Woyy @RajaJuliAntoni , Mundur lo!!
Menteri kehutanan gagal menjaga dan melindungi hutan, serta gagal menangani kebakaran lahan dan hutan.
Lihat nasib rakyatmu Pak @prabowo 😭
Gue ketemu ibu ini di dekat Indomaret sekitar Pamulang. Sempat kehilangan jejak karena beliau terus berjalan sambil mulung plastik, sementara gue masih di mobil sambil gendong bayi. Setelah suami gue sampai di parkiran Indomaret, gue langsung nyusul beliau. Alhamdulillah, akhirnya ketemu dan sempat ngajak beliau balik ke Indomaret.
Beliau mulung sambil gendong bayinya yang masih berusia 9 bulan. 😭
Ternyata beliau berasal dari Pekanbaru. Diajak merantau ke Jakarta sama suaminya, tapi akhirnya ditinggalin setelah suaminya menikah lagi dengan perempuan lain.
Gue sempat minta nomor HP beliau, tapi ternyata HP-nya dibawa kabur sama suaminya untuk dijual. Sekarang beliau nggak punya koneksi siapa-siapa dan hidup sendirian di kota orang. Beliau kelaparan, begitu juga anaknya. 😭😭
Kondisi bayinya sangat memprihatinkan. Badannya kurus, tatapannya kosong, dan tubuhnya terlihat biru-biru. 😭
Buat siapa pun yang kenal sama ibu ini, tolong bantu beliau, ya. Kalau kalian kebetulan ketemu beliau di jalan, semoga bisa menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu ibu dan bayinya.
Semoga mereka segera mendapatkan pertolongan. 🙏🏻💔
@susipudjiastuti Mereka mengira mereka akan hidup selama-lamanya, seolah-olah tidak ada rasa takut akan hari dimana mereka akan dihadapkan dengan pengadilan yang seadil-adilnya.
Semoga Allah segerakan azabnya bagi mereka-mereka yang dzolim 🤲🏼
Oiwobo mintak tim ombudsman yg sidak lapas dipecat.
Oiwobo kali kga tahu ada Pasal 44 di Undang-Undang No. 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI yg mengatakan :
"Setiap orang yang menghalangi Ombudsman dalam melakukan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah)."
Istri almarhum: “Pak, suami saya meninggal minggu lalu. Saya mau tanya gaji terakhirnya.”
HR: “Sudah kami transfer prorata sampai tanggal meninggal ya, Bu.”
Istri almarhum: “Terus hak lainnya, Pak?”
HR: “Hak apa ya, Bu? Kan hubungan kerjanya sudah berakhir.”
Istri almarhum: “Iya, Pak. Yang berakhir hubungan kerjanya. Bukan kewajibannya.”
Ini yang keluarga hampir nggak pernah tahu, dan HR jarang nawarin sendiri.
Kalau pekerja meninggal, ada tiga sumber hak yang berbeda.
Pertama, dari BPJS Ketenagakerjaan program JKM: santunan kematian Rp42 juta, dibayar ke ahli waris, walaupun meninggalnya bukan karena kerja. Plus beasiswa untuk maksimal 2 anak, dari TK sampai kuliah, totalnya bisa sampai Rp174 juta. Ini PP 82/2019.
Kedua, dari perusahaan langsung. PP 35/2021 Pasal 57: kalau pekerja meninggal, ahli waris berhak atas uang pesangon 2 kali ketentuan, uang penghargaan masa kerja 1 kali, dan uang penggantian hak. Buat masa kerja 5 tahun, hitungannya bisa belasan kali gaji.
Ketiga, saldo JHT dan JP di BPJS Ketenagakerjaan, yang cair ke ahli waris.
Yang harus disiapkan ahli waris: akta kematian, KK, KTP, surat keterangan ahli waris dari kelurahan, dan buku rekening.
Buat JKM, datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan atau lewat aplikasi JMO.
Buat pesangon, minta secara tertulis ke HR dengan menyebut PP 35/2021 Pasal 57.
Jangan tanda tangan surat “pernyataan tidak ada tuntutan” apa pun sebelum semua angkanya jelas.
Gue tahu ini bukan hal yang mau dipikirin di minggu pertama. Makanya ini buat disimpan, bukan buat dibaca sekarang.
Kalau ada teman atau saudara yang baru kehilangan pasangan yang masih bekerja, kirimin ini pelan-pelan. Bulan kedua biasanya lebih siap dengar daripada minggu pertama.
Menurut kalian, banyak nggak keluarga pekerja yang sebenarnya belum tahu hak-hak seperti ini ketika pencari nafkah meninggal?
Seorang siswa SMA, Asdar (17), viral setelah menggendong adiknya yang masih kelas 1 SD dan menggandeng sepupunya menyeberangi sungai banjir di Nias Selatan.
Mereka sempat menunggu dua jam hingga air surut, sebelum menyeberangi sungai sepanjang lebih dari 50 meter dengan ketinggian air hingga 1 meter.
Setiap hari, Asdar berjalan kaki 6,5 kilometer menuju sekolah. Setelah videonya viral, Babinsa TNI turun mengecek akses yang dilalui Asdar dan warga.
Penulis: Rahmat Utomo, Ihsanuddin
Kreatif: Putri Aulia
Produser: Elizabeth Ayudya
#NiasSelatan #Pendidikan #Read
Pekerja nekat jalan kaki Surabaya-Jogja karena upah tak dibayar mandor. Demi pulang kampung, ia tempuh jarak jauh sendirian meski lelah. Sempat lapor polisi namun merasa kurang didampingi. Kisah pilunya viral dan sukses undang simpati luas warganet.
Yawlooh😢
tt. m.n hanafii
tanggapan dari anak pak purbaya terkait pencopotan sebagai menkeu
enakan jadi trader katanya jadi menteri gaji kecil kerja nonstop bawahannya korup
😭😭😭😭😭😭😭😭
Tiga ancaman yang berbahaya: Rupa-rupa, paru-paru, pura-pura
.
Negerinya sedang menghadapi rupa-rupa bencana. Rakyatnya berpotensi punya paru-paru yang tidak baik-baik saja. Pemerintahnya malah pura-pura baik-baik saja
@Dandhy_Laksono Mungkin saat ini orang orang yg Dzolim,suka menindas,bongkar pasang pasal unt kepentingannya seenak jidat,merasa berkuasa,
merasa dikdaya,
merasa paling kuat di negri ini,
Ok,
Silahkan kalian tersenyum,
Berpesta di dunia yg sementara ini,
Tunggu pengadilan Akhirat nanti😇
Febiola Br Purba, 16 tahun, adalah siswi berprestasi dan wakil ketua OSIS di SMK Swasta Bersama Berastagi, Karo, Sumatera Utara.
Sejak 13 Agustus 2026, Febiola sudah dirawat di lima rumah sakit krn keracunan MBG. Awalnya dia dirawat di RS Kabanjahe, RS Efarina, RS Haji Medan, RSUP Adam Malik, lalu RS Amanda, Karo.
Menurut dokter, perawatan Febiola tidak sebentar. Dia harus menjalani perawatan selama setahun penuh, seminggu sekali harus dievaluasi.
Ayah Febiola, Icuk, mengatakan kondisi putrinya saat ini seperti anak usia 3 tahun. Febiola tdk mengenali teman sekelas, guru, bahkan adik kandungnya sendiri.
Untuk memenuhi kebutuhan pengobatan, Icuk dan keluarga harus membeli susu khusus dua kali seminggu dgn harga Rp180.000 per sekali beli.
Selain itu, makanan dan vitaminnya juga harus dijaga sesuai anjuran dokter. Keluarga Febiola harus menjebol tabungan Rp3,5 juta untuk biaya pengobatan Febiola. Jumlah yang tak kecil bagi Icuk dan keluarga.
Febiola Br Purba adalah gambaran nyata betapa rakyat sangat menderita akibat kebijakan ngawur dan kegagalan sistemik. Febiola tdk boleh dianggap cuma angka atau bagian dari statistik semata.
Sebab ada masa depan seorang anak muda yang kabur, ada beban emosional keluarga, ada impian yg tiba2 terhenti.
Negara apa ini? Kok tega betul menyengsarakan rakyatnya..
https://t.co/ecIlrvfwR8
SECANGKIR KOPI PAHIT ☕
Didepan @ZUL_Hasan Gubernur Papua Barat Daya
Elisa Kambu mengatakan : "Papua ini seksi, kami tinggal di di Papua tp kami pu hutan sdh habis. Orang2 jakarta punya hutan semua ini. Papua tidak punya hutan. Jenderal punya hutan, konglomerat punya hutan. Orang Papua tidak punya, kita hanya numpang saja ini Pak..."
Terliat pejabat2 dr berbagai instansi yg hadir tertawa sambil tepuk tangan tanpa keraguan apalagi malu2
Jadi inget wawancara zulkifli dengan @HarrisonFordLA