‼️Menutup drama pundit yang "asik"
Disentil 16 Kali Cuma Bisa Diam? Hanif sampaikan HAK JAWAB.
Akhirnya, Hanif menyampaikan tanggapannya dalam stream LNS malam tadi, buat meluruskan drama yang sudah makin melenceng jauh dari konteks bola���
Bukan buat nambah minyak ke dalam api, tapi karena efek bola liarnya sudah kebangetan, sampai bikin pekerjaannya batal dan merugikan tim kerjanya.
Ini poin-poin penting yang ditegaskan Hanif biar framing gila-gilaan yang ditujukan kepada dirinya tidak makin liar:
1. "Ini kerja profesional, bro!"
• Bukan sekadar dibantu: Hanif menepis keras narasi kalau dia tipe orang yang "enggak tahu terima kasih". Saat dibantu di FMS sewaktu sakit, Panji mendapat bayaran yang layak. Kerja sama yang berjalan selama ini sifatnya profesional, semua dibayar sesuai porsinya bukan modal pro-bono atau sekadar "minta tolong".
• Bagi hasil fair: soal proyek The Derby, padahal IP itu murni milik Hanif dan koci penuh, tapi bagi hasilnya tetap dibagi rata 3 porsi. Kenapa? Karena Hanif paham jadwal siaran rekannya sempat terganggu gara-gara kolaborasi bareng dia.
• Soal rekrutmen kerja: katanya enggak mau bantu kawan dan enggak mendatangi buat woro-woro? Faktanya, Hanif sudah bantu memberikan rekomendasi profil. Tapi ya balik lagi, dia cuma karyawan yang harus taat aturan conflict of interest di perusahaan. Keputusan akhir tetap di tangan HR dan manajemen, bukan di kuasanya.
2. Klarifikasi bencana "jebakan" podcast di channel Atta Halilintar.
Ramai gara-gara judul dan thumbnail podcast di lapak lain, Hanif menegaskan kalau dia kena ambush (dijebak) sama tim kreatif di lokasi pas hari H. Judul provokatif dan thumbnail heboh itu murni di luar kendali dan tanpa persetujuannya. Padahal porsi pembahasannya mayoritas tetap soal bola.
3. Minta maaf dan refleksi diri.
Hanif juga legowo minta maaf kalau sempat luput mengucapkan bela sungkawa ke panji di masa lalu. Waktu itu situasinya memang lagi sangat kewalahan, jadwal siaran padat (dari sahur sampai reguler) plus kondisi mental yang lagi di fase jatuh-jatuhnya gara-gara urusan pekerjaan.
4. Sudahi drama, mari adu karya!
• Hanif meminta dengan sangat kepada semua pihak, termasuk netizen dan clipper, untuk berhenti membuat narasi pembunuhan karakter dan saling senggol nama.
"Nggak usah hujat sana-sini lagi. Masalah ini selesai di sini. Kalau mau adu mekanik, yuk kita adu lewat karya yang berkualitas, bukan lewat drama media sosial," tegas Hanif.
• Pange @pangeransiahaan , selaku "Bapak Politik Non-Blok Indonesia" yang mendampingi dalam stream, juga sepakat bahwa ketika masalah profesional sudah digeser ke ranah personal yang merugikan, hal itu memang wajib diluruskan.
Klarifikasi pun ditutup Pangeran dengan teriakan lantang, "MERDEKA!" 🇮🇩⚽
Wess fokus konten bola yaa, jangan pagi-pagi ambyar lagi😌🤭