Tidak ada satupun obat yang dapat meredakan pedihnya rasa sakit, kecuali hati yang percaya bahwa apapun yang Allah tetapkan untuk kita adalah yang terbaik.✨
- حفظه الله تعالى
@MentalHealerid ga tau kenapa kalo Bahas tentang ayah aku ga suka bgtt, dari kami kecil yang tanggung jawab Cuma ibu aku. Yang kerja ibu aku yang nafkahin kami ibu aku.Sedang kan ayah aku ga tau apa perannnya di rumah. Malah ketuker perannya sebagai ayah Sama ibuku.
Wanita itu simpel. Di awal dia akan memperlakukanmu sebagaimana dia ingin diperlakukan. Tapi lama-kelamaan dia akan memperlakukanmu sebagaimana kamu memperlakukan dia. Jadi jangan tanya kenapa dia berubah, introspeksilah bagaimana kamu memperlakukan dia biar kamu paham. Intinya dia akan memberikan feedback sesuai dengan effort yang kamu berikan.
menjalani hubungan dewasa yg sekarang itu bukan lagi sekedar tentang "aku sayang kamu" tapi tentang yg bisa menjaga kesehatan mental, yg tau tentang arti dari berjuang, yg tau cara menghargai, yg tau cara ngetreat pasangan dg baik dan yg ga pernah nyepelein tentang hal-hal kecil.
ada yg depresi, tapi kelihatan baik-baik aja.
ada yg stress, tapi berusaha nutupi dg senyum.
ada yg haha-hihi di public, tapi pas di rumah nangis sesegukan.
kita ga akan pernah tau kondisi tiap orang, makanya jangan asal ngejudges.
kalo ga bisa bantu, diam adalah bahasa terbaik!
carilah support system yg memberimu semangat & energy positive, bukan yg malah memberikan hambatan.
karena hidup terus berjalan, sedangkan "support system" itu seharusnya membuat kita berjalan lebih cepat, bukan menghentikan langkah dan menarik kita mundur lebih jauh dari tujuan.
Jangan kau anggap Allah lambat dalam mengabulkan doamu, karena sesungguhnya engkaulah yang menutupi jalan terkabulnya doa dengan dosa-dosamu.
Yahya bin muadz rahimahullah
dalam Siyar 15 : 13