Gw mau lo baca ini pelan pelan.
Pak Purbaya bilang kalau anggaran kurang, pilihannya cuma dua. Geser anggaran pembangunan atau BBM naik. Yang tidak akan digeser adalah anggaran Makan Bergizi Gratis.
Sekarang gw mau kita hitung bareng.
Anak sekolah dapat makan gratis 10 ribu per hari.
Tapi BBM naik harga logistik naik. Harga logistik naik semua harga barang di pasar naik. Bahan makanan naik. Ongkos transport naik. Tagihan listrik naik.
Satu keluarga bisa keluar tambahan ratusan ribu per bulan karena efek domino BBM naik.
Tapi anaknya dapat makan gratis 10 ribu per hari.
Jadi pemerintah dengan bangga kasih 10 ribu ke anak lo di sekolah sementara mereka ambil jauh lebih besar dari meja makan keluarga lo di rumah.
Dan ini dikemas sebagai kebijakan pro rakyat.
Yang lebih bikin gw geleng geleng ini bukan kebodohan. Ini kalkulasi.
Karena makan gratis itu kelihatan. Bisa difoto. Bisa dijadiin konten. Bisa dijadiin legacy program.
Tapi dampak BBM naik itu tersebar. Gak kelihatan langsung. Gak ada yang foto ibu rumah tangga yang diem diem ngurangin lauk karena harga naik.
Mereka tau persis mana yang akan diingat publik.
Dan mana yang akan ditelan diam diam.
@kompascom Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya akan melanjutkan gugatan perkara ini apapun hasilnya
Mohon dukungan & doa dari semuanya, demi Pendidikan kita. Panjang umur Pekerja Pendidikan 🙏
Tapi hal yang bikin aku kepikiran, apa bisa kaya gini terus sampe tua nanti? Kira-kira cukup ngga ya biayain anak istriku besok? Apa masih tetep perlu nyari pekerjaan tetap buat memastikan selalu ada pemasukan rutin karena bisnis kan naik turun.
Lagi ngerasa di fase nyaman dalam hidup. Bisa tenis tiap hari bahkan pagi-sore, yayo wings jalan, freelance ada, gabung penelitian dosen juga, ngga terlalu khawatir juga urusan asmara... udah legowo. Alhamdulillah Ya Allah.
Cara cepet kaya adalah bisnis..
Iya bener.
Tapi bukan bisnis kafe keren2 an bareng temen2 kamu yang satu kafe isi ownernya ada 9 orang itu ya 😂.
Kafe bukanlah High Asset Turnover Business. Sehingga kamu gak mungkin “kaya” dari situ, kalau kamu gak franchise kan.
Atau minta suntik dana Venture Capital, lgsg bikin 1000 cabang setahun, gelembungin valuasi, dan kamu cari cara utk exit.
Lalu apa donk yg High Asset Turnover Business? Banyak, contoh: para brand owners.