Memiliki Wakil Presiden dengan usia dan semangat muda adalah sebuah keuntungan besar bagi Indonesia.
Di tengah dunia yang terus berubah, kita memang butuh lebih banyak pemimpin muda-mereka yang berani menghabiskan masa mudanya untuk mengabdi, bukan sekadar mencari aman.
Faktanya, Gibran Rakabuming Raka kini tercatat sebagai Wakil Presiden termuda dalam sejarah Indonesia, terpilih secara demokratis dalam usia 36 tahun. Suka atau tidak suka, ia sudah melangkah ke panggung besar republik-mengambil peran yang tidak mudah, di saat banyak anak muda justru memilih jalan nyaman dan tenang dalam dunianya sendiri.
Biasanya anak-anak muda asyik dengan algoritma, lupa bahwa dunia sedang menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan-dan peran aktif mereka sangat dibutuhkan.
Gibran mungkin bukan sosok yang sempurna apalagi bisa menyenangkan semua orang, tapi ia telah memulai lebih awal dari mayoritas generasinya.
Dan dari keberanian semacam inilah, masa depan bangsa bisa tumbuh.
Hidup anak muda Indonesia!
Beranilah tampil, bergerak, dan berkontribusi.
Bukan begitu, @kemgelapan?
De-Jokowisasi dilakukan secara massive oleh PDIP seperti de-Soekarnoisasi dilakukan oleh Orde Baru terhadap Bung Karno. Tapi karena itu rakyat justru memperlihatkan simpati pada Jokowi dan antipati terhadap PDIP.
orang orang jahat banget ya? hari ini gue lg tidur siang, tbtb dibangunin nyokap, ditanya "kamu mesen makanan online?" gue bingung, orang gue drtd tidur. nyokap gue bilang ada grabfood dateng dan nungguin di luar. udah dibilang bukan rumah gue, tp alamatnya di rumah gue. alhasil—
Jateng, sudah hampir bisa dipastikan Ahmad Lutfi, menang, dan bakal dilantik jadi Gub Jateng.
Pak Andika tak perlu niru Ganjar "Kamu percaya suara saya cuma segitu?". Jangan ya.
Wis terima saja. Memang pesona Presiden ke-7 Jokowi, jauh lebih tinggi berlipat2 dari Pres ke-5 Bu Mega.
Ini membuktikan, bahwa peran sosok Jokowi sangat membantu suara PDIP. Di saat Jokowi pergi, PDIP hilang sebagian nyawanya. Valid