Pemerintah Kabupaten Tuban resmi membatalkan acara Pesta Kemerdekaan HUT ke-81 RI sebagai bentuk simpati dan solidaritas bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dilanda gempa bumi.
Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera tetap dilaksanakan di Alun-Alun Tuban pada Senin, 17 Agustus 2026. Pembatalan pesta rakyat ini diputuskan oleh Sekda Budi Wiyana atas arahan langsung Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.
Pemkab menegaskan kebijakan ini tidak mengurangi makna kemerdekaan, melainkan menjadi momen saling peduli. "Duka saudara kita adalah duka kita bersama."
Ya Tuhan.... engkau yang maha kuasa, lindungilah Indonesia ini dari malapetaka dan bencana, pemerintahannya udah bobrok jangan juga alamnya ya Tuhan, aku belum bisa menjelajahi dan merasakan semua keindahan alam Mu ya Tuhan.
Pray for NTTππ»
Makanan berat
1. Sego sambel cak uut
2. Ayam goreng pemuda
3. Bakso solo kidul pasar
4. Sate cak dar araya
5. Rawon nguling
6. Kuliner pasar klojen
Dessert
1. Timtong
2. Mad baker
3. Appel bakes
4. Mother makes
5. Donat kanenakan
Panggilan buat kaum mendang-mending, Sportation lagi ada promo gede-gedean yang sayang banget kalau dilewatkan. Niat beli 1 pasang, malah dapet 2 pasang sepatu New Balance cuma seharga Rp1,6 juta.
HARI INI HARI TERAKHIR, stok terbatas jadi harus cepet-cepetan!
Ya Tuhan.... engkau yang maha kuasa, lindungilah Indonesia ini dari malapetaka dan bencana, pemerintahannya udah bobrok jangan juga alamnya ya Tuhan, aku belum bisa menjelajahi dan merasakan semua keindahan alam Mu ya Tuhan.
Pray for NTTππ»
Cek fakta dulu sebelum bicara. Jangan sampai niat jualan kebaikan malah berakhir menelanjangi kebobrokan sendiri.
Dulu gaji guru yang di php in sekarang gaji pengupas bawang!.
Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa SD Negeri 01 Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dilaporkan mengandung belatung.
Peternak petelur di Yogyakarta membagikan ribuan ayam secara gratis kepada masyarakat di Malioboro sebagai bentuk aksi protes atas melonjaknya harga pakan dan kerugian yang terus berlanjut.
Sarwendah mengklarifikasi pernyataannya dalam podcast Denny Sumargo.
Ia menegaskan bahwa anaknya tidak mengalami bullying di sekolah, melainkan menjadi sasaran bullying di media sosial.