Honor relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangka Raya belum dibayar selama dua bulan. Wow sangat keren sekali!
Pasti ini karena administrasi dan birokrasi yang ruwet dan ribet.
Alert! Hari ini Selasa, 29 September 2026 kabut asap di Palangka Raya kembali memburuk. Nilai PM2,5 sudah di atas 1000-an. Kenakan master bagi yang beraktivitas di luar ruangan ya pahari.
Dua hari terakhir ini kabut asap di Palangka Raya menipis. Yang biasanya indeks kualitas udaranya di atas angka 800 s.d. 2000-an US AQI, kali ini sekitar 100-500 US AQI. Walau begitu udara masih masuk pada kategori tidak sehat.
Tetap waspada. Karena musim kemarau masih panjang.
Pemandangan Kota Palangka Raya pada hari Kamis, 24 September 2026 kemarin. Di mana nilai AQI US mencapai 2480 dan nilai PM2,5 di angka 1319,6 ยตg/mยณ.
Video: lovinsilence/IG
Selamat malam. Hari ini kembali warga Kota Palangka Raya berjuang keras di tengah terjangan kabut asap yang pekat sekali. Berdasarkan AirVisual, pukul 18.00 WIB tadi kualitas udara berada di angka 2848 US AQI dan dengan nilai PM2,5 sebesar 1504 ยตg/mยณ.
Fiuuuhhhhh!
Bandara Tjilik Riwut sudah 5 hari ini tidak ada pesawat yang landing (mendarat) dan take off (terbang). Apabila ingin ke Palangka Raya, sebaiknya lewat Banjarbaru (Kalsel) saja, walaupun harus menempuh perjalanan darat 4 jam lagi.
Tapi, kalo gak penting-penting amat, lebih bagus lagi bila tak usah ke Palangka Raya dulu sih.
Puku 14.00 WIB tadi nilai US AQI berada pada angka 2462 dengan nilai PM2,5 sebesar 1310,5 ยตg/mยณ. Sepertinya ini rekor baru deh selama kurang lebih 40 hari kabut asap menyelimuti Kota Palangka Raya.
Ini adalah pesawat Super Air Jet. Sudah 5 hari pesawat ini "parkir" di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya. Tidak bisa terbang karena terdampak kabut asap tebal. Gila gak?
Pemandangan Kota Palangka Raya pada hari Minggu, 20 September 2026 kemarin. Di mana nilai AQI US mencapai 1.698 dengan PM2.5: 926.9 ยตg/mยณ (masuk pada kategori berbahaya).
Video: nggalann/IG
Sabtu dan Minggu kemarin kami berada di Kota Banjarmasin. Walapun ada bau asap tipis (banget), di sana kami masih bisa bernafas lega dan plong. Langit biru juga masih terlihat.
Senin dini hari kami tiba di Kota Palangka Raya. Nafas kembali sesak, tenggorokan sakit, dan mata perih.
Kembali berjuang hidup melawan kabut asap pekat yang berbahaya bagi kesehatan.