Barack Obama—dihadapkan pada tuduhan serius soal kewarganegaraan—tak bersembunyi. Ia tunjukkan akta kelahirannya ke publik, transparan, tuntas. Bukan karena dia takut, tapi karena itulah yang dilakukan seorang negarawan sejati: menjawab keraguan publik dengan kejujuran dan bukti, bukan dengan ancaman hukum atau pencitraan.
Lalu bagaimana dengan Jokowi? Hingga hari ini, publik masih dibiarkan bertanya-tanya, dokumen asli yang bisa menyelesaikan polemik justru tidak pernah benar-benar dibuka secara apa adanya. Bukan soal bisa atau tidak, tapi soal mau atau tidak. Dan ketika seorang pemimpin enggan menjawab pertanyaan fundamental soal identitas dan latar belakangnya, wajar kalau publik mulai bertanya:
Apakah ini sikap negarawan sejati, atau justru ciri khas pembohong yang takut ketahuan?
Hapalin lagunya! Jumat besok kita nyanyiin bareng di depan muka mereka!
#IndonesiaGelap#kamibersamasukatani
Dengerin lagunya di bandcamp: https://t.co/9qPuj0HFx6
@bossnya@amelcewaw@JhonSitorus_18 Merujuk pada fungsi & perannya dlm kehidupan, satu kata yg diketik kapital semua itu pun sepertinya masih lebih bagus dari mereka2 itu.
@Mdy_Asmara1701 Rangkulan intimidasi. Minta maaf tapi tetep bilang "itu guyonan biasa, Pak Sun sering ikut acara saya pasti paham". Minta maaf ga usah sambil cari pembenaran lah. Sama aja dia minta org2 maklumin cara guyonnya.