Maaf untuk diriku sendiri.
Karena terlalu lama memaksa kuat.
Karena terlalu sering bilang “gak apa-apa” padahal sebenarnya ada banyak hal yang mengganggu.
Karena membiarkan emosi menumpuk sampai akhirnya keluar dengan cara yang gak sehat.
Aku akan belajar memperbaikinya.
Untuk diriku yang akhir-akhir ini emosinya berantakan:
maaf.
Aku tahu kamu sedang tidak baik-baik saja.
Aku tahu kamu sedang berusaha.
Dan meskipun caramu menghadapi semuanya belum selalu benar, bukan berarti kamu gagal sepenuhnya.
Kita perbaiki pelan-pelan.