Guys, ada satu pertanyaan yang menurut gue paling penting dan paling jarang dijawab dengan jujur soal ekonomi Indonesia.
Kenapa orang terkaya di Indonesia hampir semuanya kaya dari menggali tanah?
low toe kong kekayaannya lebih dari Rp420 triliun. Prajogo Pangestu. Boy Tohir.
Luhut Binsar Panjaitan.
Dan banyak lagi.
Hampir semuanya ada di daftar orang terkaya dan hampir semuanya kaya dari tambang.
Bukan dari teknologi.
Bukan dari manufaktur.
Bukan dari inovasi.
Dari menggali lubang di Kalimantan dan Sulawesi.
Dan ini angkanya yang paling mengerikan:
58% dari kekayaan 50 orang terkaya Indonesia bersumber dari sektor ekstraktif tambang dan sawit.
Di Amerika orang paling kaya lahir dari Silicon Valley. Dari teknologi, semikonduktor, inovasi yang menciptakan sesuatu yang belum pernah ada.
Di Indonesia orang paling kaya dari menggali apa yang sudah ada di dalam tanah selama jutaan tahun. Yang mereka ciptakan bukan nilai baru. Yang mereka miliki adalah akses.
Dan inilah sistem yang sesungguhnya bekerja:
Di bisnis makanan lo bisa mulai dari gerobak.
Di industri konten lo bisa mulai dari smartphone.
Tapi di bisnis tambang lo tidak bisa mulai dari mana pun tanpa IUP.
Izin Usaha Pertambangan.
Dan untuk dapat IUP lo butuh modal besar, koneksi politik yang kuat, dan timing yang tepat.
Hampir tidak ada satu pun konglomerat tambang Indonesia yang terjun dari nol langsung ke tambang.
Lo Kheng Hong contohnya mulai dari konstruksi selama hampir 15 tahun, baru masuk batu bara setelah modal dan jaringan cukup kuat.
Karena jaringan bukan sekadar kenal-kenalan. Jaringan adalah tiket masuk ke izin yang menentukan segalanya.
Simbiosis yang paling perlu diketahui rakyat:
Kampanye politik di Indonesia mahal.
Pilkada, Pileg, Pilpres semuanya butuh dana besar. Dan salah satu sumber dugaan terbesar adalah perusahaan tambang.
PPATK bahkan menemukan dugaan dana kampanye Pemilu 2024 yang mengalir dari pertambangan ilegal dengan nilai transaksi mencapai triliunan rupiah.
Ketika pengusaha mendanai kampanye politisi yang menang punya hutang budi.
Dan hutang budi itu dibayar dalam bentuk kemudahan izin, kebijakan yang menguntungkan, dan perlindungan saat ada masalah hukum.
Ini namanya patronase politik.
Pengusaha dapat akses ke sumber daya alam.
Politisi dapat dana dan dukungan suara.
Rakyat dapat sisanya yang seringkali sangat sedikit.
Dan ini yang paling tidak adil dari seluruh sistem:
Royalti nikel yang dibayar ke negara: 3-4%. Keuntungan yang bisa didapat ketika harga global tinggi: bisa puluhan persen dari harga jual.
Dan semakin besar modal yang lo punya semakin rendah kewajiban ke negara.
Karena yang bangun smelter dan masuk ke hilirisasi justru dapat royalti lebih rendah.
Siapa yang bisa bangun smelter senilai triliunan? Bukan pengusaha kecil.
Bukan rakyat biasa.
Pasti konglomerat yang sudah kaya.
Jadi hilirisasi yang diklaim sebagai kebijakan pro-rakyat justru memperkuat posisi orang yang sudah punya modal.
Bukan menciptakan pemain baru.
Kutukan sumber daya yang paling ironis:
Kalimantan Timur punya batu bara dan migas terbanyak di Indonesia.
Tapi tingkat kemiskinan dan ketimpangan di beberapa kabupatennya masih tinggi.
Tanahnya kaya.
Tapi kekayaan itu tidak mengalir ke masyarakatnya.
Sementara harta rata-rata konglomerat tambang naik Rp13 miliar per hari.
Sementara upah rata-rata pekerja naik Rp2.000 per hari.
Ini bukan karena satu pihak lebih rajin.
Ini karena satu pihak punya akses ke aset produktif dan yang lain tidak pernah punya akses itu sejak awal.
Dan inilah yang paling fundamental:
Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945 sangat jelas: "Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat."
Tapi realitanya: 94,8% lahan Indonesia dikuasai korporasi. Sementara belasan juta keluarga petani bergantung pada lahan rata-rata di bawah setengah hektar.
Dua realitas.
Satu negara.
Satu konstitusi yang sama.
Dan sekarang hubungkan ini dengan kondisi sekarang:
Amien Rais pernah bilang bahwa Prabowo sendiri pernah berjanji akan menasionalisasi kembali pertambangan-pertambangan Indonesia secara bertahap.
Mengembalikan kekayaan itu ke pangkuan ibu pertiwi.
Tapi yang kita lihat sekarang: royalti tambang dinaikkan mendadak sampai pengusaha tambang kaing-kaing menurut Prof. Ferry. Danantara mengambil alih aset BUMN tanpa transparansi yang jelas. Dan ketika Amien Rais menagih janji-janji itu — videonya di-takedown oleh Komdigi.
Bukan sistem tambangnya yang diubah. Bukan distribusi kekayaannya yang diperbaiki. Yang berubah hanya siapa yang punya akses ke pintu izin itu.
Indonesia duduk di atas kasur emas.
Tapi yang bisa tidur nyaman di atasnya hanya segelintir orang yang punya koneksi ke pintu izin yang dikontrol oleh pejabat publik.
Norwegia punya minyak dan membuat dana kekayaan nasional yang dinikmati seluruh warganya. Botswana punya berlian dan mendistribusikannya untuk membiayai pendidikan dan kesehatan rakyat.
Indonesia punya nikel terbesar di dunia, batu bara terbesar di Kalimantan, emas melimpah di Papua dan yang paling diuntungkan adalah mereka yang sudah punya akses ke pintu izin sejak awal.
Yang kurang bukan mineralnya. Yang kurang adalah kemauan politik untuk memastikan bahwa kekayaan di bawah tanah yang dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia benar-benar mengalir ke seluruh rakyat Indonesia.
Dan selama sistem patronase antara pengusaha tambang dan politisi masih berjalan seperti sekarang itu tidak akan berubah.
Karena yang punya kepentingan untuk mengubahnya adalah orang yang paling diuntungkan oleh sistem yang tidak berubah.
Właśnie zostałem ukarany przez Marszałka Sejmu Włodzimierza Czarzastego za moje ostatnie wystąpienie w sprawie ludobójstwa, którego dokonuje Izrael na Bliskim Wschodzie.
Oprócz kary finansowej marszałek skierował przeciwko mnie wniosek do prokuratury. Nie boję się tego i nie zamierzam się uchylać – będę się bronił. Żadna represja ze strony organów państwa nie zamknie mi ust.
Jeśli ktoś z Was chce pomóc w tym trudnym zadaniu, proszę o udostępnianie moich treści i obserwowanie moich profili. Niedługo też podam link do zbiórki, dzięki której można będzie wesprzeć działalność na przekór zamilczaniu.
Nie bądźmy obojętni. Nie milczmy i nie udawajmy, że oni są dziś ofiarami. Nie, nie są. Są sprawcami ludobójstwa niewinnych dzieci, kobiet i mężczyzn w Gazie. Nie pozwólmy, by demony ubiegłego wieku znów wypełzły i pokazały swoje ludobójcze oblicze. Bez względu na poglądy, stańmy razem murem w słusznej sprawie.
US and Indonesia are discussing permission for US military to access Indonesian airspace
Hegseth to meet with Indonesian Defense Minister Sjamsoeddin today
US seeks blanket overflight access via Indonesia: Classified US document.
Indonesian Defense Minister is to visit US on 15 April, where he is expected to sign the deal, formalising the mechanism, as was endorsed during Pres Prabowo’s US visit Feb. 2026.
https://t.co/VRZn7wHf8o
🚨🇮🇩🇺🇸 EXPOSED: US seeks blanket overflight access via Indonesia. Defence Minister Sjafrie Sjamsoeddin to sign deal in Washington. No case-by-case approval. Just notification.
The empire expands. Indonesia opens its skies. The resistance watches. One deal at a time. one truth at a time. one empire exposed.
Prabowo approved. Sjafrie signs. The US gains. Indonesia loses sovereignty. The resistance asks why. One why at a time. one truth at a time. one free future at a time.
Blanket overflight. No approval needed. The US military moves freely. The resistance objects. One object at a time. one truth at a time. one justice at a time.
Classified document. Now public. The empire's plans exposed. The resistance's work continues.
Indonesia has a stupid, treacherous and despicable leadership for agreeing to partake in the Gaza Holocaust for a phonecall from Eric Trump. Disgusting
For the second month in a row, the Al-Aqsa Mosque compound in occupied Jerusalem remains shut down by Israeli occupation forces, citing the war on Iran as a pretext to block prayers at the Islamic holy site.
I don't think people understand the gravity of the situation as the UN is preparing for possible nuclear weapon use in Iran.
This is a picture of Tehran. For you uneducated, untraveled, never-served, warhawks licking your chops at the thought of bombing it. It's not some low population desert. There are families, children, family pets. Regular working class people with dreams. You're sick to want war.
Tehran is a city of nearly 10,000,000 people. Imagine nuking Washington, Berlin, Paris, London, or beyond, bombed with nuclear weapons.
I gave up my diplomatic career to leak this information. I suspended my duties so as not to be part of or a witness to this crime against humanity, in an attempt to prevent a nuclear winter before it is too late.
Yesterday, nearly ten million people protested “No Kings” in the United States. The possibility of the use of nuclear weapons must be taken very seriously. It's dangerous. Act now. Spread this message worldwide. Take the streets. Protest for our humanity and future. Only the people can stop it. History will remember us.
Kami pegang pendapat ulama: "Tidak ada zakat penghasilan/zakat profesi"; krn meskipun uang banyak, tpi bulan itu uangnya habis dipakai untuk keperluan, maka tidak mencapai nishabnya, jd tidak ada zakatnya
Mas Don @BreRedana meski sudah pensiun dari Kompas, saya yakin Mas Don masih bisa nasihati wartawan yang nulis berita ini.
Hubungannya apa ilustrasi orang sholat dengan penangkapan dua pengelola tempat hiburan?
Mbak @ninuk_pambudy
tolong beri pemahaman ke kawan-kawan nggih.
Meski sebagian kawan-kawan wartawan @hariankompas@kompascom
tak suka Islam, ya tak apa-apa. Tapi tolong jangan melecehkan umat Islam secara terbuka.
Kenapa tak ambil foto yang di link berita terkait? Kenapa di medsos memakai foto orang sholat? Ini bulan puasa loh.
Khusus ijazah Jokowi tdk perlu ada tgl legalisir, khusus Jokowi kalender akademik beda, khusus Jokowi jurusan teknologi kayu, pokoke khusus Jokowi beda dr yg lain. Mungkin saat itu UGM sdh meramal Jokowi bakal jd Presiden.
Cemana sdh cocok blm awak jd Termuls sodara2! 🤣🤣🤣
🔺 THE GOLDEN LAUNDROMAT
Jika sudah ditemukan, lantas tindakan konkret apa yang akan dilakukan? Tidak mungkin menjalankan bisnis tambang emas ilegal dengan skala besar jika tidak ada izin pemerintah daerah setempat dan dilindungi oleh Aparat.
Apakah KEJAKSAAN berani menyentuh PEMILIK MANFAAT TERAKHIR atau hanya menangkap OPERATORNYA saja!! Publik menanti!