Baca di sini: https://t.co/d7pjK2Fa3A
PLN meminta maaf atas pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa dan memastikan pasokan batu bara ke PLTU mulai disalurkan untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.
~IQ #PLN#batubara
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart melakukan restrukturisasi bisnis anak usahanya di Singapura, Alfamart Retail Asia Pte Ltd.
Anak usaha tersebut akan menerbitkan sekitar 49,8 juta saham baru atau setara dengan 51 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah transaksi.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (18/6/2026) seluruh saham baru ini akan diambil oleh Glory Worldwide Investments Pte Ltd dengan nilai transaksi sekitar USD40,6 juta atau setara Rp730,1 miliar.
Aksi korporasi tersebut berdampak pada perubahan komposisi kepemilikan saham di Alfamart Retail Asia. Kepemilikan AMRT yang sebelumnya mencapai 100 persen akan terdilusi menjadi 49 persen, sementara Glory Worldwide Investments akan menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi 51 persen.
Baca selengkapnya di
https://t.co/q7ritT9t6k
Atau klik link di bio @idx_channel
Foto: iNews Media Group
#idxchannel #idxchannelcommunity #AMRT #Alfamart
Baca disini: https://t.co/vpzXit2mEu
Layanan WhatsApp Plus akhirnya resmi hadir di Indonesia. WhatsApp versi berbayar yang diperkenalkan pada akhir Mei lalu ini menawarkan sejumlah fitur ekstra dibanding WA biasa.
~NJ #WhatsApp#WhatsAppPlus
APBN DIDUGA UNTUK KEPENTINGAN HASHIM
TVRI bayar Rp1,3 triliun dari APBN untuk hak siar Piala Dunia 2026, tapi masyarakat yang mau streaming lancar justru disuruh bayar lagi lewat paket BOLA GEMBIRA di Maxstream dan Folaplay. Ironis sekali wak.
Streaming sering error, putus-putus, buffering parah kali wak, bahkan login aja kadang susah tapi tidak ada kompensasi yang jelas bagi pelanggan yang sudah bayar. Siaran gratis di TVRI memang ada wak, tapi kualitas dan akses digitalnya jauh dari harapan wak, kadang lagi di jalan,atau dikantor mau nonton pun susah.
Yang Lebih parahnya lagi wak, penunjukan mitra OTT ini dilakukan tanpa tender terbuka, langsung ditunjuk sebagai MITRA STRATEGIS, mitra strategis kepala hashim iya, bayangkan wak Transparansi kontrak juga minim kali wak,ntah berapa sebenarnya nilai sublisensi yang dibayarkan Maxstream dan Folaplay ke TVRI? Jangan² hanya Rp1 miliar atau malah jauh di bawah itu wak? Kita sebagai rakyay tidak pernah diberi angka pasti, kan bangek. Uang pajak kita gak jelas dibuatnya.
Bayangkan wak TVRI bukan hanya menyiarkan, tapi juga aktif mempromosikan Folaplay yang kemudian bundling dengan IRA proyek yang berada di ekosistem Hashim. Uang negara dipakai untuk hak siar, lalu digunakan untk promosi folaplay dan keuntungannya mengalir ke platform swasta yang terkait kelompok tertentu itu wak.
Kalau ini dilakukan SCTV atau stasiun swasta lain, tidak masalah awak, sebagai pecinta bola sudah biasa bayar untuk nonton. Tapi ini pakai uang APBN, uang rakyat. Ketika gagal tayang lancar, tidak ada pertanggungjawaban yang tegas, kompensasi pun tak de, kan bangke.
Ini bukan Bola Gembira wak. Ini lebih cocok seperti Bola KKN, Kolusi, Korupsi, Nepotisme yang baunya sangat kuat kali akh, Tapi tak ada yang berani menyentuh karna terkait dengan PM.
Andai Uang Rp1,3 triliun itu, kalau digunakan untuk membangun jembatan, jalan, atau infrastruktur dasar di daerah, dampaknya jauh lebih nyata dan bermanfaat bagi rakyat. Bukan sekadar hiburan yang teknologinya saja masih error dan bobrok.
Ingat wak tvri itu milik negara Folaplay dan iran punya swasta, jangan sampai uang negara di pakai untuk memperkaya segelintir orang, jika kita diam wak, maka pola² yang sama akan terus di lakukan oleh penguasa serakah ini.
SEKARANG SAATNYA TVRI MEMBUKA SEMUA DATA MEREKA.JIKA TIDAK BERANI BERARTI BENAR TVRI TELAH ALAT UNTUK MEMPERKAYA HASHIM.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit tajam setelah sempat tertekan ke level terendah dalam enam tahun.
Analis menilai pemulihan tersebut tidak hanya ditopang faktor teknikal, tetapi juga perubahan sikap pemerintah yang mulai lebih pragmatis dalam merespons kekhawatiran pasar.
IHSG telah rebound dari posisi terendah dalam enam tahun di 5.342 pada 8 Juni 2026 menjadi 6.220,74 pada 17 Juni 2026 atau melonjak 16,45 persen dalam waktu singkat.
Berdasarkan riset analis UOB Kay Hian Indonesia yang terbit 15 Juni 2026, penguatan tersebut terutama dipicu membaiknya sentimen investor setelah pemerintah menunjukkan kesediaan untuk mengevaluasi sejumlah kebijakan yang sebelumnya menjadi perhatian pelaku pasar.
Menurut UOB Kay Hian, perhatian pasar selanjutnya akan tertuju pada hasil evaluasi MSCI terhadap aksesibilitas pasar Indonesia pada 24 Juni 2026.
Analis UOB memperkirakan Indonesia masih akan mempertahankan status sebagai pasar berkembang (emerging market), meski MSCI kemungkinan tetap mempertahankan sejumlah pembatasan sambil memantau reformasi akses pasar.
“Review yang positif dapat menjadi katalis jangka pendek bagi masuknya kembali investor asing dan memberikan ruang penguatan lebih lanjut bagi pasar,” ujar analis UOB Kay Hian.
Meski demikian, UOB Kay Hian menilai kenaikan IHSG saat ini masih tergolong sebagai relief rally atau reli pemulihan setelah tekanan besar, bukan sepenuhnya mencerminkan perubahan fundamental jangka panjang.
IHSG saat ini diperdagangkan dengan valuasi murah, sekitar 8 kali forward price to earnings (PE). Level 5.350 dipandang sebagai titik dasar siklus penurunan, sementara secara teknikal IHSG berpotensi menguji area resistance 6.700-6.800.
Karena itu, investor disarankan tetap selektif dan memanfaatkan pelemahan harga untuk akumulasi, bukan mengejar kenaikan.
Baca selengkapnya di https://t.co/gbfxfwQusu
Atau klik link di Bio: @idx_channel
Foto: Shutterstock
#idxchannel #idxchannelcommunity