๐๐ฆ ๐ง๐๐๐ฆ ๐๐ข๐ฆ๐๐ก๐ ๐ฃ๐ข๐๐ก๐ง๐ฆ ๐ข๐ฅ ๐๐ข๐ฆ๐๐ก๐ ๐ฌ๐ ๐ ๐๐ก๐ ? ( ๐ฆ๐๐ ?!!! ) ๐
๐๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐ด๐ข๐ต๐ถ ๐ฑ๐ช๐ฏ๐ต๐ถ ๐ด๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ฅ๐ช๐ฃ๐ถ๐ฌ๐ข, ๐ซ๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฏ๐ข๐ฉ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฑ๐ช๐ฌ๐ช๐ณ "๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข" ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ฐ๐ฃ๐ณ๐ข๐ฌ ๐ฑ๐ช๐ฏ๐ต๐ถ ๐ญ๐ข๐ช๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข.
___________
Padahal, legalitas bukan argumen final mengenai benar & salah.
"Boleh" tak berarti "Patut", pun "Boleh" tidak sama dgn "Perlu", dan "Sah" tidak sama dgn "Bijaksana".
__________
Ini sama dgn orang yg bertanya ;
๐๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ ๐๐๐ ๐ฎ๐ข๐ด๐ถ๐ฌ ๐ฌ๐ฆ ๐ณ๐ถ๐ข๐ฏ๐จยฒ ๐ด๐ช๐ฑ๐ช๐ญ, ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฏ๐บ๐ข ๐ต๐ฆ๐ณ๐ฎ๐ข๐ด๐ถ๐ฌ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฅ๐ถ๐ฌ๐ช ๐ซ๐ข๐ฃ๐ข๐ต๐ข๐ฏยฒ ๐ด๐ช๐ฑ๐ช๐ญ ๐ข๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฉ๐ข๐ญ ๐บ๐จ ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ ๐ฃ๐ข๐จ๐ช ๐ฅ๐ฆ๐ฎ๐ฐ๐ฌ๐ณ๐ข๐ด๐ช ?
Lalu, dijawab ;
"๐๐ป๐ถ ๐น๐ฒ๐ด๐ฎ๐น".
______________
Seolah sejarah tak pernah mencatat, ๐ฏ๐ฎ๐ป๐๐ฎ๐ธ ๐ธ๐ฒ๐ธ๐ฒ๐น๐ถ๐ฟ๐๐ฎ๐ป ๐น๐ฎ๐ต๐ถ๐ฟ, ๐ฏ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฟ๐ป ๐บ๐ฒ๐น๐ฎ๐ป๐ด๐ด๐ฎ๐ฟ ๐ฎ๐๐๐ฟ๐ฎ๐ป, ๐บ๐ฒ๐น๐ฎ๐ถ๐ป๐ธ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฟ๐ป "๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐น๐ถ๐ป๐ฑ๐๐ป๐ด" ๐ฑ๐ถ ๐ฏ๐ฎ๐น๐ถ๐ธ ๐ฎ๐๐๐ฟ๐ฎ๐ป.
UU dan pasalยฒnya dapat melegalkan tindakan, tp tak otomatis bisa membebaskannya dari pertanyaan. Sebab hukum yg membolehkan, bukanlah akhir dari diskusi, melainkan kerap jadi titik awal dari kecurigaan.
___________
TERNYATA, TIDAK SEMUA JENDERAL BEBAS DARI STUNTING NALAR.
Pun ternyata, yg mengalami stunting tak selalu tubuh, justru yg lebih mengkhawatirkan adalah; ๐ธ๐ฒ๐๐ถ๐ธ๐ฎ ๐๐ด ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐๐๐บ๐ฏ๐๐ต ๐๐ฒ๐บ๐ฎ๐ธ๐ถ๐ป ๐ฏ๐ฒ๐๐ฎ๐ฟ ๐ต๐ฎ๐ป๐๐ฎ ๐ธ๐ฒ๐๐ฒ๐ป๐ฎ๐ป๐ด๐ฎ๐ป, ๐๐ฒ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐ป๐ฎ๐น๐ฎ๐ฟ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ต๐ฒ๐ป๐๐ถ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ธ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ด ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐ธ๐ฎ๐๐ฎ "๐น๐ฒ๐ด๐ฎ๐น".
____________
Sebagai catatan ;
istilah "Stunting Nalar" sy pilih, agar sy tak menggunakan kata "Bodoh".
.
.
| @Puspen_TNI
Rakyat harus menyumbang untuk menggaji ;
Karyawan SPPG ; 5 juta
Ahli gizi : 5 juta
Sopir ; 3 juta
Pemilik SPPG ; 6 juta/hari
Makin keatas makin besar gajinya.
Dan ladang atau objek yang di jual namanya ; 250 ribu per bulan.
Rezim Prabowo bakal tarik utang baru Rp832,2 triliun, ini menjadikannya salah satu penarikan utang tertinggi pasca pendemi.
Ini bukan solusi struktural, karena ketergantungan berlebih pada utang mencerminkan lemah dan karut-marutnya kualitas rezim Prabowo dalam perencanaan dan tata kelola fiskal.
Banyak kebijakan konyol yang ugal-ugalan tanpa kontrol, bahkan ndableg ketika banyak orang mengingatkan, yang pada akhirnya "bom waktu" meledak, pun dampaknya ruang fiskal jebol, anggaran tekor.
Namun, di setiap panggung politiknya Raja MBG kerap kali curcol dengan media dan dengan penuh percaya diri lambe lamisnya bilang:
"Tenang, duitnya ada!"
Paradoks lambe lamis, karena fakta tak berbanding lurus dengan realita.
UJUNG-UJUNGNYA UTANG
$OXN raised over $500K through presale, claim fees, and listing costs, yet the token experienced a ~99% drop right after listing on UZX.
Promised expectations of $0.01+ per token didnโt align with what happened in the market, which has led to growing concerns within the community.
๐ Funding vs Listing:
โข Presale: $500K+
โข Claim fees: ~$12Kโ$14K
โข Listing fee: $5K
Despite the significant funds raised, the post-listing performance raises questions around execution, liquidity management, and transparency.
This gap between expectations and reality is now affecting overall trust.
More clarity from the team would help.
This is a solid TGE structure with a strong emphasis on community allocation and controlled initial circulation. The balance between community claims, IDO participation, and liquidity provision reflects a thoughtful approach to early market stability.
The relatively small number of eligible users compared to total distribution suggests a focused early adopter base, which can be a positive signal if execution, transparency, and claim process are handled smoothly. At this stage, consistent communication and reliable claim mechanics will play a critical role in shaping long-term confidence and sentiment.