⠀
⠀
⠀ ⠀﹛ 𖤓 ﹜ ⓘ ᏚᏟᎡᏆᏴᏞᎪᏃᎬ ⠀ ╱ ⠀ 𝟸͟𝟹͟𝟷͟𝟼
⠀⠀ Each canvas’s a requiem, each color a
⠀⠀ ghost-art etched in the breath of
⠀⠀ ...⠀ extinction⠀⠀⩉⠀⠀ ᎠᏫᏫᎷᏚᏌᎡᏀᎬ
⠀
%. Akhirnya ngerasain punya layout keren, mana hasilnya bagus banget. Thank you @sherealest! Dan donatur baik hati yang udah berbagi. Sehat-sehat, San! @aIeesandra
#DOOMFACT Awalnya kita pesimis untuk launch konsep. Karena di tengah gempuran konsep manis, gemas dan dongeng, kita bawa konsep dark di sini. Tapi Puji Tuhan kalian mau menerima kita apa adanya, dan ada peminatnya juga. 😭🙏🏻
Awalnya dibikin sedih, tiba-tiba dibikin ketawa. Lucu banget. Sekali lagi terima kasih, ya, cantik & ganteng. Pasti capek banget setelah siapin semuanya. Kita semua deserve istirahat yang banyak. Maafin gue kalau kemarin-kemarin menyakiti kalian, ya. Temenan yang lama!
ㅤ
𝐓𝐡𝐞 𝐂𝐥𝐨𝐬𝐞𝐝 𝐉𝐨𝐮𝐫𝐧𝐚𝐥’𝐬 𝐖𝐡𝐢𝐬𝐩𝐞𝐫:
A New Journɑl Awɑkens
Not written, but felt—it’s pink
seal a gentle promise, waiting
patiently for the heart it was
meant to belong to.
ㅤ
ㅤ
Their names now shimmer, delicate
as spun 𝑚̲𝑜̲𝑜̲𝑛̲𝑙̲𝑖̲𝑔̲ℎ̲𝑡̲ adorning the
threshold where all who journeyed
with them step into memory
. . . s . id / ypo6f
ㅤ
ㅤ
Their names now shimmer, delicate
as spun 𝑚̲𝑜̲𝑜̲𝑛̲𝑙̲𝑖̲𝑔̲ℎ̲𝑡̲ adorning the
threshold where all who journeyed
with them step into memory
. . . s . id / ypo6f
ㅤ
ㅤ
“Albert, sini deh...” bisik Milly, suaranya nyaris tenggelam oleh desir angin.
Albert menoleh. Ia mendekat, lalu ikut membantu Milly menarik keluar benda itu.
Sebuah buku usang.
ㅤ
ㅤ
Bangunan kecil di kanan mereka roboh separuh, dindingnya terkelupas dan lantainya tertutup puing. Di sanalah Milly berhenti. Ada sesuatu yang menarik di sana. Sebuah lemari kayu tua yang sudah nyaris hancur. Namun di antara retakan itu, menyembul sesuatu dari dalam.
ㅤ
ㅤ
Iris menutup bibirnya rapat, namun bola mata itu sibuk membaca jejak yang tak terlihat. Dan Milly, yang paling muda di antara mereka, tertinggal sedikit, memperhatikan tiap detail kecil—seperti biasa.
ㅤ