Saat rapalan mantra terdengar, semuanya menyambut serentak dan bergema. Mantra yang disisipi doa. Cukup panjang untuk sebuah mantra namun terlalu pendek untuk sebuah doa dan harapan.
Ini semua sedikit membuatku merinding. Namun aku tersenyum. Jadi jelas, ini bukan suatu hal ...
ㅤ
“神のように流れ、勇気と英知を保つ。”
(Seperti arus sungai, kami mencari keberanian dan kebijaksanaan.)
“光の道を照らす、心の平和を見つける。”
(Menerangi jalan dengan cahaya, menemukan kedamaian dalam hati.)
ㅤ
... calon murid ada yang terlihat senang dengan hati yang berdebar-debar. Beberapa lainnya terlihat khawatir—yang aku yakini debaran kegugupannya sama kerasnya dengan ritme dengan mereka yang gembira. Aku sendiri tidak mengetahui raut wajah mana yang aku perlihatkan saat ini.
ㅤ
Suasana di dalam Great Hall berangsur kian tenang dan khidmat. Energi sihir mulai terasa merayap halus dari pusat ruangan ketika pemuda itu melantunkan mantra pembuka, lalu disambut secara serempak oleh para shinnyusei bagaikan gema.
ㅤ
ㅤ
“Selanjutnya, mari ikuti sesi pengenalan akademi bersama saudara Kanzaki Hitoshi ( @goriellax ). Mohon tetap tertib dan menyimak informasi yang disampaikan.”
Sang pemuda memundurkan pijakannya, mengakhiri tugasnya sebagai pemandu ritual yang telah usai digelar.
ㅤ
ㅤ
“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan atas komitmen kalian dalam merawat tradisi sakral ini, demi menjaga nama baik sekolah yang kita cintai bersama.”
Intonasi Pemuda mengalun jernih dan tegas, mengunci atensi setiap civitas yang hadir dengan karisma.
ㅤ
ㅤ
Gelombang energi sihir di dalam aula perlahan menyurut, menyisakan keheningan damai yang melapangkan jiwa. Para kepala asrama berjalan menghampiri para murid baru dengan ekspresi hangat, menyampaikan apresiasi tulus atas keberhasilan prosesi yang berjalan.
ㅤ
ㅤ
“Selamat kepada seluruh shinnyūsei yang telah resmi menjadi bagian dari Kōsei, Tsukiyomi, dan Yamiyo. Semoga setiap langkah kalian di sini senantiasa dipenuhi oleh kebijaksanaan, keberanian, serta persaudaraan yang erat.”
ㅤ
@MAHOUTOKORO_JP ㅤ
Senyum tipis terulas di paras pemandu acara tatkala melihat warna-warna telah terpancar di atas kain kimono mereka. Keheningan aula seolah memberi ruang bagi suaranya yang mengalun jernih, menyampaikan restu bagi langkah awal para shinnyusei di bawah naungan tradisi tua.
ㅤ
@TenguEvent ㅤㅤ
[ ✉️ Hasil Penyelarasan Asrama Angkatan XVIII A.R. ]
Selamat Sore! Kami ucapkan selamat datang dan selamat bergabung dengan Mahoutokoro kepada shinnyusei yang telah melewati serangkaian proses penerimaan menjadi gakusei.
[https://t.co/ObHDeX1o3D]
@HisinOffice
ㅤㅤ
ㅤ
Secara bertahap, pola-pola simbol kehidupan terukir rapi di atas kain yang dikenakan. Tanda sakral tersebut akan terus melekat sebagai pelindung sekaligus petunjuk jalan bagi para siswa baru menuju puncak takdir yang menanti mereka di masa depan jua.
( @MAHOUTOKORO_JP )
ㅤ
ㅤ
Kilau cahaya samar bertransisi di sepanjang sudut aula, memancarkan spektrum warna indah yang memanjakan mata. Perubahan warna pada kimono putih itu menegaskan bahwa ambang ritual telah berhasil terlewati, menandai babak awal kisah mereka yang kini telah resmi dibuka
ㅤ
ㅤ
“修験道、闇の雅、命の共鳴。Asrama Yamiyo dihuni oleh mereka yang bergerak dalam senyap, sulit ditebak, namun memiliki ambisi kuat untuk menghadapi ancaman sihir gelap. ███, dan terakhir, ███.”
Suasana Great Hall kini dipenuhi oleh rasa takjub serta harapan baru.
ㅤ
ㅤ
Para civitas saling berbisik kagum menyaksikan perubahan warna kain yang memanjakan mata.
“幽玄、物の哀れ、請示徴。Asrama Tsukiyomi dihuni oleh mereka yang menjadi simbol kecerdasan tajam, keindahan yang halus, dan keanggunan yang memikat. ███, dan terakhir, ███.”
ㅤ
ㅤㅤ
Perlahan, gelombang sihir mengubah warna indah kimono putih para murid baru, rona asrama yang memanjakan mata.
“勇気、自由、修行の意志。Asrama Kōsei dihuni oleh jiwa-jiwa bebas, penuh keberanian, dan semangat bertumbuh tanpa henti. ███ dan ███.”
ㅤ
ㅤ
Gelombang sihir yang pekat memenuhi Great Hall saat tarian tersebut mencapai babak utamanya. Percikan cahaya bermunculan memutari barisan layaknya kawanan kunang-kunang yang menari di atas permukaan air, membalut gerakan mereka dengan pesona yang menghanyutkan.
ㅤ
ㅤ
Gerakan tarian begitu sakral menyita perhatian hadirin yang terpaku mengamati. Keluwesan jemari dan ketegasan pijakan mereka tercipta secara simetris, memperlihatkan indahnya harmoni terjalin saat semua shinnyusei bergerak dalam ritme yang sama.
ㅤ
ㅤ
Dentum taiko bergema nyaring, ritmenya yang kuat membakar semangat para shinnyusei yang mulai berdiri. Mereka menyelaraskan gerak tubuh mengikuti alunan nada.
𝐎𝐎𝐂: Silakan untuk plot menari yang disesuaikan dengan panduan
[ https://t.co/37n7AWaevO ]
ㅤ
ㅤ
Yang tersisa kini hanyalah bentangan menenangkan, jauh dari kungkungan waktu dan rupa. Pada momen sakral tersebut, raga dan pikiran menyatu sempurna, membiarkan energi sihir bergetar selaras dengan denyut nadi mereka yang mengalun penuh irama.
ㅤ
ㅤ
Napas yang teratur menjadi jembatan saat kesadaran mereka bergeser perlahan tanpa jeda. Tabir pemisah dunia fisik dan dimensi batin seolah terkoyak lembut, membawa benak mereka menjelajahi ruang tak kasat mata demi menimbal keheningan jiwa.
ㅤ
ㅤ
Atmosfer ruangan semakin khidmat dinaungi pendar lampion dari langit-langit. Hanya deru napas para shinnyusei serta ketukan kayu yang terdengar, “Bernapaslah selaras detak alam di sekeliling kalian. Biarkan kesadaran kalian melebur dalam ketenangan.”
ㅤ