Ayat yang berbunyi “sesungguhnya beserta setiap kesulitan terdapat kemudahan” itu menunjukkan kepada kita semua bahwa bersamaan dengan datangnya kesulitan, pasti ada kemudahan yang mengiringinya. @alif__id https://t.co/lhGXB4QOCg
Dilestarikan dalam ingatan dan ditransmisikan melalui tradisi lisan, bahasa yang menggugah itu bernama syair.
Ia bisa menggerakkan hati manusia untuk melakukan kebaikan atau mendorong mereka menuju kepunahan dalam bentuk propaganda perang.
https://t.co/c6G6Q78WWt
Tidak perlu malu untuk mengakui kalau kita itu bukan pakar. Cukup serahkan hal-hal yang tidak kita kuasai kepada mereka. Nggak usah ikut-ikutan berkomentar daripada nanti salah kaprah.
https://t.co/bZE5OPwDFv
Kalau dulu ada orang-orang seperti Pangemanann yang mengawasi setiap gerak-gerik penduduk kolonial sampai wilayah-wilayah privat, maka peran mereka sekarang digantikan oleh layanan Google, Facebook, dan lain sebagainya.
https://t.co/4QEyrayHrf
Sebelum menjadi mesin pengeruk keuntungan, kopi merupakan bagian dari kehidupan keagamaan masyarakat Islam pada abad 14 M.
Di Yaman, para sufi meminum Qishr agar tetap terjaga sepanjang malam untuk beribadah.
https://t.co/ktrg66c72y
Kata al-Ghazali, tawakal itu meyakini bahwa sesuatu yang sudah ditakdirkan untukmu akan tetap datang kepadamu meski seluruh semesta memalingkannya darimu.
Begitu pula sebaliknya. Kalau tidak ditakdirkan untukmu, ia tidak akan sampai kepadamu meski seluruh semesta membantumu.
Kalaupun ada kekurangannya, saya kira terletak pada sedikitnya pembahasan mengenai para penulis Timur Tengah. Hampir semua penulis yang dimuat dalam buku ini berasal dari Barat.
https://t.co/msY5tGj6HY
Novel ini unik dan kompleks. Kita bisa menemukan apa saja di sana.
Dari Marxisme sampai cerita perang. Dari kisah seseorang yang bangkit dari kubur hingga seorang cantik rupawan yang menikahi anjing. Tak mudah mendefinisikannya dalam satu deskripsi.
https://t.co/t6ATHlww9K
Pernah baca di kitab Kifayatul Atqiya’, ada empat hal yang bisa menyelamatkanmu di dunia yaitu: berhenti berharap kepada orang lain, memaafkan kesalahan mereka, menutupi aib mereka, dan banyak-banyak memberi.