Kedengarannya kasar tapi sebelum nikah udah wanti2, dan kami diskusikan berdua, “Nanti setelah kita nikah, aku gak mau jadi ibu kamu ya, gak mau ‘babying’ kamu. I want to be your partner, not mother.”
Sering ditemui, somehow hal2 yang tadinya dilakukan ibu ke anak laki2nya jadi dipindah tangankan penuh ke istri. Ekspektasi tinggi, padahal siapa sih bisa ngalahin kasih ibu yang sepanjang masa itu?
Sebagai pasangan kita perlu “own” the house, supaya sama2 muncul rasa tanggung jawab dan memiliki apa yang ada di rumah. Rumah itu milik semua yang tinggal di dalamnya, jadi harusnya timbul juga rasa untuk menjaga dan merawat semua yang ada di dalamnya. Kalo apa2 selalu didikte sama 1 orang, then only that person who “owns” the house, the other one just lives there.
Kalo lagi capek banget trus ditanya, “Sayang, gula di mana ya?” Pasti ribut seketika. Haha.
Just my 2 cents 😬
Kakak aku lucu banget ya, sabtu ini minta aku ke Jogja buat nemenin dia, disuruh dateng siang tapi boleh ketemu dianya malem karna dia mau hangout dulu sama temennya. Ngapain aku harus dari siang?? 👁️👁️🫵🏻
Aku nobatkan parfum dari Alt Perfumery Morrocan Sunset ini menjadi THE MOST COMPLIMENTED PERFUME yang pernah aku pakai🤌🏻 aku bener bener dipuji wangi sama mama, saudara, teman, kang takjil sampai mang seblak dekat rumah😂