Diumur 30 baru tau‼️
Ternyata Obat China tuh khasiatnya gacor banget
1. Chang Seuw Tian - kanker, miom, kista
2. Angkung Dragon Merah - stroke& kejang
3. Die Da Yao Jing - Luka cepet pulih
4. Lo Han Kuo - radang, batuk, sakit tenggorokan
5. Salep Pi Kang shuang - penyakit kulit dan alergi
6. Nin Jiom Pei Pa Koa - obat batuk ibu & anak
7. Fufang Ejiao Jiang - obat dbd, tipes, pusing, lemes, naikin trombosit
8. Medicated Oil - minyak masuk angin, sendi dan otot
9. Li Liang - diabetes, darah tinggi
Temen gw kerja di PLN.
Dia bilang ada satu pertanyaan yang tiap hari bikin dia dimaki, dan dia capek ngejelasinnya.
Pertanyaannya: "kok beli token 100 ribu, dapet listriknya kurang? Sisanya ke mana?"
Dia cerita ke gw sambil geleng-geleng. "Yang motong duit itu bukan PLN. Tapi yang dimaki tetep kita."
Gw ngerutin dahi. Kalo bukan PLN, terus siapa yang ngambil?
Malem itu gw cek struk token gw sendiri. Ada satu baris kecil yang selama ini gak pernah gw baca.
Melihat video bagaimana menstruasi terjadi ini harusnya bisa membuat kita lebih menghargai perempuan.
Menstruasi bukan “cuma keluar darah”.
Bagi jutaan perempuan di dunia, termasuk di Indonesia, setiap bulan adalah perjuangan dengan berbagai keluhan seperti kram perut, punggung pegal, kepala pusing, payudara nyeri, hingga mood berantakan karena hormon. Bahkan pada perempuan dengan endometriosis, mioma, atau PCOS, nyeri dan perdarahan menstruasinya bisa lebih berat.
Untuk para perempuan, kalian hebat banget!
Kalian tetap bangun pagi, tetap kerja, tetap tersenyum, tetap mengurus keluarga, meski di dalam tubuh sedang “perang”.
Terima kasih karena telah kuat.
🇮🇩 1 Wakil Presiden
🇮🇩 49 Menteri
🇮🇩 59 Wakil Menteri
🇮🇩 580 Anggota DPR
🇮🇩 152 Anggota DPD
🇮🇩 2.120 Anggota DPRD Provinsi
🇮🇩 17.610 Anggota DPRD Kabupaten/Kota
TOTAL: 20.571 ORANG.
20.571 pejabat yang digaji pake uang rakyat.… SERIUSAN ga ada SATUPUN yang merasa pidato Prabowo bermasalah?
Terus rakyat disuruh percaya negara ini diisi orang-orang kompeten?
cc:albertsutopo
MULAI SEKARANG, GANTI DOAMU
FROM :
“ya Allah, bahagiakan ibuku.”
TO :
“ya Rabb, peliharalah ibuku dengan kasih sayang-Mu yang tidak pernah putus. ampunilah segala dosanya, lembutkan hatinya, tenangkan fikirannya dan panjangkan umurnya dalam kesehatan serta iman. jika dia lelah, gantikan dengan kekuatan. jika dia bersedih, gantikan dengan ketenangan. jadikan aku anak yang tidak menyakitkan hatinya, yang mampu membalas walau sedikit pengorbanannya.
Bayangin ya anjir, klo ga jeli baca info nilai gizi mi instan, bakal ngira kadar natrium dua produk ini aman krn ‘tampak sedikit’
Pdhal klo liat jumlah servingnya 😬
Jangankan ga jeli, boro2 mikir buat ngecek kadar natriumnya kan?
No wonder bnyk hipertensi ga bergejala gini 😩
Apalagi anak2, yg kadang ga kekontrol apa yg mereka makan tiap harinya 🥺
Darah tinggi tuh bukan awalnya gara-gara kebanyakan garam atau faktor umur doang…
Sebenernya lebih sering mulai dari peradangan di tubuh, resistensi insulin, sama kadar nitric oxide yang rendah.
Nah, ini 10 cara buat nurunin tekanan darah secara alami:
Punya Sertipikat Tanah Warisan tapi Belum Balik Nama? Jangan Ditunda!
Balik nama bukan sekadar administrasi, tapi langkah penting untuk memastikan hak kepemilikan jelas dan sah di mata hukum. Banyak kepemilikan rumah yang masih menggunakan standar lama. Dengan dokumen yang lengkap, kita juga bisa menghindari potensi sengketa di kemudian hari.
Jangan sampai tanah kita direbut oleh orang lain karena kita lalai dalam mendaftarkannya. Yuk, pahami prosesnya dari sekarang biar lebih tenang ke depannya.
Desain: Najma
#SertipikatTanah #Warisan #BalikNama
Ini menarik bgt.
Ada yg bilang: kalau ada anak kecil yg terlalu religius, itu tanda parenting orang tuanya jelek.
Argumen ini langsung dibantah sama @afro_hamza, dgn menyertakan bukti riset.
Intinya anak yang dibesarkan di lingkungan religius (sekolah agama/private faith-based) secara statistik punya prestasi akademik lebih tinggi, perilaku lebih baik, dan orang tuanya lebih aktif terlibat.
Itu semua justru ciri2 parenting bagus menurut penelitian sosiologi & pendidikan (meta-analysis W.H. Jeynes).
Ini bukan cuma opini, tp ada datanya.
Kamu setuju ga sama penelitian ini?
fyi, Yajuj Majuj ini bukan makhluk aneh, mitologi, anomali atau apapun guys
mereka tuh the real human. manusia. kayak kita.
funfact, mereka adalah keturunan ke-4 dari Nabi Nuh ‘alaihissalam lewat jalur Yafits. dan mereka ya sudah ada DARI DULU dan terus beranak pinak SAMPAI SEKARANG. (tp yg nanti keluar di akhir zaman beda dgn yg ada sekarang)😩
dulu tuh mereka sempet keluar bebas di bumi tapi mereka berbuat kerusakan dimana mana. akhirnya mereka dikurung di suatu daerah dan dibangun dinding yg tinggi BANGET, kokoh, dan kuat yg bahkan saking tingginya sampe setara gunung oleh raja yg berkuasa saat itu, Raja Dzulqarnain (Q.S Al Kahfi : 94-95)
mereka gaakan bisa keluar dari dinding itu (emg mereka dari dulu selalu berusaha melubangi dinding itu tp besoknya pasti dinding itu balik ke kondisi semula) sampe nanti dajjal dibunuh nabi Isa ‘alaihissalam, baru deh Allah izinkan mereka berhasil keluar dari dinding dan merusak seluruh penjuru muka bumi sebagai tanda tanda besar hari kiamat
🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂🙂
anyway, mirip sama dajjal, mereka jg kafir dan punya ciri khas yg disebutin Rasulullah dlm hadits :
•jidatnya lebar
•matanya sipit
•rambut pirang
•kuat BANGET sampe gaada satupun org yg bisa membunuh mereka
gongnya? mereka gaakan mati sampe mereka punya keturunan 1000 orang atau lebih….
jadi mereka BANYAK…BANGET…dan…bakal keluar dari dinding….
saking banyaknya, sampe diumpamain sama ulama mereka kayak air bah yang ngalir dari dinding
lu bayangin sebanyak apa mereka ih amit amit. mana perusak bumi semuanya😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭naudzubillah
Jadi.. selama 10 tahun terakhir, cara parenting yang katanya "lembut dan baik" itu TERNYATA gagal total.
Iya, gagal.
Penelitian di tahun 2025 di Amerika menunjukan:
keluarga yang pake aturan tegas—jam malam nggak bisa ditawar, batasan gadget jelas PUNYA HUBUNGAN SAMA ANAKNYA JAUH LEBIH BAIK.
*MAKANAN INI DIAM-DIAM MERUSAK ORGANMU*
1. jantung → keripik kentang & lemak trans
2. pembuluh darah → daging olahan & sosis
3. hati → minuman soda manis
4. otak → makanan tinggi gula berlebihan
5. ginjal → mie instan
6. pankreas → gorengan & roti putih
7. paru-paru → makanan berminyak berlebihan
8. tulang → minuman bersoda berlebihan
9. lambung → makanan pedas & cepat saji
10. usus → pemanis buatan
11. sistem imun → makanan ultra-processed
12. pencernaan → jus buah kemasan
13. kulit → cokelat & gorengan berlebihan
14. mata → makanan manis berlebihan
15. gigi → karamel & permen lengket
16. siklus tidur → kopi larut malam
tubuhmu tidak komplain dengan kata tapi bilang
lewat penyakit.
Pernah terpikir nggak betapa Allah sangat menyayangi kita?
Lihatlah sel darah putih ini. Ia berkeliling di antara sel-sel darah merah, gigih mencari kuman hanya untuk menjaga kita.
Allah Al-Hafiz mengerahkan “pasukan-Nya” untuk menjaga kita 24 jam. Betapa baiknya Allah 🥹
Subhanallah. Nikmat Tuhanmu yang manakah yang akan kamu dustakan?
Allah tidak pernah melupakan kita, tapi kitalah yang sering melupakan-Nya… 🥺
sc: Din Ganu
Alhamdulillah, Setelah bertahun-tahun dilanda kekeringan, hujan lebat turun di Iran
Pada 2011, mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad “Mereka mencuri hujan kita.” Tidak ada yang mempercayainya.
Setelah Iran menyerang pangkalan AS, iklim Iran berubah
https://t.co/PYrEjivXEn
در این پست شرح دادیم چجوری رادارهای آرایه های فازی مانع از تشکیل ابرهای بارانزا میشدن قبل تخریبشون با پروجکت کردن انرژی بزرگ 1-2 مگاوات بر روی یک فضای محدود.
یک شبیه سازی از این تکنولوژی اینجا میبینید که چجوری توان/انرژی زیاد پروجکت میشه تو یه پروفایل مشخص.
https://t.co/dth1J8nIgY
Empat syarat Kartini sebelum (terpaksa) mau dipoligami:
1. Boleh mendirikan sekolah & mengajar untuk putri di Rembang, melanjutkan cita-citanya memajukan pendidikan perempuan.
2. Penolakan adat feodal dalam upacara pernikahan: tidak mau berjalan jongkok di belakang suami, tidak berlutut, tidak menyembah/mencium kaki suami.
3. Kesetaraan bahasa: berbicara dengan suami menggunakan bahasa Jawa Ngoko (bahasa sehari-hari setara), bukan Krama Inggil (bahasa hormat yang menunjukkan hierarki istri lebih rendah).
4. Boleh membawa ahli ukir dari Jepara ke Rembang untuk mengembangkan kerajinan secara komersial sebagai kegiatan ekonomi perempuan.
Semua syarat ini (sangat progresif & radikal pada masa itu) dipenuhi oleh calon suaminya, Bupati Rembang Raden Adipati Djojoadiningrat.
Kartini melihat poligami sebagai bentuk penindasan terbesar terhadap perempuan. Ia menyaksikan langsung penderitaan ibunya, Ngasirah, yang dimadu oleh ayahnya. Dalam surat-suratnya, ia menulis dengan getir bahwa tak ada perempuan yang bahagia dimadu, & laki-laki yang memadu kehilangan kehormatan. Poligami dianggapnya sebagai "dosa" yang membuat perempuan menjadi saingan dan korban, sementara laki-laki bebas. Ia juga menolak pernikahan paksa dengan orang asing yang belum dikenal, karena cinta sejati harus dimulai dari rasa hormat, bukan paksaan adat.
Namun, pada 1903, Kartini di usia 24 tahun (dianggap perawan tua yang memalukan keluarga ningrat pada masa itu) terpaksa menikah dengan Raden Adipati Ario Djojoadiningrat, Bupati Rembang yang jauh lebih tua (~25 tahun) & sudah punya 3 istri (salah satunya baru meninggal) karena tekanan budaya feodal priyayi pada masa itu & karena ayahnya, R.M. Adipati Ario Sosroningrat, sakit serta terus "dibully" teman-temannya karena anak perempuannya belum menikah.
“Saya telah berjuang, bergulat, menderita, dan saya tidak dapat menjadikan nasib celaka Ayah, dan dengan demikian membawa bencana bagi semua yang saya cintai." (Surat Kartini kepada Abendanon, 14 Juli 1903)
Meski seumur hidup menentang poligami & pernikahan paksa, Kartini terpaksa mengalahkan idealismenya, terpaksa menanggalkan egoismenya, serta harus berkompromi dengan realitas sosial feodal Jawa demi menjaga kehormatan ayah & keluarga yang dicintainya.
Tekanan budaya feodal & partriarkis kelas priyayi pada masa itu terlalu kuat & ketat, di mana poligami & pernikahan paksa merupakan norma adat (diperkuat ajaran agama), sehingga meskipun Kartini sempat menolak keras, beliau kalah, beliau akhirnya terpaksa menerima pernikahan poligami itu.
Kartini tetap melanjutkan perjuangan emansipasi & pendidikan perempuan dari dalam pernikahan, meski hanya berlangsung singkat karena beliau wafat 4 hari setelah melahirkan anak pertamanya pada pada 17 September 1904 di usia 25 tahun.
Penyebab utama kematiannya adalah komplikasi persalinan, diduga akibat preeklampsia (tekanan darah tinggi pada kehamilan yang dapat memicu kejang dan kegagalan organ). Tragedi ini sangat ironis karena Kartini baru saja mulai mewujudkan cita-citanya setelah menikah, yang salah satu visinya tentu saja untuk meningkatkan akses kesehatan yang lebih baik bagi perempuan, khususnya kesehatan reproduksi & maternal (masa kehamilan, persalinan, & pasca melahirkan).
Alfatihah untuk Ibu Kartini, damai di surga 🌹🌷🌼💐🌺🌸🪻
Ingat kasus Leony Vitria Hartanti (eks Trio Kwek Kwek)? Ayahnya meninggal 2021. Rumah sudah lunas dari dulu. PBB dibayar rajin tiap tahun. Pas Leony mau balik nama sertifikat, dia kena tagihan PULUHAN JUTA.
Reaksi Leony sama seperti semua org: "Kan bukan jual beli? Ini kan WARISAN?"
Ternyata ada prosedur yang bisa bikin biaya balik namanya jadi 0 rupiah. Tapi banyak yang gak tau. Simak screenshot cara2nya dari akun thread @nafkahnation.dx