Bongkar ijazah palsu Jokowi yang jadi modal maling duit rakyat senegara.
Kasus ijazah palsu Jokowi adalah kotak Pandora kejahatan besar yang lain.
#BersamaSelamatkanNKRI#BersamaSelamatkanNKRI
KEHANCURAN NKRI BERAWAL DARI MUNCULNYA JOKOWI JADI PEMIMPIN NEGERI INI...
MANUSIA PEMBOHONG BERIJAZAH PALSU, TERKORUP VERSI OCCRP WAJIB DIGANTUNG MATI....โผ๏ธ
#BersamaSelamatkanNKRI#BersamaSelamatkanNKRI
๐๐
Menurut pemohon di sidang MK: Suket Penyetaraan Gibran diselesaikan dalam 1 hari, yang biasanya paling cepat 5 (lima) hari kerja
Ckckck..super cepat, whoosssh ๐
Menurut Pemohon:
Pencalonan Gibran Cacat Administratif dan Manipulatif, salah satunya:
Ada perubahan norma, yaitu Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2023, yang tiba-tiba Pasal 18 ayat (3)-nya mengecualikan bukti pendidikan tamat SLTA bagi kandidat yang sekolah di luar negeri.
Pemohon menganggap pasal tersebut adalah pasal "selundupan"
- Kok seperti "pas" untuk kepentingan satu nama ๐คญ
KDM lumbung suara di Jabar gede banget.
Gibran di Jateng masih gede karena pria Solo.
Tinggal menaklukkan DKI yang penduduknya lumayan open minded dan literasi digitalnya cukup aktif.
Bagaimana dengan Jatim?
Tinggal sowan ke ponpes-ponpes NU dan deketin para Kyai.
PANTESAN SELALU MENGHINDAR DAN SELALU MANGKIR PENGADILAN...
BISA DIPASTIKAN DAN TERPERCAYA BAHWA IJAZAH JOKOWI PALSU...
DEKAN FAKULTASNYA SAJA SALAH....โผ๏ธ
#BersamaSelamatkanNKRI#BersamaSelamatkanNKRI
๐๐
MAHKAMAH KONSTITUSI TERBITKAN PMK AGAR BISA SIDANGKAN PHPU TERKAIT PENCALONAN GIBRAN PILPRES 2024...
KASUS GIBRAN SIDANG HARI INI DI MK...โผ๏ธ
#BersamaSelamatkanNKRI#BersamaSelamatkanNKRI
๐๐
510 hari.
Sejak 30 April 2025, saya mengumpulkan, membaca, meneliti, dan menganalisis ratusan video, ratusan artikel, kesaksian para saksi hidup, ribuan data, serta jejak digital yang tersebar di media dan media sosial.
Semua menjadi barang bukti yang saya daftarkan di persidangan.
Yang terbentuk bukan sekadar persoalan ijazah S1.
Saya menelusuri seluruh rantai riwayat pendidikan yang menjadi bagian dari narasi publik tentang Joko Widodo: SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
Semua yang relevan akan saya bawa melalui mekanisme pembuktian di persidangan, bukan sekadar perdebatan di media sosial.
Dan saya sudah menyiapkan ratusan pertanyaan.
Kini persoalannya sederhana:
8 Oktober 2026.
Jika benar Jokowi akan hadir sebagaimana disampaikan oleh kuasa hukumnya, maka ruang sidang akan menjadi tempat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu di bawah hukum acara dan di hadapan Majelis Hakim.
Pak Jokowi,
Apakah Anda akan benar-benar hadir?
Karena kali ini bukan lagi penjelasan yang biasa anda sampaikan depan rumah.
Atau pernyataan di depan wartawan yang anda undang dalam rumah.
Peristiwa pertemuan saya dan anda:
Dokter Tifa dengan Jokowi,
akan ada di Ruang Sidang.
Dimana saya akan menggunakan HAK saya sepenuhnya sebagai terdakwa untuk bertanya seluas-luasnya dan KEWAJIBAN anda untuk menjawab dengan sejujur-jujurnya.
Ingat.
Di ruang sidang, anda di bawah sumpah.