Di antara hiruk-pikuk, kamu meredamnya dengan tenggelam dalam bacaan dan menyesakkan sepotong alunan lagu dari penyuara telinga yang terhubung pada ponsel. Begitu poros ain lepas dari bacaan, kamu menemukan @nirklandestin di antara keramaian.
"Al!" Kuasa mengudara; curi atensi.
Bel istirahat kedua membawa langkah Josiah menuju kantin. Dia sudah membulatkan tekad untuk jujur jika Milka menanyakan luka di sudut bibirnya. Jujur jauh lebih baik daripada mengarang cerita yang berisiko melukai kepercayaan kekasihnya.
⠀
PENGAKUAN SI ANAK DURHAKA adalah aku yang merajam kefanaan di atas cinta yang mahadalam. Mencinta dan meminta, merasa dan merana. Bawa aku pada gelanggang kehakiman di tanah neraka, menjadi peziarah paling serakah.
⠀