor kayak gini pelaksanaannya atas perintah dinas di bawah naungan kalian?? Kalau cita-cita mencerdaskan anak bangsa gak bisa kalian wujudin at least jangan ngerusak masa kecil mereka dengan cara-cara bodoh kayak gini, bangsat!🫵🏻
@Abe_Mukti Pak, apakah betul ada anak-anak SD yang diminta demo mendukung MBG? Tolong jangan segitunya Pak 😭😭 Sebagai warga Muhammadiyah, saya pernah punya harapan agar kementrian yang Bapak pimpin lebih baik 😭😭