Terlepas dari banyaknya kabar miring di X, kita bahas kabar baik ini. Kalian tau Lenacavapir? Kira-kira yg diuntungkan Orang dengan HIV (ODHIV) atau non ODHIV? Mungkin udah sering lewat berita mengenai ini, regimen terobosan baru di dunia HIV. Tapi 9 Juni 2026 kemarin ada kabar baik terbaru lagi loh guys, terutama untuk ODHIV. Bahas sedikit yah, karena banyak yg DM juga (Bukan thread kok) ⬇️
Lenacavapir itu antiretroviral baru jenis capsid inhibitor untuk jenis HIV-1. Lenacavapir ditemukan oleh perusahaan asal amerika Gilead science Inc, dan hak patennya juga masih dimiliki mereka hingga saat ini. Makanya ini juga yang buat harga ini obat “masih” mahal, karena belum ada versi generiknya.
Lalu sayangnya, kabar baik mengenai lenacavapir suntik yang ada diberita selama ini diperuntukkan untuk non-ODHIV sebagai profilaksis prapajanan/pre-exposure prophylaxis (Prep) yang rekomendasinya diberikan sebanyak 2 kali dalam setahun. Ini terobosan baik juga, untuk menurunkan stigma non-ODHIV terhadap ODHIV. Maupun perlindungan yang tepat untuk orang yang beresiko seperti pasangan serodiskordan (pasangan HIV positif dan HIV negatif).
Namun! Jangan sedih, pada tanggal 9 Juni 2026 kemarin, kombinasi lenacavapir gilead dan islatravir merck telah mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan 2 trial untuk fasa 3 obat mingguan ARV (weekly oral drugs). Kedua trial memberikan hasil yg sangat baik dan tetap tersupresi. Jadi ODHIV hanya perlu minum obat sebanyak seminggu sekali. Kabarnya gilead tengah mengumpulkan dan merapihkan datanya untuk dipublikasikan. Harapan semakin ada setiap harinya ☺️
Source : Gilead and Merck Announce Positive Topline Results from two Phase 3 Studies Evaluating Islatravir/Lenacapavir, an Oral Once-Weekly HIV Treatment
Terlepas dari banyaknya kabar miring di X, kita bahas kabar baik ini. Kalian tau Lenacavapir? Kira-kira yg diuntungkan Orang dengan HIV (ODHIV) atau non ODHIV? Mungkin udah sering lewat berita mengenai ini, regimen terobosan baru di dunia HIV. Tapi 9 Juni 2026 kemarin ada kabar baik terbaru lagi loh guys, terutama untuk ODHIV. Bahas sedikit yah, karena banyak yg DM juga (Bukan thread kok) ⬇️
Lenacavapir itu antiretroviral baru jenis capsid inhibitor untuk jenis HIV-1. Lenacavapir ditemukan oleh perusahaan asal amerika Gilead science Inc, dan hak patennya juga masih dimiliki mereka hingga saat ini. Makanya ini juga yang buat harga ini obat “masih” mahal, karena belum ada versi generiknya.
Lalu sayangnya, kabar baik mengenai lenacavapir suntik yang ada diberita selama ini diperuntukkan untuk non-ODHIV sebagai profilaksis prapajanan/pre-exposure prophylaxis (Prep) yang rekomendasinya diberikan sebanyak 2 kali dalam setahun. Ini terobosan baik juga, untuk menurunkan stigma non-ODHIV terhadap ODHIV. Maupun perlindungan yang tepat untuk orang yang beresiko seperti pasangan serodiskordan (pasangan HIV positif dan HIV negatif).
Namun! Jangan sedih, pada tanggal 9 Juni 2026 kemarin, kombinasi lenacavapir gilead dan islatravir merck telah mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan 2 trial untuk fasa 3 obat mingguan ARV (weekly oral drugs). Kedua trial memberikan hasil yg sangat baik dan tetap tersupresi. Jadi ODHIV hanya perlu minum obat sebanyak seminggu sekali. Kabarnya gilead tengah mengumpulkan dan merapihkan datanya untuk dipublikasikan. Harapan semakin ada setiap harinya ☺️
Source : Gilead and Merck Announce Positive Topline Results from two Phase 3 Studies Evaluating Islatravir/Lenacapavir, an Oral Once-Weekly HIV Treatment
🚨 THE VIRUS VANISHED… AND SCIENCE IS WATCHING CLOSELY
A new HIV cure case is giving scientists hope after a patient received rare stem cells that helped rebuild an immune system resistant to the virus. Over time, HIV became undetectable, raising new questions about what may be possible in the future.
Researchers say the treatment is still too risky for most people, but it proves long-term remission could be real. Now experts are exploring safer methods like gene editing and immune therapies to copy the same effect.
What once sounded impossible may slowly be becoming reality.
Source: National Institutes of Health. Stem cell transplants and HIV cure research. NIH.
The end of HIV infections may be closer than we think.
Scientists cut HIV out of immune cells using CRISPR.
And the cells stayed HIV-free even after re-exposure. A cure could finally be within reach.
In a groundbreaking advance, scientists at Temple University have successfully used CRISPR/Cas9 gene editing to eliminate HIV-1 DNA from the genomes of human immune cells.
Unlike existing treatments that suppress the virus, this method completely removes the genetic blueprint of HIV from infected T-cells.