klarifikasi tni soal temuan rumah dinas letkol arman jadi markas judol
rumah dinas itu disewakan letkol arman ke masyarakat sipil
penyewanya yang menyalahgunakan rumah itu jadi markas judol
jadi tni menyebut arman bukan pelaku judol, tapi yang menyewakan rumah
pelajar dki datangi gedung mk
mereka mengugat soal syarat pendidikan capres dan cawapres
mereka heran kenapa harus ujian dan punya ijazah asli supaya bisa daftar kuliah
tapi calon wapres boleh pakai surat penyetaraan saja
mereka merasa aturan ini tidak adil dan tidak jelas
mereka menggugat ke mk dengan alasan pasal 28d uud 1945: semua orang berhak kepastian hukum dan perlakuan yang sama
yang mereka minta ke mk
kata "sekolah lain yang sederajat" diganti jadi "sekolah menengah atas yang sederajat"
kesetaraan sma harus ditentukan pemerintah dengan aturan yang jelas
calon pemimpin wajib bawa bukti tamat, bukan hanya bukti ikut kuliah
Another "kalo kritik harus bareng sama solusinya"
Fyi, pemerintah yang lu bela punya 49 menteri, 57 wamen, dan 26 wantimpres. Masih butuh solusi dari rakyat?