Sebuah video pelampiasan kekesalan seorang budhe di Semarang mendadak jadi sorotan netizen. Budhe tersebut tertangkap kamera sedang memarahi habis-habisan keponakannya yang kedapatan ikut-ikutan aksi t4wur4n, padahal statusnya masih menganggur dan kesulitan mencari pekerjaan.
Kekesalan sang budhe memuncak bukan tanpa alasan. Di tengah situasi ekonomi yang sedang sulit, aksi nekat sang keponakan dinilai sama sekali tidak menghasilkan apa-apa selain menambah beban keluarga dan meresahkan warga Kota Semarang.
Pesan menohok dari sang budhe ini langsung memicu beragam reaksi dari warga net. Banyak netizen yang setuju dengan ketegasan sang budhe, mengingat aksi tawuran remaja di Semarang belakangan ini kian meresahkan dan sering kali dipicu oleh alasan yang tidak jelas, hanya demi pengakuan kelompok atau "modal kemaki" semata.
Mari kita bahas dugaan pungli di Samsat Manyar Surabaya buat kalian yang mau perpanjang plat nomor 5 tahunan.
Kalau plat kendaraan kalian rusak atau bahkan tinggal secuil bagian besinya, mungkin sebaiknya dilengkapin dulu. 😭
Kronologinya begini.
Gue datang ke Samsat Manyar buat mutasi keluar sekaligus perpanjang plat. Kebetulan plat belakang gue hilang waktu berangkat kerja di Gresik. Semua surat-surat lengkap.
Pas antre cek fisik, awalnya aman-aman aja. Petugasnya juga melakukan gosok nomor rangka/mesin seperti biasa.
Setelah selesai, orang yang ngecek malah bilang,
“Seikhlase ae, Mas.”
Karena menurut gue itu termasuk pungutan, ya gue nggak kasih.
Pas gue mau pergi, tiba-tiba gue diteriaki, dicegat, terus plat kendaraan gue difoto.
“Plat belakang mana?”
Padahal dari awal dia sudah lihat kalau plat belakang gue memang nggak ada. Gue udah feeling bakal dipersulit gara-gara nggak ngasih uang tadi.
Gue jawab, “Hilang, Pak. Jatuh di jalan waktu berangkat kerja. Udah saya cari lagi tapi nggak ketemu.”
Dari situ gue makin ngerasa bakal ada masalah.
Gue juga sempat tanya ke petugas cek fisik, “Sebelum saya tadi ada orang yang platnya cuma separuh, nggak kelihatan L XXX. Itu bisa lolos, gimana, Pak?”
Dia cuma diem sambil foto kendaraan gue.
Setelah itu gue menuju loket. Sebelum masuk loket, kita diarahkan antre dulu ke dua security buat dicek kelengkapan surat.
Gue tanya ke security soal pungutan tadi.
Jawabannya,
“Emang seikhlasnya aja, Mas.”
Gue tanya lagi, “Kalau nggak dikasih gapapa kan, Pak?”
Dijawab, “Ya lihat aja nanti, Mas, diverifikasi.”
Akhirnya gue tunggu sampai nomor antrean gue dipanggil.
Di loket, surat gue dikasih catatan “plat belakang hilang”. Gue jelasin lagi kondisinya sekaligus nanya soal pungutan tadi.
Petugas loket cuma diem, lalu tanya ke temannya. Temannya malah nyuruh tanya ke loket verifikasi sebelumnya.
Intinya nggak ada yang mau jawab soal pungutan tadi. 😭
Mereka kemudian nyuruh gue ke tukang plat buat pasang plat belakang.
Gue jawab,
“Lah, mending saya ke tukang plat, pasang dua-duanya sekalian, nggak usah bayar pajak ginian.”
Mereka diem.
Gue mikir, buat apa gue harus ke tukang plat dulu, pasang plat lama, balik lagi ke Samsat buat dapet plat baru, terus pasang lagi? Ribet banget.
Gue tanya lagi,
“Memang ada aturannya, Pak? Kalau plat hilang, sudah dicari tapi nggak ketemu, harus bikin baru di tukang plat dulu supaya bisa perpanjang?”
Niat gue sebenarnya cuma mau tahu aturannya, bahkan kalau ada aturan tertulisnya gue mau foto supaya orang lain juga bisa ngerti sebelum datang ke Samsat.
Tapi mereka tetap kekeh nyuruh gue ke bagian verifikasi.
Karena udah kesel, akhirnya gue cabut semua berkas dari map, terus pergi sambil nguntel-nguntel formulir di dalam Samsat. 😭
Akhirnya gue pulang.
Bukan maksud gue mau muji, gue juga gak pernah belajar di Gontor. Tapi gue kenal dekat sama beberapa alumni Gontor dan karakternya langsung kebaca:
Rendah hati. Gak pernah pakai ilmu buat ninggiin diri, penampilannya sederhana, jauh dari gaya “si paling” atau umbar nasab “si cucu”.
Hidup sederhana dan peka sama sesama.
Dan setelah gue dalami, ternyata itu bukan kebetulan. Itu hasil DOKTRIN.
Sejarahnya juga bukan cuma dimulai dari 1926. Akar Gontor itu dari 1742, dari Pondok Tegalsari. Sempat mati pada 1918.
Lalu pada 9 Oktober 1926, dihidupkan lagi oleh tiga kakak beradik yang usianya masih 25, 18, dan 16 tahun: KH. Ahmad Sahal, KH. Zainuddin Fanani, dan KH. Imam Zarkasyi. Mereka dikenal sebagai Trimurti.
Di usia segitu, mereka gak mau bikin pesantren yang cuma bisa ngaji, tapi juga gak mau bikin sekolah Belanda yang cuma mencetak pegawai. Mereka mau bikin laboratorium pemimpin.
Puncaknya 12 Oktober 1958. Dan ini yang menurut gue gak ada di sekolah lain.
Saat pondok udah besar dan kaya, mereka MEWAKAFKAN seluruh pondok kepada umat Islam. Dikelola lewat Yayasan Wakaf. Sejak saat itu, Gontor bukan milik keluarga. Milik umat.
Dari sinilah lahir kalimat Kyai di foto ini:
“Jika hidup saya lebih mewah dari santri, silakan demo!”
Itu bukan sekadar pencitraan. Itu sumpah Trimurti yang pertama: makanan, minuman, dan tempat tidur Kyai gak boleh lebih baik dari santrinya.
Lalu apa arti MODERN?
Modern bukan soal gedung ber-AC. Modern itu sistem.
Gontor mengganti sistem ngaji tradisional dengan sistem klasikal, asrama 24 jam, KMI 6 tahun, bahasa Arab dan Inggris wajib, serta organisasi santri.
Artinya, Gontor gak cuma ngajarin pelajaran. Mereka mengatur EKOSISTEM.
Di kelas belajar fikih, di asrama belajar antre mandi, di dapur belajar jujur, di lapangan belajar pidato.
Mesin doktrinnya: Panca Jiwa.
Jauh sebelum Indonesia punya Pancasila, Gontor udah punya Panca Jiwa:
Keikhlasan: kerja tanpa pamrih.
Ini yang mematikan mental “si paling”. Otak gak dilatih buat cari pujian, tapi cari ridho.
Kesederhanaan: sengaja dibuat sederhana. Makan sederhana, tidur berdesakan. Dalam sains religi, ini disebut neural pruning. Ego dan sifat manja dipangkas lewat lingkungan setiap hari. Dalam Islam, ini namanya bi’ah shalihah.
Berdikari: Gontor gak pernah minta bantuan pemerintah. Santri disuruh buka koperasi, cuci baju, bertani sendiri. Mentalnya dilatih jadi pemberi, bukan peminta.
Ukhuwah Islamiyah: hidup seribu orang dalam satu kompleks. Kalau egois, ya mati. Dipaksa belajar rukun.
Kebebasan: bebas berpikir, tapi kebebasan yang bertanggung jawab.
Jadi kenapa teman gue bisa rendah hati?
Karena selama 6 tahun, otaknya direndam dalam lima nilai itu.
Karakter itu bukan diwariskan lewat darah, tapi dibentuk lewat sistem yang sama setiap hari.
Doktrin Gontor bukan doktrin kekuasaan atau nasab. Doktrinnya satu:
“Jangan pernah merasa lebih tinggi dari santri yang kamu pimpin.”
tulisan istri purbaya soal pemecetan suaminya:
- emang negara kita tidak bisa diperbaiki, kebanyakan orang jahatnya dari pada yang jujur
- mohon maaf bapak sudah berusaha semaksimal mungkin, kalau masih mengecewakan
- pada akhirnya nanti kebenaran juga akan terungkap
- dia cerita purbaya sudah 2 bulan gelisah karena mau memindahkan orang-orang yang dia sebut mengerikan
- lalu yang dipindah itu melawan
- jumlahnya dia sebut 300 orang dari pajak dan bea cukai
BERHENTI BILANG KE CHATGPT “PERBAIKI FOTO INI”
Prompt umum = wajah bisa berubah.
Pakai prompt ini biar fotonya lebih jernih tanpa bikin orangnya jadi orang lain.
Lo bayar iPhone 15 juta.
Tapi jujur, 90% orang cuma pake buat WA, IG, TikTok, sama kamera.
Di dalemnya ada 12 fitur gratis yang udah lo bayar dari dulu, tapi ga pernah lo nyalain.
Rugi bangett
Gw yakin di tempat kalian sekarang banyak orang berjualan pakai mobil, yang mana barang dagangan itu biasanya dijual pakai motor keliling seperti jualan pentol kek mbak ini.
Bukan apa2 sih, tp fenomena begini kalo dilihat lebih jeli ada masalah yang sangat fundamental pada perekonomian nasional kita.
Orang kita termasuk kreatif loh, untuk bertahan hidup mereka gak pernah kekurangan ide.
Akan tetapi kondisi kek gini apa harus dilakukan sampai mati.
Laporan dari Korea di program KLAB, KBS tentang MBG:
Sejak tahun lalu, siswa, balita, ibu hamil -- sebanyak 83 juta orang menerima 1 kali makan siang gratis.
Keliatannya bagus.
Tapi kata Prof. Youngkyung Ko dari Yonsei University:
"Proyek sebesar ini, tapi dijalankan dengan tergesa-gesa. Padahal anggarannya LUAR BIASA, 320 triliun rupiah. Hampir 18% dari total anggaran negara."
"Tapi program ini dijalankan secara nasional, tanpa persiapan yang matang, pengadaan, SOP, dan rantai pasok yang matang. SEMUA BELUM SIAP. SEMUA BERANTAKAN."
Belum lagi, ternyata operasional program ini berbeda dengan yang biasa kita kenal (di Korea, makan siang dimasak di dapur sekolah).
Bukannya dimasak di sekolah, tapi dipesan dari pihak ketiga. Lalu diantar ke masing-masing sekolah.
Indonesia panas, belum lagi dimasak pagi-pagi, membuat kondisi makanan jadi kurang baik. KERACUNAN DI MANA-MANA.
Koresponden KBS di Indonesia:
"Kalau saya tanya warga sekitar, harusnya MBG bukan prioritas, lebih utama kesejahteraan rakyat dan stabilitas harga dibanding menghamburkan uang untuk program ini."
Pemerintah akhirnya menghentikan sementara program ini selama liburan sekolah. Tapi kontroversi terus berlanjut.
Prof. Youngkyung Ko:
"Pemerintah langsung menggelontorkan dana besar-besaran untuk BGN, sampai terus menerus ada dugaan korupsi. Sampai akhirnya petinggi BGN ditangkap Kejaksaan karena korupsi."
"Belum lagi keterlibatan militer di program ini."
"Sejak Prabowo jadi Presiden, tentara boleh menduduki dan menjalankan jabatan sipil."
"Hasilnya, semua koneksi militer berbondong-bondong masuk ke bisnis program MBG ini."
Mahasiswa dan masyarakat pun turun ke jalan khawatir pemerintahan sipil sejak reformasi, akankah kembali ke rezim militer?
Bgst ini yg ngedit 😂... Rupanya di tengah kesibukan World Cup.. Messi ditemani presiden FIFA menyempatkan berkunjung ke rumah Bapak Jokowi meminta dukungan buat Argentina
🚨 BREAKING: Brankas Baru Ditemukan di Sentul, Isinya Ratusan Kilo Emas!
Polisi geledah rumah di Cluster Mediterania, Sentul (diduga milik Jampidsus). Hasil pengembangan kasus PLN, Asabri, dan Krakatau Steel ini berujung penyitaan ratusan kilo emas dan berkoper-koper valas hasil pencucian uang korupsi.
BARU SEUMUR HIDUP LIAT EMAS BATANGAN BERKOPER-KOPER GITU…
iPhone lo itu komputer mini di genggaman tangan.
Tapi kebanyakan orang cuma pakai buat WA, TikTok, sama kamera doang. Padahal ada 15 fitur bawaan yang sudah ada sejak lama, super berguna, tapi jarang banget yang tahu.
Siap-siap, ini bakal bikin lo pakai iPhone jauh lebih maksimal 👇
Beberapa kekuatan besar di Indonesia kalo bersatu demo semua,
- Mahasiswa
- Ojol
- Supporter Bola
- Kelompok Silat, Sound Horeg dan Komunitas motor CB
- Ibu-ibu Muslimat
Cici-cici sama Koko-koko Citraland, PIK, Pondok Indah dan daerah lainnya nggak usah ikut turun gpp
Kalian bagian logistik