Kisah ini dipahat dengan sisa-sisa kekecewaan yang mendalam, ditulis langsung oleh jemari si babi betina gemuk pada suatu malam di bulan September 2025.
Gembala dan Domestikasi Kandang Hitam
Di sebuah pulau yang sunyi, seorang gembala mengelola peternakannya dengan tangan besi. Di sana, hiduplah sekelompok babi di dalam sebuah kandang berlumpur hitam. Di antara mereka, ada seekor babi betina yang telah mengabdi paling lama,
Ironisnya, pada bulan yang sama, babi-babi baru itu memang akhirnya resmi menyandang gelar sapi. Si babi betina diminta untuk terus tenggang rasa dan menjaga hati hewan-hewan lain. Namun pertanyaannya: lalu siapa yang bertugas menjaga perasaan babi betina ini?