Kemasi tangismu, perempuanku! Jangan cemburu! Kata-kataku bukan jawaban atas pertanyaan. Kata-kataku ada karena ada. Ada karena meng-ada-ada...
#CelahAwan
Sepertinya, Tuhan menciptakanmu saat sedang tersenyum. Seluruhmu amat pantas untuk disematkan di dalam kata kagum. Keindahan yang melebihi kata maksimum dengan jalan yang seluruhnya berbau harum.
Cukup, Menawan.
#CelahAwan
@SkeptisU@sepedakujelek@RK_Lamongan Coba posisikan diri sendiri jadi pengusaha, kira² mau ga invest di Indonesia? Pajak banyak, birokrasi ruwet, infrastruktur alakadarnya, karyawannya kurang produktif tapi nuntut nya banyak sering demo pula, ormas pungli dimana², kira2 mau ga invest di negara seperti itu?
@sepedakujelek@RK_Lamongan Coba posisikan diri sendiri jadi pengusaha, kira² mau ga invest di Indonesia? Pajak banyak, birokrasi ruwet, infrastruktur alakadarnya, karyawannya kurang produktif tapi nuntut nya banyak sering demo pula, ormas pungli dimana², kira2 mau ga invest di negara seperti itu?
@blekatze@Sivasomething@kegblgnunfaedh Bagaimana membangun masa depan hanya dg sebuah kota tanpa menata SDM agar lebih berkualitas dan bisa bersaing di masa depan? Ngerti defisit? Ngerti kerusakan lingkungan yg terjadi di mana-mana? Semua ulah siapa..?
@FalishaHerawati Umat islam di indonesia mayoritas, tp dalam hal pemikiran sangat stagnan tidk ada perkembangan sama sekali. Saking tidk adanya, masalah nasab pun diributkan. Bisa tidk kita angkat isu yg lbh serius. Masalah tambang misalnya..
Sepertinya, Tuhan menciptakanmu saat sedang tersenyum. Seluruhmu amat pantas untuk disematkan di dalam kata kagum. Keindahan yang melebihi kata maksimum dengan jalan yang seluruhnya berbau harum.
Cukup, Menawan.
#CelahAwan
@Subur0204 Sekarang ada pergeseran, para gelandangan, pengemis dan pemulung bukan lagi sampah masyarakat, mereka yg berseragamlah sampah masyarakat itu yg sebenarnya..