🎮🔥 MABAR: Main Bareng Anti Narkoba! 🔥🎮
Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, BNN mengajak insan BNN untuk menunjukkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan gaya hidup sehat melalui Turnamen E-Sport MABAR 2026.
Buktikan bahwa generasi hebat tidak hanya jago bermain, tetapi juga berani mengatakan TIDAK pada narkoba.
📅 Pendaftaran: 8–10 Juni 2026
🏆 Pertandingan: 15 & 17 Juni 2026
👥 Peserta: Internal BNN Pusat, BNNP, dan BNNK di Jakarta
Mari meriahkan HANI 2026 dengan semangat kompetisi yang positif, sportif, dan bebas narkoba!
#HANI2026 #MABARAntiNarkoba #IndonesiaBersinar #AnandaBersinar #WarOnDrugsForHumanity
Biro Humas dan Protokol BNN
Selamat Hari Laut Sedunia
Laut yang sehat adalah warisan berharga bagi generasi mendatang. Mari bersama menjaga kelestarian laut dan lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan kehidupan yang lebih bersih, aman, dan berkelanjutan.
BNN RI mengajak seluruh masyarakat mendukung terwujudnya Ananda Bersinar menuju Indonesia Bersinar, dengan membangun lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Biro Humas dan Protokol BNN
BNN GAGALKAN PENYELUNDUPAN HASHISH 7,8 KG JARINGAN RUSIA DI BANGLI
Tim Gabungan BNN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bea dan Cukai, serta Polda Bali berhasil mengungkap jaringan penyelundupan narkotika internasional oleh WNA asal Rusia di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, pada Jumat (5/6), sekitar pukul 08.00 WIB.
Pengungkapan bermula dari informasi Bea dan Cukai Soekarno-Hatta terkait adanya tas koper berisi ganja asal Thailand yang dibawa penumpang berinisial KK (P/52 tahun) WNA Rusia dan diduga akan dibawa ke Bali.
Usai mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, KK diketahui melanjutkan perjalanan menggunakan mobil rental menuju Pelabuhan Ketapang dan menyeberang pukul 01.30 WIB. Kemudian, setibanya di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 03.00 WITA, KK dijemput oleh SK (L/40 tahun) yang juga seorang WNA Rusia.
Petugas selanjutnya melakukan pengejaran terhadap tersangka SK yang berusaha melarikan diri usai menurunkan KK dan tas koper berisi narkotika. Dalam pelarian tersebut SK mengendarai kendaraan dengan laju yang sangat kencang dan ugal-ugalan sehingga sempat menabrak beberapa warga setempat. Hingga akhirnya petugas berhasil menghentikan mobil SK dan berhasil menangkapnya di Dusun Kayang.
"Kami telah mengamankan barang bukti narkotika berupa Hashis (bentuk padatan dari tanaman ganja) dengan berat brutto 7,8 Kg, serta barang bukti non-narkotika berupa paspor, ponsel, dan 1 unit kendaraan roda empat," ujar Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto.
Saat ini BNN masih berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai, Polda Bali, serta Imigrasi guna melakukan pengembangan kasus terhadap kemungkinan adanya tersangka WNA Rusia lain yang masih berada di Bali.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Jaga Apa Yang Kita Konsumsi, Lindungi Generasi Masa Depan!
Di Hari Keamanan Pangan Sedunia ini, mari kita ubah tantangan menjadi solusi demi menghadirkan makanan aman di mana pun kita berada. Tubuh yang ternutrisi dengan baik akan melahirkan pikiran yang positif, menjauhkan generasi muda dari bahaya gelap narkoba.
Mari bersama BNN RI kita jaga ketahanan pangan dan wujudkan masa depan Ananda Bersinar!
Biro Humas dan Protokol BNN
AKSELERASI “SMART POWER”, BNN RESMI BUKA TOT TELEREHABILITASI RAWAT JALAN
Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah (PLRIP) Deputi Bidang Rehabilitasi BNN RI resmi menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Telerehabilitasi Layanan Rawat Jalan. Langkah ini menjadi wujud nyata transformasi digital BNN untuk menghadirkan layanan rehabilitasi adiksi yang lebih adaptif, inklusif, dan mudah diakses masyarakat di seluruh Indonesia.
Deputi Rehabilitasi BNN RI, dr. Bina Ampera Bukit dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa transformasi digital sudah menjadi keniscayaan.
“Tantangan keterbatasan akses, kondisi geografis, dan kebutuhan masyarakat yang dinamis menuntut Kita menghadirkan layanan rehabilitasi efektif dan berkualitas. Teknologi harus memperluas jangkauan layanan sejalan dengan program prioritas nasional dan penguatan ANANDA BERSINAR,” ujarnya.
Urgensi layanan jarak jauh ini didorong situasi darurat narkotika. Data UNODC 2023 mencatat 316 juta pengguna narkotika di dunia, dengan 64 juta orang mengalami gangguan penggunaan zat. Survei BNN 2025 menyebut prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia mencapai 2,11% atau 4,15 juta jiwa, didominasi usia produktif.
Untuk merespons hal itu, BNN meluncurkan Layanan Telerehabilitasi. Layanan ini berupa intervensi psikososial jarak jauh bagi klien Gangguan Penyalahgunaan Zat melalui video call, telepon, pesan teks, hingga aplikasi berbasis situs atau ponsel. Inovasi ini terbukti menurunkan angka putus layanan hingga 36%, mengurangi hambatan psikologis, dan mereduksi stigma.
Kurikulum ToT dirancang komprehensif, mencakup regulasi, manajemen krisis, hingga metode intervensi berbasis bukti seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Motivational Interviewing (MI), SBIRT, dan model blended daring-luring. BNN juga menetapkan kriteria ketat bagi petugas, yaitu tenaga profesional yang sudah terlatih dgn sertifikasi layanan rehabilitasi, memiliki pengalaman klinis minimal 2 tahun, dan mampu mengoperasionalkan perangkat digital.
Standardisasi sarana turut diatur. Ruang kerja konselor wajib privat, kedap suara, berinterior natural, dan bercahaya optimal. Perangkat keras minimal: laptop RAM 4 GB, webcam resolusi tinggi, dan headset HD dengan noise cancelling untuk menjamin kelancaran terapi.
Etika profesi dan keamanan data menjadi prioritas utama. Penyelenggaraan telerehabilitasi selaras dengan UU No. 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dan Permenkes No. 24/2022 tentang Rekam Medis Elektronik. Data kesehatan dikategorikan sensitif dan dilindungi enkripsi AES-256, dengan kewajiban penggunaan email resmi BNN, verifikasi dua langkah, serta penyimpanan di Private Secure Cloud BNN.
Melalui workshop ini, BNN menargetkan peserta menjadi trainer dan agen perubahan di wilayah masing-masing.
“Hasil pelatihan harus ditindaklanjuti dengan implementasi nyata dan replikasi ke petugas lain, agar layanan telerehabilitasi berkembang luas, merata, dan terstandar di seluruh Indonesia demi mendukung pendekatan smart power BNN," ujar Deputi Rehabilitasi BNN RI menutup sambutannya.
#warondrusgforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Selamat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026! 🌳🌍
Sama seperti kita merawat bumi agar tetap sehat dan lestari, mari kita juga merawat generasi muda agar bersih dari bahaya narkoba. Keduanya adalah warisan kita untuk masa depan yang lebih baik.
#HariLingkunganHidup2026 #WarOnDrugsForHumanity
Biro Humas Dan Protokol
PERKUAT PINTU MASUK NEGARA, BNN DAN BARANTIN JAJAKI KERJA SAMA BERANTAS NARKOTIKA
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, melakukan kunjungan audiensi dengan Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Abdul Kadir Karding, di Gedung Mina Bahari (GMB) II, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, pada Kamis (4/6). Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama dalam mengantisipasi dan mendeteksi penyelundupan narkotika melalui jalur-jalur perbatasan dan pintu masuk negara.
Kepala Barantin menyambut baik kedatangan pihak BNN. Beliau mengungkapkan bahwa modus penyelundupan narkotika kini semakin berkembang dan tidak sedikit yang memanfaatkan jalur-jalur yang menjadi kewenangan Badan Karantina. Ia mencontohkan salah satu kasus masa lalu di mana ganja seberat 800 kilogram asal Jerman diselundupkan dengan cara dicampur ke dalam pakan ternak.
"Sekarang narkotika juga sudah bertransformasi ke bentuk yang lebih canggih seperti cairan. Karena itu, Kami mendiskusikan langkah antisipasi guna mengendalikan peredaran narkotika, baik dari luar negeri maupun antar pulau, yang bisa didukung oleh Barantin," ujar Kepala Barantin.
Barantin yang memiliki lini terdepan di perbatasan, pelabuhan, dan bandara akan mendorong sistem penelusuran (tracking) dan pengecekan dini. Modus-modus baru yang ditemukan BNN akan diinformasikan ke tim Barantin agar dapat mendeteksi ancaman lebih cepat. Selain itu, Barantin akan mengoneksikan sistem data base trust milik mereka dengan BNN guna memantau pergerakan mencurigakan secara real-time.
Kepala Barantin menegaskan pentingnya kolaborasi ini demi menyelamatkan masa depan bangsa.
"Ini menyangkut Generasi Emas. Jangan sampai generasi Kita malah menjadi 'generasi cemas' karena narkotika. Semua pihak harus terlibat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala BNN RI menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Barantin. Menurutnya, tugas BNN dalam menanggulangi narkotika sangat beririsan dengan Barantin yang menjaga gerbang luar Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Suyudi membagikan informasi terkini mengenai perkembangan tren narkotika, di mana bentuknya kini tidak lagi hanya padat, serbuk, pil, atau tanaman, melainkan sudah berbentuk cairan (liquid). Jenis baru ini (termasuk synthetic cannabinoid) kerap disalahgunakan melalui rokok elektrik (vape) yang kini menjadi tren gaya hidup generasi muda.
"Pendeteksian narkotika cair ini membutuhkan kekhususan dan kerja sama yang erat. Mengingat posisi strategis Indonesia dan adanya jaringan narkotika internasional di Asia Tenggara seperti Golden Triangle, pengawasan harus diperketat," tegas Suyudi.
Suyudi menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya fokus pada pintu masuk resmi, tetapi juga pelabuhan-pelabuhan tikus yang kerap menjadi celah penyelundupan. Guna mematangkan langkah pencegahan, pemberantasan, serta pelatihan bersama, BNN dan Barantin sepakat untuk segera menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Nota Kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
PERKUAT BARISAN INSAN ANTINARKOTIKA, SESTAMA BNN RI LANTIK 29 PNS BARU
Sebanyak dua puluh sembilan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) usai dilantik dan diambil sumpah jabatan, pada Kamis (4/6). Pelantikan yang dipimpin oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Tantan Sulistyana, tersebut menandai dimulainya tanggung jawab baru para pegawai dalam mendukung tugas dan fungsi BNN di bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Dalam sambutannya, Sestama menegaskan bahwa status baru sebagai PNS bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan amanah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Saya bangga melantik saudara-saudari sebagai insan antinarkotika yang akan mengemban tugas dan tanggung jawab besar dalam upaya P4GN,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi BNN tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga menyangkut perlindungan masyarakat dan masa depan generasi bangsa. Oleh karenanya, setiap pegawai dituntut bekerja dengan dedikasi tinggi serta menjadikan sumpah jabatan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
“Bekerjalah dengan hati, karena persoalan yang Kita hadapi bukan hanya masalah hukum, melainkan juga menyangkut kehidupan manusia dan masa depan bangsa,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sestama juga mengajak seluruh pegawai yang baru saja dilantik untuk mengimplementasikan budaya kerja organisasi yang berlandaskan pada nilai soliditas, integritas, dan sinergitas. Dengan demikian Ia menambahkan, akan lahir aparatur-aparatur yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
PROGRAM PRIORITAS NASIONAL, KEPALA BNN RI HADIRI KONSOLIDASI MAKAN BERGIZI GRATIS
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menghadiri Konsolidasi Nasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (3/6). Kegiatan yang mengusung tema “Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition” tersebut menjadi wadah penguatan koordinasi pelaksanaan Program MBG sebagai salah satu program prioritas nasional.
Konsolidasi nasional yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) diikuti ribuan peserta yang terdiri dari Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), jajaran BGN, serta berbagai pemangku kepentingan dari seluruh daerah. Kehadiran Kepala BNN RI bersama sejumlah pejabat tinggi negara dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan lintas sektor terhadap upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya integritas, dedikasi, dan pengawasan yang kuat dalam pelaksanaan Program MBG. Presiden menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh cakupan layanan, tetapi juga oleh kualitas pelaksanaannya di lapangan.
Sebagai bentuk pengawasan langsung, Presiden mengungkapkan rencana untuk melakukan peninjauan ke sejumlah SPPG tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, Presiden meminta setiap keluhan dan aduan dari sekolah terkait pelaksanaan program dapat segera dilaporkan sebagai bahan evaluasi bagi SPPG maupun BGN guna memastikan layanan berjalan optimal.
Melalui konsolidasi nasional tersebut, Presiden mengajak seluruh pelaksana program serta pimpinan K/L untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi. Kerja sama yang solid diharapkan dapat memastikan manfaat Program MBG dirasakan secara nyata, merata, dan berkelanjutan oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
DUKUNG ANANDA BERSINAR, BNN PERKUAT KAPASITAS LAYANAN REHABILITASI ANAK DAN REMAJA
Penguatan Program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) tidak hanya dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui berbagai upaya pencegahan, tetapi juga dengan memperkuat layanan rehabilitasi bagi anak dan remaja yang terpapar penyalahgunaan narkotika. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan rehabilitasi yang berkualitas sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pemulihan bagi generasi muda.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, BNN melalui Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah (PLRIP) Deputi Bidang Rehabilitasi menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Implementasi Skrining dan Intervensi Singkat pada Anak dan Remaja dengan Instrumen ASSIST-Y (Alcohol, Smoking and Substance Involvement Screening Test for Youth) secara hybrid di PPSDM Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Timur, Rabu (3/6).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas petugas layanan rehabilitasi dalam mengimplementasikan ASSIST-Y secara tepat pada anak dan remaja yang berhadapan dengan masalah penyalahgunaan narkotika, sekaligus membentuk master trainer yang mampu melakukan pelatihan, pendampingan, dan replikasi program di wilayah kerja masing-masing. Pelatihan ini juga mendukung implementasi Program SINARI (Skrining dan Asesmen Narkotika Terintegrasi di Sekolah) sebagai upaya menghadirkan layanan rehabilitasi yang terintegrasi, terstandar, dan berkelanjutan.
Para peserta yang merupakan jajaran Deputi Bidang Rehabilitasi BNN RI dibekali pemahaman dan keterampilan dalam penerapan ASSIST-Y sebagai instrumen skrining dan intervensi singkat untuk mengidentifikasi tingkat risiko penggunaan zat pada anak dan remaja. Materi yang diberikan mencakup teknik skrining, interpretasi hasil skrining, hingga penentuan intervensi yang sesuai berdasarkan tingkat risiko yang ditemukan.
Narasumber kegiatan, Dr. dr. Diah Setia Utami, Sp.KJ, MARS, Widyaiswara Ahli Utama BNN, menjelaskan bahwa penanganan anak dan remaja memiliki tantangan tersendiri dibandingkan kelompok usia dewasa. Menurutnya, petugas rehabilitasi perlu terlebih dahulu membangun hubungan yang positif dan memperoleh kepercayaan anak maupun remaja agar proses asesmen dan intervensi dapat berjalan secara efektif.
Lebih lanjut, dr. Diah menekankan pentingnya pemahaman terhadap karakteristik dan kebutuhan khusus anak serta remaja dalam setiap tahapan layanan rehabilitasi. Dengan pendekatan yang tepat, rehabilitasi tidak hanya berfokus pada pemulihan dari penyalahgunaan narkotika, tetapi juga membantu mereka membangun kembali kepercayaan diri, perilaku positif, dan ketahanan diri terhadap pengaruh narkotika.
Melalui kegiatan ini, BNN berharap kualitas layanan rehabilitasi bagi anak dan remaja semakin meningkat di seluruh Indonesia. Penguatan kapasitas petugas rehabilitasi diharapkan dapat mendukung keberhasilan Program Ananda Bersinar dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
BNN RI LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENYIDIK MADYA
Badan Narkotika Nasional (BNN) menyelenggarakan upacara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan untuk jajaran Pejabat Administrator dan Penyidik Madya. Upacara yang berlangsung di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu (3/6), ini dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto.
Dalam amanatnya, Kepala BNN RI menekankan bahwa mutasi dan pelantikan jabatan ini merupakan manifestasi dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk mengakselerasi kinerja serta mempertajam arah strategi BNN.
Ia memberikan arahan khusus kepada para pejabat yang baru dilantik, sebagai berikut:
Kepada Kepala BNN Kabupaten/Kota, diinstruksikan untuk mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang kuat dengan stakeholder, terutama pemerintah daerah, serta tokoh agama dan masyarakat setempat. Selain itu, mereka diminta untuk mengakselerasi program Desa Bersinar (Bersih Narkoba).
Sementara itu, untuk jabatan Asdep Pengawasan Barang Bukti, Kepala BNN RI menekankan agar menjadi jangkar akuntabilitas dan integritas institusi dengan memastikan sistem pengawasan berjalan secara ketat, transparan, dan terukur.
Lebih lanjut kepada jabatan Penyidik Madya, diingatkan bahwa mereka adalah inti dari kekuatan penegakan hukum BNN. Mereka diwajibkan untuk mengoptimalkan hard power approach yang canggih, memanfaatkan intelijen taktis, siber, dan penyidikan berbasis teknologi terkini.
Menutup amanatnya, Kepala BNN RI berpesan agar seluruh pejabat menerapkan tiga nilai utama dalam bertugas, yakni Soliditas (menjadi kokoh dan bersatu), Integritas (sebagai benteng utama dalam bertugas), dan Sinergitas (kemampuan menjalin kerja sama antarunit internal maupun dengan stakeholder eksternal).
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI
BNN CETAK PENYIDIK PROFESIONAL MELALUI PELATIHAN JABATAN FUNGSIONAL PENYIDIK AHLI MUDA
Komitmen BNN dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di bidang pemberantasan narkotika kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Pelatihan Jabatan Fungsional Penyidik BNN Ahli Muda Tahun 2026. Setelah dilaksanakan secara daring sejak 4 Mei 2026, pelatihan tersebut resmi ditutup oleh Deputi Pemberantasan BNN RI, Aswin Sipayung, pada Selasa (2/6).
Selama kegiatan berlangsung, 40 peserta yang berasal dari Satker pusat dan wilayah mendapatkan pembekalan komprehensif yang mencakup kebijakan strategi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), kode etik penyidik BNN, sistem peradilan pidana, penanganan tempat kejadian perkara dan barang bukti, hingga teknik penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika maupun prekursor narkotika.
Sejumlah tenaga pengajar profesional dari beragam institusi dihadirkan dalam pelatihan ini, di antaranya Mahkamah Agung, Kejaksaan RI, Kementerian Hukum dan HAM, Bareskrim Polri, serta para narasumber dari lingkungan BNN. Hasilnya, sebagian besar peserta mampu menunjukkan capaian akademik predikat sangat memuaskan dengan nilai rata-rata 92,34.
Dalam sambutannya, Deputi Pemberantasan BNN RI menegaskan bahwa dinamika kejahatan narkotika yang terus berkembang menuntut setiap penyidik untuk senantiasa meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya. Menurutnya, pelatihan ini harus menjadi fondasi yang kuat bagi para penyidik dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
“Pelatihan ini hendaknya menjadi bekal yang berharga dalam menjalankan tugas sebagai penyidik yang profesional, berintegritas, dan berdedikasi tinggi karena tantangan dalam pemberantasan narkotika terus berkembang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Deputi Pemberantasan BNN RI mengingatkan bahwa keberhasilan pemberantasan narkotika tidak hanya ditentukan oleh penguasaan aspek teknis penyidikan, tetapi juga oleh komitmen moral dan integritas setiap personel dalam menjalankan amanah negara. Oleh karena itu, Ia berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan untuk mendukung pelaksanaan tugas di Satker masing-masing.
“Setiap langkah yang diambil adalah upaya bersama dalam melindungi bangsa dari ancaman narkotika, karenanya Saya berharap setelah kembali ke satuan kerja masing-masing, Daudara dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh,” pungkasnya sebelum secara resmi menutup pelatihan.
Penutupan pelatihan ini menandai berakhirnya proses pembelajaran. Berbekal pengetahuan, keterampilan, dan integritas yang telah diperkuat selama pelatihan, para penyidik diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efektivitas pemberantasan narkotika dan mewujudkan Indonesia Bersinar.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang diselenggarakan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
BNN PERINGATI HARI LAHIR PANCASILA 2026, TEGUHKAN KOMITMEN MENJAGA PERSATUAN DAN PERDAMAIAN
Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (1/6). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh pejabat dan pegawai di lingkungan BNN secara hybrid sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dasar bangsa yang menjadi fondasi kehidupan bernegara.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Deputi Pencegahan BNN RI, M. Zainul Muttaqien, membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi momentum mengenang lahirnya dasar negara, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjawab berbagai tantangan zaman.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai kekuatan pemersatu di tengah keberagaman bangsa Indonesia sekaligus sebagai landasan kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh yang menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai dinamika global. Sebagai negara yang memiliki keragaman suku, budaya, bahasa, dan agama, Indonesia mampu menunjukkan kepada dunia bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan apabila dilandasi semangat persatuan dan gotong royong.
Selain menjadi dasar kehidupan berbangsa, Pancasila juga menjadi pedoman Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri yang bebas dan aktif. Nilai-nilai kemanusiaan, musyawarah, dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan membangun kerja sama antarbangsa.
Amanat tersebut juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila harus diwujudkan dalam sikap toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, kepedulian sosial, serta semangat membangun bangsa yang berkeadilan.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, BNN menegaskan komitmennya untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Semangat persatuan, kemanusiaan, dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila menjadi landasan penting dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN
Selamat Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026.
"Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia"
Mari jaga persatuan, amalkan nilai-nilainya dalam tindakan nyata. Dari hal kecil di lingkungan kita, sampai langkah besar untuk Indonesia.
#HariLahirPancasila#Pancasila #BhinnekaTunggalIka
#warondrugsforhimanity
Biro Humas dan Protokol BNN RI
🪷 Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE 31 Mei 2026
Semoga cahaya kebijaksanaan menerangi setiap langkah, cinta kasih tumbuh dalam setiap hati, dan kedamaian hadir bagi seluruh makhluk.
Mari menjadikan momentum Waisak sebagai pengingat untuk senantiasa menebarkan kebaikan, menghormati perbedaan, serta hidup dalam harmoni dan welas asih.
#warondrugsforhumanity
Biro Humas dan Protokol BNN RI
Buat kamu yang masih mikir “besok aja berhenti”, ini tandanya.
31 Mei - Hari Tanpa Tembakau Sedunia.
1 hari tanpa rokok = 1 langkah lebih dekat ke hidup lebih sehat. Kamu bisa!
#warondrugsforhumanity
Biro Humas dan Protokol BNN
BNN DORONG PELAJAR JADI TELADAN TEMAN SEBAYA MELALUI PROGRAM ANANDA BERSINAR
Di tengah meningkatnya angka penyalahgunaan narkotika yang didominasi oleh kelompok usia muda, Badan Narkotika Nasional (BNN) terus menggencarkan program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika) sebagai strategi membangun generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Program ini menjadi bagian dari upaya BNN dalam memperkuat ketahanan generasi muda terhadap berbagai ancaman yang dapat menghambat terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Penguatan program tersebut salah satunya dilakukan melalui partisipasi BNN dalam Kongres ke-IV Blok Pelajar Politik Merdeka (BP2M) yang diikuti oleh 585 pelajar SMA/SMK sederajat dari wilayah Jabodetabek dan Banten. BP2M merupakan aliansi gerakan pelajar yang berfokus pada pengawalan demokrasi dan penyampaian aspirasi politik kaum muda secara damai dan santun.
Dalam pembukaan Kongres bertema "Mewujudkan Generasi BP2M yang Berintegritas, Inovatif, dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045" yang berlangsung di PPSDM BNN, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (30/5), Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Aldrin Hutabarat, memaparkan kondisi terkini permasalahan narkotika di Indonesia. Ia menekankan pentingnya keterlibatan pelajar dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan antarteman sebaya (peer-to-peer influence) sebagaimana yang diusung dalam program Ananda Bersinar.
Menurutnya, generasi muda tidak hanya menjadi kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan. Oleh karena itu, para pelajar yang tergabung dalam BP2M diajak untuk turut menjadi Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di sekolah maupun lingkungan masing-masing.
"Kami membutuhkan energi, inovasi, dan idealisme generasi muda untuk menjadi bagian dari gerakan besar mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkotika. Perjuangan melawan narkotika adalah perjuangan menyelamatkan masa depan bangsa," ujar Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI.
Membangun generasi yang bebas dari narkotika merupakan bagian penting dari upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, selain memiliki ketahanan terhadap berbagai pengaruh negatif, generasi muda juga dituntut memiliki karakter kepemimpinan, wawasan global, serta kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Gagasan tersebut selaras dengan pesan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, saat membuka Kongres ke-IV BP2M tersebut. Ia menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan generasi kosmopolitan yang memiliki mental aktivis, keahlian global, dan hati nasionalis sebagai bekal untuk menghadapi tantangan masa depan.
Melalui program Ananda Bersinar, BNN terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya bersih dari narkotika, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan semangat kepemimpinan. Dengan karakter tersebut, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan sekaligus penggerak utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI
Dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional, mari hormati dan jaga peran lansia sebagai teladan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih dari narkoba.
Bersama BNN RI, wujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
Biro Humas dan Protokol BNN
BNN SALURKAN 900 PAKET DAGING KURBAN UNTUK MASYARAKAT SEKITAR
Badan Narkotika Nasional (BNN) menyalurkan sebanyak 900 paket daging kurban kepada masyarakat sekitar lingkungan BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (28/5). Penyaluran ini merupakan tindak lanjut dari serah terima hewan kurban yang dilaksanakan sebelumnya oleh Kepala BNN RI kepada Panitia Kurban Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Taubah BNN RI pada Rabu (27/5).
Usai menerima tujuh ekor sapi dan tujuh ekor kambing, BNN melaksanakan proses penyembelihan hewan kurban yang dikelola oleh panitia kurban DKM Masjid At-Taubah secara terorganisir. Daging kurban kemudian dikemas menjadi 900 paket, masing-masing berisi satu kilogram daging, untuk didistribusikan kepada masyarakat dan pegawai yang telah terdata. Seluruh proses dilakukan secara gotong royong oleh panitia kurban.
Penyerahan paket daging kurban berjalan tertib, aman, dan lancar. BNN berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan memperkuat semangat kepedulian sosial di lingkungan kerja maupun masyarakat. Momentum Iduladha ini juga diharapkan dapat semakin menumbuhkan nilai kebersamaan dan solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat.
#warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN