Kebencian itu seperti alkohol 95%. Bisa memabukkan, mudah terbakar. Jgn pernah memulai kehidupan dgn kebencian. Apalagi menanam tunas kebencian. Kuburkanlah kebencian sedalam yg kita bisa.
Jika kita mencintai negeri ini, kini saatnya kita berpadu, jgn ada polarisasi. Jgn ada yg menjadi komprador para kapitalis ekonomi dan politik. Mari kita bangkit bersama memasuki peradaban global, dan setara dgn bangsa lain. InsyaAllah kita bisa
Bangsa kita sdg diuji ketabahannya, sekerumunan org yg mengatasnamakan NKRI harga mati, Cinta Tanah Air katanya, dan penikmat sumberdaya negeri paling depan; selalu mempersoalkan perbedaan, mempermasalahkan suku, identitas & agama. Apa dibalik itu semua?
Hanya dgn hati yg bersih, kita memulai menggandakan butir2 keluhuran. Dgn hati yg lurus, jiwa yg suci dan roh yg damai, akan mengantarkan “perjalanan” menuju kebahagiaan abadi. Sesuatu yg hanya bisa diterangkan dgn imajinasi kelas atas
Hidup adlh cara lain utk memanggul visi. Hidup tanpa visi ibarat perjalanan tanpa arah. Hidup bukanlah soal bgmna meraih target personal, bukan pula menggenggam capaian pribadi, tapi bagaimana membuktikan imajinasi kolektif kemanusiaan bisa dicapai bersama
Mudah2an Allah bisa terus menerus memberikan kesempatan utk selalu berharap kepada Kekuasaan Allah. Dan menghindar dari rasa kesombongan yg menjadi kebanggaan syaithon
Siap melanjutkan perjuangan di KAHMI utk menjadi calon pimpinan kolektif Majelis Nasional setelah diberi kesempatan memasuki tahapan lanjutan oleh Pansel Munas Kahmi 2020.
Pemimpin yg tdk beruntung adalah pemimpin yg hidup dalam kesunyian, krn masyarakatnya beku inovasi, lengah kreativitas, krn kuasa tdk bersenyawa dgn angin sosial
Kalau kepercayaan mulai berkurang, cinta pasti akan runtuh. Dimensi tanpa cinta adalah ruang hampa yg tak bertepi. Sama dgn jiwa yg tak memiliki rasa dgn raga yg rapuh. Ibarat pemimpin yg berdusta, ia hidup dlm atmosfir masyarakat yg mencibir dgn diam.
Jika kita punya nurani utk berakal, maka bathin kita akan mendahului langkah perilaku kita, dan setiap gerak yg diawali dgn pesan bathin, akan memberikan horizon & perspektif yg luas dan bening. Karena itu, jgn mendustai bathinmu
Kadangkala kita membutuhkan keheningan, agar kita bisa menemukan cahaya kearifan. Dan dgn kearifanlah kita bergerak melahirkan kebaikan2 tanpa sekatan, kebaikan dgn basis kemanusiaan & keuniversalan
DALAM BERNEGARA, semua sama pentingnya;PANCASILA, NKRI, demokrasi, toleransi, dll, tapi meletakkan keadilan sebagai sumbu pengaturan bernegara, adalah pilihan yg amat substantif. Adil dlm bertutur & adil dlm bersikap adlh karakter utama dlm menjaga Indonesia.
Usirlah kegelisahan dgn keyakinan, bertuturlah dgn kebenaran yg pling murni, berujarlah tdk dgn kepura2an. Kbohongan & tipu muslihat tdk membuat org lain kehilangan cahaya dlm hidupx, justru kebohongan akan meruntuhkan derajatmu, & akan membawmu dri ruang cerah menuju kegelapan
Kadang2 byk org terlampau takut dgn masa depannya. Pdhl dia tak memiliki hak utk mengatur masa kininya sekalipun. Ketakutan itu melahirkan jiwa yg kerdil, membuatnya mengigau, merisaukan sesuatu yg tdk jelas, akhirnya dia menemukan dirinya dlm penistaan, dlm ketakutan yg memuncak
Betapa tdk mudahnya menselaraskan antara akhlak dan konsep ideal yg berbobot moral. Akhlak adlh tindakan reflektif yg berbasis pd keadaan jangka pendek dan kebutuhan mendesak, sebaliknya, moralitas adlh gagasan kekinian yg menembus horizon universal dan perspektif jangka panjang
Insya Allah kita istiqomah, menjaga hati dan perilaku utk terus menjadi pribadi yg memberi manfaat bagi keluarga, dan lingkungan kita, jika mungkin utk agama, bangsa dan negara. Selamat beraktivitas
Jgn biarkan memory kolektif kita utk selalu ingat hal2 buruk dlm kehidupan sosial, politik dan ekonomi kita. Meskipun melupakan bukanlah soal mudah bagi kehidupan bersama.
Utk bangsa, masyarakat & agama; kita perlu merawat keberanian, meski kita diapit dan dipayungi vegetasi yg terus meneror dan mengkerdilkan prinsip dan jiwa pengorbanan. Menjadi kayu ulin ditengah hutan belantara yg ditumbuhkan dgn sifat transgenetik, memang butuh keberanian besar